285 WNI dari Wuhan Diminta Lapor ke Dinkes Bila Tak Enak Badan

Oleh: Vincent Fabian Thomas - 15 Februari 2020
Dibaca Normal 1 menit
"Secara keseluruhan diminta informasikan dalam waktu dekat 1 bulan dan seterusnya kalau ada hal-hal tidak nyaman dalam tubuhnya,” ucap Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Anung Sugihantono.
tirto.id - Pemerintah mengatakan ke-285 WNI yang sudah menjalani observasi di Natuna, Provinsi Kepulauan Riau perlu melapor kepada Dinas Kesehatan di daerah masing-masing bila mereka mendapati dirinya sakit selama beberapa hari ke depan. Meskipun seluruh WNI yang menjalani karantina di Natuna dinyatakan sehat dan bebas virus COVID-19 atau virus corona, pemerintah menyatakan tetap mengantisipasi bila ada perkembangan baru sebulan ke depan.

“Mereka sudah sehat tidak perlu pemantauan khusus. Secara keseluruhan diminta informasikan dalam waktu dekat 1 bulan dan seterusnya kalau ada hal-hal tidak nyaman dalam tubuhnya,” ucap Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Anung Sugihantono kepada wartawan saat ditemui di Bandara Halim Perdana Kusuma, Sabtu (15/2/2020).

Anung mengatakan Kemenkes sudah memberikan notifikasi kepada seluruh dinkes di provinsi dan kabupaten. Mereka diminta untuk siap memfasilitasi WNI yang belum lama ini pulang dari Natuna. Para WNI ini tak perlu memeriksakan diri dalam jangka waktu tertentu.

“Ya satu bulan lagi enggak apa. Orang mereka sehat. Kalau minggu depan enggak enak badan ya ngomong,” ucap Anung.

Ketika ditanya mengenai kesiapan dinkes di daerah, pemerintah katanya sudah memberikan sejumlah panduan yang bisa diikuti petugas di daerah. Ia juga memastikan pemerintah tak perlu mengirimkan tim atau tenaga medis tertentu ke dinas kesehatan di daerah.

Hanya saja bila ada WNI dari Natuna yang memeriksakan diri, ia menyebutkan hasil tes itu perlu dikirimkan ke Kemenkes. Nantinya pemerintah pusat akan melakukan analisa dan verifikasi bilamana hasil itu terkait virus NCov 19 atau hanya penyakit biasa.

“Nanti mereka ikuti pedoman kami. Mereka cek hasilnya kirim ke kami untuk dikonfirmasi,” ucap Anung.

Sebanyak 285 orang yang telah tiba di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (15/2/2020) sore. 285 WNI itu terdiri atas 238 WNI yang tinggal di Provinsi Hubei, 1 WNA (suami dari WNI), 5 anggota tim pendahulu KBRI Beijing, dan 42 orang dari tim penjemput termasuk kru pesawat dan petugas kesehatan.

Pemerintah mengatakan proses karantina atau observasi ini sudah mengikuti proses protokol kesehatan dari WHO. Masa observasi WNI ini berakhir pada 15 Februari 2020 pukul 12.00 WIB setelah mereka selama 14 hari berada di Natuna, Kepulauan Riau.


Baca juga artikel terkait WNI DARI WUHAN atau tulisan menarik lainnya Vincent Fabian Thomas
(tirto.id - Sosial Budaya)

Reporter: Vincent Fabian Thomas
Penulis: Vincent Fabian Thomas
Editor: Bayu Septianto
DarkLight