Tema Hari Bakti Pekerjaan Umum 3 Desember 2023

Kontributor: Syamsul Dwi Maarif, tirto.id - 1 Des 2023 15:32 WIB
Dibaca Normal 1 menit
Tema Hari Bakti Pekerjaan Umum 3 Desember 2023 adalah "78 Tahun Bakti PUPR, Sigap Membangun Negeri". Berikut ini asal-usul peringatannya.
tirto.id - Masyarakat Indonesia akan kembali memperingati Hari Bakti Pekerjaan Umum pada Minggu, 3 Desember 2023 mendatang. Peringatan ke-78 tahun tersebut membawa tema bertajuk "78 Tahun Bakti PUPR, Sigap Membangun Negeri".

Berkaitan Hari Bakti Pekerjaan Umum, beberapa dinas terkait menyelenggarakan acara untuk meramaikan peringatan tersebut.

Sebagai contoh, Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah Kementerian PUPR menggelar kegiatan bernuansa olahraga mulai bulu tangkis, gateball, bola basket, hingga voli.

Dalam pembukaan pertandingan gateball yang diselenggarakan Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah Kementerian PUPR, T Iskandar selaku Inspektur Jenderal PUPR membacakan sambutan tertulis dari Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono.

Sambutan tersebut menyatakan bahwa penyelenggaraan puncak Hari Bakti Pekerjaan Umum sekaligus mempromosikan 10th World Water Forum kepada masyarakat luas.

10th World Water Forum adalah pertemuan internasional yang akan diselenggarakan di Bali, Indonesia pada 18-24 Mei 2024. Pertemuan tersebut adalah forum yang akan berfokus membahas dan penanganan masalah air bersama World Water Council.

Dilansir laman Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur, sebanyak 10.000 delegasi dan 30.000 peserta dari 172 negara akan hadir dalam 10th World Water Forum.

Di sisi lain, Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Cipta Karya Provinsi Jawa Tengah juga menggelar pameran dalam rangka memperingati Hari Bakti Pekerjaan Umum. Pameran yang diselenggarakan pada 29 November hingga 1 Desember 2023 lalu tersebut, menyajikan berbagai ragam pekerjaan serta inovasi terkini dalam bidang pekerjaan umum.

Di samping itu, pameran Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Cipta Karya Provinsi Jawa Tengah juga memberikan berbagai hadiah menarik kepada pengunjung yang ikut meramaikan. AR Hanung Triyono, Kepala Dinas PU Bina Marga dan Cipta Karya Provinsi Jawa Tengah menjelaskan pameran menjadi momen penting untuk mengapresiasi kinerja Pekerjaan Umum Jawa Tengah.

“Pameran ini menjadi momen penting bagi kita semua untuk mengapresiasi peran penting Pekerjaan Umum dalam membangun Jawa Tengah. Kami harap melalui acara ini, kita dapat lebih mengapresiasi, mendukung, dan terlibat dalam upaya pembangunan wilayah,” jelas Triyono.

Asal Usul Hari Pekerjaan Umum


Hari Pekerjaan Umum tidak dapat dilepaskan dari peristiwa yang terjadi di Gedung Departement Van Verkeer En Waterstaat (kini Gedung Sate Bandung) pada 3 Desember 1945 silam.

Waktu itu, pukul 11.00 WIB, Gedung Sate yang dipertahankan 21 orang petugas Gerakan Pemuda Pekerjaan Umum dikepung tentara sekutu (NICA) dengan persenjataan lengkap.

Meskipun telah berjuang mati-matian, Gedung Sate berhasil dikuasai NICA pada pukul 14.00 WIB. Dalam peristiwa tersebut, 7 orang yang kemudian ditetapkan sebagai Pahlawan Sapta Taruna meliputi Didi Hardianto Kamarga, Muchtaruddin, Soehodo, Rio Soesilo, Soebengat, Ranu, dan Soerjono harus gugur.

Untuk memperingati peristiwa heroik 7 Pahlawan Sapta Taruna di Gedung Sate, 3 Desember ditetapkan sebagai Hari Bakti Pekerja Umum berdasarkan Keputusan Menteri Koordinator Departemen Pekerjaan Umum dan Tenaga Kerja Nomor: 58/KPTS/MENKO/1965 tanggal 27 November 1965.


Baca juga artikel terkait HARI BAKTI PEKERJAAN UMUM atau tulisan menarik lainnya Syamsul Dwi Maarif
(tirto.id - Sosial Budaya)

Kontributor: Syamsul Dwi Maarif
Penulis: Syamsul Dwi Maarif
Editor: Dhita Koesno

DarkLight