Tenda Salat Jumat Jokowi Dijaga Keamanan Berlapis

Oleh: Akhmad Muawal Hasan - 2 Desember 2016
Tenda Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijaga super ketat oleh Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) secara berlapis selama menunaikan salat Jumat di Monas, Jakarta Pusat. Pada lapis pertama, dijaga anggota kepolisian kemudian lapis berikutnya Paspamres yang berdiri berjajar, dan lapis selanjutnya juga Paspamres yang mengenakan seragam hitam dan baret biru.
tirto.id - Tenda Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijaga super ketat oleh Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) secara berlapis selama menunaikan salat Jumat di Monas, Jakarta Pusat. Pada lapis pertama, dijaga anggota kepolisian kemudian lapis berikutnya Paspamres yang berdiri berjajar, dan lapis selanjutnya juga Paspamres yang mengenakan seragam hitam dan baret biru.

Berdasarkan pantauan Antara, tenda tempat Presiden menunaikan salat Jumat dilapisi dengan plastik dengan ornamen kain merah dan putih. Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla melaksanakan salat Jumat bersama di Monas, Jakarta Pusat, Jumat bersama peserta doa bersama 2 Desember 2016 (212).

Sepanjang salat Jumat dilaksanakan, hujan deras mengguyur jamaah salat yang sekaligus merupakan peserta aksi doa bersama. Seluruh jamaah yang mengikuti salat Jumat basah kuyup tertimpa guyuran hujan. Massa yang sudah sejak jam 9 tadi memang dirudung cuaca mendung, dan akhirnya mereka memulai salat Jumat meski di bawah guyuran hujan.

Sedangkan pendemo yang tidak mendapatkan tempat di Jalan Merdeka Utara, kini melakukan salat Jumat di masjid terdekat. Minimnya kapasitas masjid membuat pendemo melaksanakan salat di halaman ataupun di jalanan. Meski demikian ibadah tetap berlangsung khidmat dengan diawali orasi seperti biasa.

Sampai pukul 12.15 WIB, khotbah Jumat masih berlangsung di lokasi tersebut. Sedangkan salat Jumat dilaksanakan mulai sekitar pukul 12.30 WIB.

Baca juga artikel terkait DEMO 2 DESEMBER atau tulisan menarik lainnya Akhmad Muawal Hasan
(tirto.id - Politik)


Penulis: Akhmad Muawal Hasan
Editor: Akhmad Muawal Hasan
a