Menuju konten utama
Work & Money

5 Tips Bijak Berbelanja Jelang Lebaran 2023 Menurut Pakar

Berikut ini tips bijak membelanjakan uang jelang Lebaran 2023, menurut pakar.

5 Tips Bijak Berbelanja Jelang Lebaran 2023 Menurut Pakar
Sejumlah calon pembeli memilih pakaian baru saat berburu diskon di salah satu pusat perbelanjaan di Meulaboh, Aceh Barat, Aceh, Senin (10/4/2023). ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas/nym.

tirto.id - Menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 2023, terdapat suatu budaya yang kerap diidentikkan dengan momen tersebut, yakni belanja Lebaran atau berbelanja kebutuhan pokok maupun kebutuhan lainnya untuk memaksimalkan momen hari kemenangan setelah berpuasa selama satu bulan penuh di bulan suci Ramadhan 2023.

Akan tetapi, sejumlah pakar memberikan penilaian terkait fenomena tersebut yang kerap dapat memicu inflasi atau justru adanya oknum penimbun kebutuhan pokok.

Maka dari itu, untuk memanfaatkan hasil dari work and money, masyarakat diberikan imbauan hingga tips belanja Lebaran 2023.

Menanggapi prediksi fenomena tersebut, pemerintah kota/daerah di sejumlah wilayah Indonesia mulai memberikan imbauan kepada masyarakatnya agar bijak dalam berbelanja mendekati Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah/2023.

Seperti diberitakan Antara, Pemerintah Kota (Pemkot) Jawa Timur, mengeluarkan imbauan ajakan kepada masyarakatnya agar bijak dalam berbelanja di momen mendekati Lebaran 2023.

Hal ini ditujukan agar inflasi yang biasanya naik tetap bisa terkendali menjelang Lebaran di tahun ini.

Imbauan itu diungkapkan langsung oleh Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar saat meninjau Pasar Murni Ramadhan 2023 di Kelurahan Setonopande, Kota Kediri, pada Rabu, 19 April 2023.

“Saya ajak Bapak Ibu di sini untuk bijak dalam berbelanja. Nanti kalau belanja berlebihan, harga-harga di pasar pasti akan naik. Kami adakan ini untuk menjaga harga. Kami tidak mau harga-harga melambung tinggi, silahkan berbelanja sesuai kebutuhan pada operasi pasar ini,” ungkap Wali Kota Kediri.

Di samping itu, Bupati Semarang Ngesti Nugraha juga memberikan imbauan agar warganya dapat membeli kebutuhan pokok sesuai kebutuhan menjelang Lebaran 2023.

Dilansir laman resmi Provinsi Jateng, seluruh masyarakat terutama warga Semarang diminta agar tidak berbelanja secara berlebihan atau bahkan sampai menimbun barang, sebab stok kebutuhan pokok ini dipastikan tersedia cukup.

“Memang menjelang Lebaran, pasti warga akan berbelanja lebih banyak dari biasanya. Selain untuk menjamu tamu atau saudara yang pulang kampung, namun jangan berlebihan atau malah menimbun,” ujar Bupati saat melakukan operasi pasar pada Senin, 10 April 2023.

Selain itu, terdapat tips belanja Lebaran 2023 bagi seluruh masyarakat Indonesia agar tetap menekan inflasi serta menghemat pengeluaran, berikut ulasannya.

5 Tips Berbelanja Jelang Lebaran 2023

Dilansir laman UGM, Dosen Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Gadjah Mada (UGM), akhmad Akbar Susamto menyampaikan bahwa setiap orang bisa menghemat pengeluarannya dengan cara mengelola keuangan dengan bijak serta tidak menghabiskannya hanya untuk kebutuhan lebaran.

Akhmad Akbar juga menjelaskan bahwa ada hal penting berupa menyusun perencanaan anggaran dengan menitik beratkan kepada kebutuhan yang skalanya prioritas.

“Muailah dengan membuat anggaran dan prioritas untuk pengeluaran Idulfitri termasuk zakat, sedekah, hadiah, pakaian, makanan dan aktivitas lainnya. Ini akan membantu menghindari pengeluaran berlebihan dan menjaga keuangan tetap terkendali,” jelas Akbar.

Tak hanya itu, masyarakat juga disarankan agar melakukan belanja Lebaran lebih awal, sebab hal tersebut dapat terhindar dari sikap ketergesa-gesaan, serta memfokuskan berbelanja pada hal-hal yang fungsional.

PASAR TANAH ABANG JELANG BULAN RAMADHAN

Warga memadati Pasar Tanah Abang Blok B, Jakarta, Sabtu (18/3/2023). Menjelang bulan Ramadhan, Pasar Tanah Abang mulai dipadati warga Jakarta dan sekitarnya untuk berbelanja berbagai kebutuhan sandang. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/rwa.

Selain tips yang diberikan oleh pakar UGM, berikut beberapa tips yang dapat dilakukan masyarakat untuk menghadapi animo belanja lebaran di tahun 2023 agar bisa menghemat pengeluaran seperti dikutip laman Info Mudik Kabupaten Blitar, di antaranya:

1. Menulis Daftar Prioritas Belanja

ilustrasi menulis

Ilustrasi menulis daftar belanja. FOTO/iStockphoto

Menuliskan daftar prioritas belanja termasuk langkah yang penting agar masyarakat dapat terhindar dari pembelian secara berlebih atau membeli kebutuhan yang kurang fungsional saat Lebaran 2023 yang pada akhirnya dapat berujung pada pemborosan ekonomi.

2. Memisahkan Uang Berdasarkan Kebutuhan

ilustrasi uang

ilustrasi. FOTO/iStockphoto

Tips memisahkan uang berdasarkan kebutuhan ini diperlukan juga agar membuat masyarakat dapat fokus dengan kebutuhan yang mendesak atau kebutuhan primer untuk menghadapi momen Idulfitri, serta tidak menggunakan uang secara berlebihan.

3. Memanfaatkan 50% Uang THR

Ilustrasi THR

Ilustrasi THR. foto/istockphoto

Sejumlah masyarakat banyak yang mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR), hal ini dapat menjadi pendorong terbesar bagi masyarakat yang terkadang melakukan belanja kebutuhan secara berlebihan.

Untuk mengantisipasinya, sisihkan 50% uang THR agar bisa menekan pengeluaran.

4. Memanfaatkan Diskon

BERBURU DISKON DI PUSAT PERBELANJAAN

Calon pembeli memilih pakaian baru saat berburu diskon di salah satu pusat perbelanjaan di Meulaboh, Aceh Barat, Aceh, Senin (10/4/2023). ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas/nym.

Selain beberapa tips di atas, memanfaatkan diskon pada saat berbelanja juga menjadi hal yang penting, sebab harga kebutuhan yang akan dibeli bisa lebih murah dan tentunya bisa menghemat pengeluaran.

5. Belanja Sesuai Kebutuhan

PERTUMBUHAN INDUSTRI TEKSTIL

Pengunjung mengamati produk sepatu di salah satu pusat perbelanjaan di Lebak, Banten, Kamis (29/9/2022). ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas/YU

Tips yang terakhir yakni dengan berbelanja sesuai kebutuhan dengan mengenyampingkan barang yang tidak terlalu diperlukan.

Baca juga artikel terkait BELANJA LEBARAN atau tulisan lainnya dari Imanudin Abdurohman

tirto.id - Gaya hidup
Kontributor: Imanudin Abdurohman
Penulis: Imanudin Abdurohman
Editor: Dhita Koesno