Vaksin Covid-19 Terbaik Saat Ini Adalah Patuhi Protokol Kesehatan

Oleh: Yantina Debora - 17 Oktober 2020
Dibaca Normal 1 menit
“Selama belum ada vaksin maupun obat, mematuhi protokol kesehatan adalah vaksin terbaik sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19”
tirto.id - Penerapan protokol kesehatan merupakan vaksin terbaik saat ini untuk melawan Covid-19 menurut Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Nasional Doni Monardo.

“Selama belum ada vaksin maupun obat, mematuhi protokol kesehatan adalah vaksin terbaik sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19,” tegas Doni dalam Rapat Koordinasi Penanganan Covid-19 Wilayah Provinsi Gorontalo di Kediaman Dinas Gubernur Provinsi Gorontalo, dikutip dari BNPB.

Saat mengunjungi Provinsi Gorontalo pada 7 Oktober 2020, Doni Monardo mengatakan bahwa pemerintah terus mendorong pemerintah daerah termasuk Pemerintah Provinsi Gorontalo dapat lebih meningkatkan pemahaman kepada masyarakat akan pentingnya protokol kesehatan.

Peningkatan pemahaman warga terkait protokol kesehatan ini bisa melalui beragam medium ruang, salah satunya adalah dengan kearifan lokal dan peran para tokoh masyarakat.

“Kita gunakan media-media yang ramah digunakan oleh masyarakat, misalnya sosialisasi melalui media sosial, televisi, pemberitaan media online, penggunaan poster, dan sebagainya sesuai dengan bahasa lokal yang mampu dipahami oleh masyarakat setempat,” lanjut Doni.

Sebab penguatan literasi masyarakat untuk penerapan protokol kesehatan tidak dapat dilakukan oleh pemerintah saja, tetapi pemerintah daerah dan masyarakat.

“Pemerintah pusat maupun daerah serta masyarakat tidak bisa bergerak sendiri-sendiri, kita harus bergerak bersama. Pemerintah daerah setempat dapat bekerja sama dengan tokoh-tokoh masyarakat yang dipercaya dan dihargai oleh masyarakat setempat sehingga pemahaman tentang penerapan protokol kesehatan dapat diterima dengan baik,” tuturnya.

Protokol kesehatan yang terus dikampanyekan pemerintah yakni melakukan 3M yakni mencuci tangan dengan air dan sabun minimal selama 20 detik.

Selain itu menggunakan masker sesuai dengan ketentuan yang disampaikan pemerintah. Terakhir selalu menjaga jarak saat berada di tempat umum atau hindari kerumunan. Kurangi aktivitas di luar rumah kecuali untuk kerja atau keperluan penting lainnya.

Vaksinasi Covid-19 di Indonesia

Terkait pengadaan vaksin, pemerintah terus mengupayakan kerja sama dengan sejumlah pihak serta mendorong produksi vaksin merah putih.

Perusahaan pembuat vaksin Sinovac, Sinopharm, dan Cansino hingga AstraZeneca telah menyampaikan komitmennya untuk memasok vaksin untuk Indonesia.

Terkait vaksin ini pemerintah sedang menyiapkan peta jalan (roadmap) vaksinasi Covid-19. Menurut Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, vaksinasi Covid-19 akan diberikan kepada 5 kelompok sasaran.

Sasaran pertama, vaksinasi Covid-19 akan dilakukan pada garda terdepan penanganan pandemi Covid-19.

Garda terdepan itu termasuk di dalamnya medis dan paramedis, TNI/Polri, aparat hukum, dan pelayanan publik. Jumlahnya mencapai 3,4 juta orang.

Sasaran kedua, vaksinasi Covid-19 akan menyasar masyarakat, tokoh agama, dan perangkat daerah (kecamatan, desa, RT/RW) sebanyak 5,6 juta orang.

Sasaran ketiga, seluruh tokoh/tenaga pendidik mulai dari PAUD, TK, SD, SMP, SMA, sampai sederajat perguruan tinggi, sebanyak 4,3 juta orang.

Sasaran keempat, Vaksinasi bakal dilakukan pada aparatur pemerintah (pusat, daerah, dan legislatif) sebanyak 2,3 juta penerima vaksin.

Sasaran kelima atau terakhir, vaksinasi Covid-19 menyasar Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan sebanyak 86 juta orang.



----------
Artikel ini diterbitkan atas kerja sama Tirto.id dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)


Baca juga artikel terkait VIRUS CORONA atau tulisan menarik lainnya Yantina Debora
(tirto.id - Kesehatan)

Penulis: Yantina Debora
Editor: Agung DH
DarkLight