Menuju konten utama

3 Alasan Melting Me Softly Jadi Drama Korea yang Layak Ditonton

Alasan mengapa Melting Me Softly menjadi drama Korea yang layak ditonton para pencinta drama.

3 Alasan Melting Me Softly Jadi Drama Korea yang Layak Ditonton
Melting me softly. foto/wikipedia/tvn

tirto.id - Melting Me Softly, drama Korea terbaru yang tayang di tvN mulai Sabtu (28/9/2019) menjadi salah satu drama yang wajib ditonton untuk para pencinta drama.

Melting Me Softly adalah drama yang bercerita tentang seorang pria dan wanita, yang berpartisipasi dalam sebuah proyek untuk dibekukan selama 24 jam. Akan tetapi, karena skema misterius, mereka malah terbangun 20 tahun kemudian.

Setelah keluar dari proyek pembekuan tersebut, keduanya mengalami efek samping yang berbahaya, yaitu harus mempertahankan suhu inti tubuhnya di bawah 33 derajat celsius untuk bertahan hidup.

Dalam paparan berikut ini, ada sejumlah alasan mengapa Melting Me Softly menjadi salah satu drama yang layak ditonton oleh para pencinta drama, seperti dikutip Soompi.

  • Plot yang Mengejutkan dan Menyegarkan
Ma Dong Chan (Ji Chang Wook) dan Go Mi Ran (Won Jin Ah) berpartisipasi dalam percobaan sains, yakni dibekukan selama 24 jam. Akan tetapi keduanya malah terbangun pada 20 tahun kemudian.

Waktu yang awalnya tahun 1999 berganti menjadi tahun 2019, dan semua aspek yang ada di Korea Selatan telah berubah, seperti harga ongkos bus yang semakin mahal dan juga adanya smartphone. Tentu saja semuanya membuat Ma Dong Chan dan Go Mi Ran terheran-heran.

Bangun setelah 20 tahun, tentu Ma Dong Chan tidak percaya begitu saja, bahkan ia bersumpah akan pergi ke stasiun TV lain karena ia menganggap stasiun TV tempatnya bekerja sekarang sudah gila.

"Saya akan pergi ke stasiun TV lain. Kalian di stasiun TV ini sudah gila," ujar Ma Dong Chan kepada presiden direktur Kim Hong Seok (Jung Hae Kyun) dan sutradara Son Hyun Ki (Im Won Hee). Keduanya merupakan teman Ma Dong Chan yang sudah menua 20 tahun.

Go Mi Ran juga tiba di stasiun TV dan berteriak kepada Ma Dong Chan untuk mengembalikan hidupnya yang hilang selama 20 tahun tersebut. Lantas, mampukah kedua karakter tersebut melewati situasi sulit yang sedang mereka hadapi?

  • Romansa Masa Lalu & Masa Sekarang
Go Mi Ran tiba-tiba menampar Ma Dong Chan karena ia merasa telah kehilangan hidupnya 20 tahun karena Ma Dong Chan.

"Kembalikan 20 tahunku yang hilang!" teriak Go Mi Ran terhadap Ma Dong Chan.

Meski keduanya terlihat sebagai musuh, akan tetapi Ma Dong Chan dan Go Mi Ran sedang membentuk persahabatan dengan saling cekcok. Bahkan, terdapat kemungkinan keduanya akan mengembangkan hubungan yang lebih dari sekedar teman, seperti yang terlihat dari tatapan mata keduanya.

Namun, terdapat karakter lain yang mungkin akan mengintervensi romansa antara Ma Dong Chan dan Go Mi Ran. Karakter-karakter lainnya tersebut adalah Na Ha Young (Yoon Se Ah), mantan kekasih Ma Dong Chan 20 tahun lalu.

Selain itu, kemunculan mantan kekasih Go Mi Ran, Hwang Byung Shim (Shim Hyung Tak), dan juga teman kencan Go Mi Ran, Hwang Ji Hoon (Bomin) bisa saja membuat Go Mi Ran goyah.

Lantas, apa yang akan terjadi dengan kisah romansa Ma Dong Chan dan Go Mi Ran, di mana keduanya saat ini sedang terjebak dengan kisah masa lalu dan juga masa sekarang.

  • Efek Samping yang Mematikan
Karena eksperimen yang telah mereka lakukan, Ma Dong Chan dan Go Mi Ran mengalami efek samping yang tidak menguntungkan bagi mereka, bahkan cenderung mematikan.

Ma Dong Chan dan Go Mi Ran harus mempertahankan suhu tubuh normal 31,5 derajat celsius, dan tidak boleh melampaui 33 derajat celsius agar tetap bertahan hidup.

Hidup keduanya akan berada dalam bahaya jika jantung mereka berdetak sangat kencang dan suhu tubuh mereka meningkat. Tentu saja hal tersebut membuat keduanya mengesampingkan kisah cinta di masa depan.

Meski demikian, beberapa kutipan dari preview sebelumnya, memperlihatkan kemungkinan mereka akan mengambil sebuah tantangan. Sebab, Ma Dong Chan mulai khawatir terhadap Go Mi Ran dan mengatakan, "Bahkan kalau kamu pingsan, pingsan lah setelah mendapat izin dari saya."

Baca juga artikel terkait DRAMA KOREA atau tulisan lainnya dari Maria Ulfa

tirto.id - Film
Kontributor: Maria Ulfa
Penulis: Maria Ulfa
Editor: Dipna Videlia Putsanra