Kemenristekdikti:

Target Pertumbuhan Jadi 3 Kali Lipat, Anggaran Start Up Tak Naik

Oleh: Vincent Fabian Thomas - 4 Oktober 2019
Dibaca Normal 1 menit
Menristekdikti Mohammad Nasir menargetkan pada 2024, jumlah start up di Indonesia bisa tumbuh 3 kali lipat dari sekarang ini.
tirto.id - Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohammad Nasir menargetkan pada 2024, jumlah perusahaan rintisan (start up) di Indonesia bisa tumbuh 3 kali lipat dari saat ini.

Dari semula hanya 1.307 start up sampai 2019, Menristekdikti menargetkan per 2024 nanti akan menjadi 4.500-4.900 start up.

Menurut Nasir, semakin banyak jumlah start up maka semakin banyak jumlah yang masuk golongan dewasa atau mature. Maksudnya, start up yang ada sudah mampu bertahan dan bisa menjadi perusahaan skala besar.

“Start up yang mature sudah ada 13, kan yang lainnya belum, harus kita dorong oleh karena itu supaya tahun 2020 dan tahun 2024 ini harus bisa tumbuh 3 kali lipat kalau 1.307 sampai di tahun 2024 harus sampe di angka 4.500. Kalau itu nanti bisa di angka 150 yang mature,” ucap Nasir kepada wartawan saat ditemui di Senayan JCC, Kamis (3/10/2019).

Nasir menekankan bahwa upaya untuk menggenjot lebih banyak start up muncul diarahkan pada pembinaan dan evaluasi serta koordinasi antar lembaga. Soal potensi bertambahnya Unicorn dari pengembangan start up ini, Nasir sendiri belum dapat memastikannya.

Soal peran pemerintah, Nasir mengatakan ada anggaran senilai Rp280 miliar untuk program Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi (PPBT) selama 5 tahun. Tahun 2019 sendiri, nilainya menyentuh Rp64 miliar.

Namun, Nasir mengatakan anggaran ini tidak akan dinaikkan pada 2020 nanti tetapi sementara memanfaatkan sinergi antar lembaga. Ia hanya membuka kemungkinan kalau anggaran ini masih bisa dinaikkan 3-4 kali lipat 5 tahun ke depan sampai 2024.

“Itu tidak dinaikkan tapi bagaimana sinergi semua,” ucap Nasir.


Baca juga artikel terkait START UP atau tulisan menarik lainnya Vincent Fabian Thomas
(tirto.id - Bisnis)

Reporter: Vincent Fabian Thomas
Penulis: Vincent Fabian Thomas
Editor: Maya Saputri
DarkLight