Menuju konten utama

3 Partai Koalisi Perubahan Akan Jadi Oposisi? PKS Paling Siap

Ketiga partai Koalisi Perubahan masih menunggu pengumuman KPU pada 20 Maret 2024. Setelah itu baru akan menentukan jadi oposisi atau ikut di pemerintahan.

3 Partai Koalisi Perubahan Akan Jadi Oposisi? PKS Paling Siap
Sekjen Partai Nasdem Hermawi Taslim, Sekjen PKB Hasanuddin Wahid, Sekjen PKS Aboe Bakar Al Habsyi melakukan rapat mingguan Koalisi Perubahan di Kantor DPP Partai Nasdem, Jumat (15/3/2024). (Tirto.id/M. Irfan Al Amin)

tirto.id - Tiga partai pengusung Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar dalam Pilpres 2024 belum menentukan sikap, apakah akan menjadi oposisi atau bergabung dengan koalisi di pemerintahan berikutnya.

Sekjen Nasdem, PKB dan PKS sepakat menunggu hasil pengumuman KPU pada 20 Maret 2024.

Sekjen Partai Nasdem, Hermawi Taslim, mengungkapkan bahwa pihaknya masih memiliki harapan bahwa Anies dan Muhaimin memenangkan Pemilu 2024. Meski dari proses penghitungan di 29 provinsi, Anies dan Muhaimin hanya menang di dua provinsi yaitu Aceh dan Sumatra Barat.

"Kenapa tidak ada di antara Anda yang bertanya, seandainya Anies menang. Ketiga Sekjen ini mau apa? Nggak ada yang bertanya toh, sabar saja," kata Hermawi di Kantor DPP Partai Nasdem, Jumat (15/3/2024).

Hermawi menegaskan, Nasdem bersama PKB dan PKS akan fokus pada isu terkini yang sedang dikejar. Di antaranya isu hak angket dan penolakan terhadap RUU Daerah Khusus Jakarta di parlemen.

"Kita mendorong tiga partai melakukan pertemuan mingguan. Mereka akan lakukan studi tematik yang mendalami UU yang sekarang dibahas, dan banyak sekali agenda-agenda penting untuk menjawab kepercayaan masyarakat," ungkapnya.

Hal serupa disampaikan Sekjen PKB, Hasanuddin Wahid. Menurutnya, menjadi oposisi atau dengan koalisi di pemerintahan berikutnya adalah pilihan yang baik. PKB, kata dia, tidak merasa kesulitan atas pilihan tersebut, namun menegaskan saat ini bukan waktu tepat untuk membuat keputusan.

"Kita menjadi oposisi atau tidak, itu kepentingannya untuk NKRI, untuk rakyat, menjadi lebih maslahat buat bangsa ini yang mana? Itu yang akan kita putuskan, jadi sabar saja dulu," kata Hasanuddin Wahid.

Sekjen PKS, Aboe Bakar Al Habsyi, menambahkan bahwa pihaknya siap untuk menjadi oposisi. Hal itu berdasarkan pengalaman PKS yang 10 tahun di luar pemerintahan saat Presiden Joko Widodo berkuasa.

"Kalau satu negara tidak ada oposisi, nggak malu apa kita di mata dunia. Ini negara apa, nggak ada yang check and balance, nggak ada yang kontrol," kata Aboe Bakar.

Sebelumnya, Anies Baswedan meminta semua pihak yang kalah dalam Pemilu 2024 termasuk partai politik untuk berada di luar pemerintahan menjadi oposisi. Menurutnya, pihak yang berada di dalam pemerintahan sepatutnya diisi oleh partai-partai dan orang-orang yang memenangkan pemilu.

"Saya pegang prinsip itu. Bila menang berada di dalam pemerintahan, bila tidak menang maka berada di luar pemerintahan, dan dua-duanya sama-sama penting," kata Anies dalam keterangannya di Jakarta Foreign Correspondents Club, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (13/3/2024).

Baca juga artikel terkait PEMILU 2024 atau tulisan lainnya dari Irfan Amin

tirto.id - Flash news
Reporter: Irfan Amin
Penulis: Irfan Amin
Editor: Irfan Teguh Pribadi