tirto.id - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan, satu pasien positif Corona COVID-19 meninggal di RSUD Moewardi Solo. Jenazahnya telah dikebumiman di Magetan, Jawa Timur.
"Ada pasien positif 1 orang meninggal [kemarin]. Sekarang sudah dikebumikan di Magetan. Dia orang sana. [Profesinya] penjual di Solo," kata Ganjar saat konferensi pers di Semarang, Jumat (13/3/2020).
Per Jumat (13/3/2020) sore total ada 46 pasien dalam pengawasan (PDP) di Jawa Tengah. Dari hasil pemeriksaan laboratorium, terdapat negatif Corona sebanyak 37 orang. Sedangkan, dua pasien di antaranya positif, satu orang di antaranya telah meninggal pada Kamis (12/3/2020).
Saat ini, masih ada PDP dalam perawatan yang tersebar di berbagai rumah sakit di Jawa Tengah. Rinciannya, satu PDP di rumah sakit Tegal; dua PDP di RS Tidar Magelang; satu PDP di RS Margono Banyumas; dua PDP dan satu positif Corona di RSUD Moewardi Solo; satu di RSUD Tugurejo Semarang, dan satu PDP di RSUP dr Kariadi Semarang.
"Terhadap kondisi yang terakhir dikatakan 2 positif [Corona]. Satu dirawat di Moewardi, 1 [pasien] dikebumikan," ujar Ganjar.
Langkah berikutnya, kata Ganjar, akan ada tim yang mencari riwayat penularan pasien positif Corona yang telah meninggal di Solo.
Menurut dia, pasien positif yang meninggal kemungkinan pasien ini berhubungan dengan banyak orang.
"Karena ada beberapa toko di Solo [yang dekat dengan toko pasien positif Coorna]. Ada 4 toko yang ada di Solo, maka kami minta tutup dulu. Jadi ada isolasi, satu hari lah paling tidak untuk dilakukan pengecekan pemerintah," ungkapnya.
Editor: Bayu Septianto