Menuju konten utama

Tol hingga Jalur Wisata Diproyeksi Padat saat Natal & Tahun Baru

Pemerintah memproyeksi jalur tol, jalur menuju tempat wisata, dan penyeberangan antar pulau akan padat saat libur Natal dan Tahun Baru.

Tol hingga Jalur Wisata Diproyeksi Padat saat Natal & Tahun Baru
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjelaskan destinasi yang akan padat saat Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). (Tirto.id/Avia)

tirto.id - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Aan Suhanan dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memprediksi ada 3 klaster yang akan mengalami kepadatan jelang Libur Natal dan Tahun Baru. 3 klaster itu yakni jalur tol, jalur wisata, dan tempat penyeberangan.

"Kami sudah mengantisipasi adanya kemungkinan kepadatan di sejumlah klaster. Pertama, jalur tol mulai dari Sumatera sampai Probolinggo itu kita antisipasi," ujar Kakorlantas Aan Suhanan usai Rapat Koordinasi Persiapan Nataru, Jakarta, Senin (11/12/2023).

Korlantas Polri juga akan mengantisipasi kepadatan di sejumlah titik seperti rest area. Aan menuturkan bahwa Korlantas akan mengatur traffic flow di sekitar rest area sehingga tidak menghambat arus lalu lintas yang ada.

Kedua, jalur wisata dan jalan arteri. Aan menjelaskan ada beberapa penyempitan dari tiga lajur menjadi dua lajur seperti di km 87. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Korlantas Polri akan mengantisipasi dengan cara melakukan rekayasa lalu lintas di sana.

"Ini juga sudah kita antisipasi dan lakukan rapat koordinasi untuk melakukan beberapa rekayasa lalu lintas dengan indikator-indikator jumlah kendaraan atau pc ratio yang ada di jalan tersebut. Artinya, kalau terjadi kemacetan di jalur wisata, itu kita akan mengambil langkah-langkah pengalihan arus ataupun one way, atau contra flow. Ini sudah kita persiapkan," urai Aan.

Ketiga, penyeberangan. Menurut Aan, beberapa penyeberangan yang menjadi perhatian adalah Pelabuhan Merak, Ketapang, dan Gilimanuk.

"Kita sudah menyiapkan konsep operasi di sana sehingga supply kendaraan ke pelabuhan tidak terjadi kepadatan, terjadi stuck sehingga dapat keluar dari dermaga. Itu saja," ucapnya.

Budi Karya menambahkan Ketapang Gilimanuk akan menjadi satu tempat yang paling sibuk, terutama karena adanya orang-orang yang akan ke Lombok.

"Tahun lalu itu macet. Jadi kita enggak mau itu macet. kalau Merak, Bakauheni itu relatif oke," jelas Budi.

"Sedangkan di jalur yang ada di jalan tol saya pikir Korlantas dan Jasamarga sudah keren. Ada sistem yang bisa mendeteksi kendaraan yang akan masuk ke satu titik kita sudah siap mengantisipasi besarnya lalu lintas yang akan dilalui," lanjut Budi.

Lebih lanjut Budi mengatakan, Jogjakarta menjadi destinasi yang paling banyak dikunjungi.

"Padahal Jogjakarta masih belum ada jalan tol sehingga mungkin untuk Korlantas Polri untuk memberi perhatian secara khusus," tukas Budi.

Baca juga artikel terkait NATAL DAN TAHUN BARU atau tulisan lainnya dari Iftinavia Pradinantia

tirto.id - Ekonomi
Reporter: Iftinavia Pradinantia
Penulis: Iftinavia Pradinantia
Editor: Anggun P Situmorang