Sungai Cianten Bogor Meluap: Satu Warga Tewas & Satu Lainnya Hilang

Penulis: - 23 Jun 2022 13:19 WIB
Dibaca Normal 1 menit
Luapan air Sungai Cianten Bogor menyebabkan banjir bandang dan longsor pada Rabu (22/6/2022) malam.
tirto.id - Satu warga Desa Cibunian, Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, meninggal dunia akibat banjir bandang dan longsor dari luapan air Sungai Cianten pada Rabu (22/6/2022) malam. Enam rumah juga dilaporkan rusak akibat bencana hidrometeorologi tersebut.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Aris Nurjatmiko menyebutkan korban meninggal atas nama Aam berusia 40 tahun. Selain itu, satu warga lainnya bernama Umar (42) masih dalam pencarian.

Bencana alam yang dipicu hujan lebat itu juga menyebabkan sejumlah kerusakan fasilitas umum berupa jembatan, akses jalan dan kolam peternakan milik warga.

"Akses jalan tertutup longsoran di Kampung Muara RT 02 RW 01, jembatan terputus di Kampung Cimanggu RW 13 dan Kampung Bandar Jaya RW 09, dan kolam peternakan milik warga terdampak Arus banjir di Kampung Babakan RW 08," kata Aris di Bogor, Kamis (23/6/2022).

Menurut Aris, luapan Sungai Cianten menyebabkan banjir bandang dan tanah longsor. Sejumlah wilayah terdampak bencana di Desa Cibunian, yakni Kampung Pondok Gombong, Kampung Muara, Kampung Cimanggu, Kampung Bandara Jaya, Kampung Bajakan dan Kampung Rawa.

Banjir bandang juga menerjang Desa Purasari, Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu petang (22/6/2022) akibat luapan Sungai Cisarua yang merupakan anak Sungai Cianten. BPBD mencatat sekitar 1.620 warga terdampak bencana tersebut.

Aris mencatat 1.620 warga terdampak itu terdiri dari RT 01, 02, 03, 04 dan 05 RW06, Kampung Cisarua, Desa Purasasi, Kecamatan Leuwiliang.

Berdasarkan data sementara, banjir menerjang 5 RT di kampung tersebut yakni RT 01, 02, 03, 04 dan 05 RW 06. Adapun jumlah yang terdampak mencapai 405 Kepala Keluarga (KK).

"Kemarin itu hujan intensitas cukup tinggi hingga aliran Sungai Cisarua meluap, kemudian banjir bandang dan memutus aliran air bersih warga," kata Aris.

BPBD Bogor terus berkoordinasi dengan beberapa pihak untuk melakukan evakuasi, asesmen serta mendistribusi air bersih untuk warga. Aris juga memastikan air banjir berangsur surut.

"Kami imbau masyarakat untuk tetap waspada," ujarnya.


Baca juga artikel terkait BANJIR BANDANG BOGOR atau tulisan menarik lainnya
(tirto.id - Sosial Budaya)

Sumber: Antara
Editor: Gilang Ramadhan

DarkLight