Spotify Merilis Wrapped 2021

Oleh: Siaran Pers - 1 Desember 2021
Dibaca Normal 1 menit
Fitur Wrapped merupakan kurasi playlist dan data sepanjang tahun dari para pengguna Spotify.
tirto.id - Hari ini (1/12) Spotify meluncurkan Wrapped 2021 yang dipersonalisasi khusus bagi para pendengar di seluruh dunia. Sebagai salah satu fitur akhir tahun yang selalu dinanti, Wrapped menunjukkan kebiasaan unik dari 381 juta pengguna Spotify dalam mendengarkan audio. Seluruh pengguna, baik yang gratis maupun premium, dapat mengakses Wrapped mulai hari ini secara eksklusif melalui aplikasi Spotify.

Dalam Wrapped 2021, Spotify akan merangkum jajaran podcast dan lagu teratas dari tiap pendengar. Data itu lantas dikombinasikan menjadi sejumlah playlist yang dipersonalisasi berbasis data, serta dipilih khusus oleh tim editorial Spotify. Beberapa playlist itu antara lain Your 2021 Wrapped yang berisi musik dan podcast yang dipersonalisasi untuk tiap pendengar. Di bagian ini, ada sub playlist seperti Your Top Songs 2021 dan Your Artist Revealed.

Ada pula Top Tracks & Artist of 2021 yang merupakan playlist berbasis data yang berisi aneka ragam musik dari artis teratas di seluruh dunia dan Indonesia.

Di jajaran podcast, ada playlist Best New Podcasts of 2021, yaitu kumpulan podcast terbaru yang dikurasi berbasis data dari para kreator. Ditambah lagi ada Best Episodes of 2021, yang berisi kurasi episode podcast terbaik sepanjang tahun.

Selain berbagi playlist, para pengguna Spotify juga bisa kembali membagikan fitur-fitur Wrapped yang sudah dikenal selama ini, seperti Wrapped share cards yang berisi artis paling banyak kamu dengar, hingga berapa menit yang kamu habiskan untuk mendengarkan Spotify. Tahun ini, Wrapped share cards menghadirkan empat fitur baru:

  • 2021: The Movie – Deretan lagu teratasmu akan dicocokkan dengan adegan film klasik yang akan menggambarkan perjalanan audiomu.
  • Your Audio Aura – Spotify bekerja sama dengan ahli aura untuk memvisualisasikan aura audio setiap pengguna berdasarkan dua mood musik yang paling banyak didengarkan.
  • Playing Cards – Permainan interaktif berdasarkan data yang dapat dibagikan kepada teman. Spotify menyajikan beberapa pernyataan tentang kebiasaan mendengarkan pengguna selama satu tahun, kemudian mengajak mereka menebak mana pilihan yang benar.
  • 2021 Wrapped: Blend – Berkaitan dengan fitur Blend yang diluncurkan tahun ini, pengguna setia Spotify kini dapat melihat bagaimana kecocokan selera musik mereka di tahun 2021 ini dengan teman-teman mereka, memutar playlist blend mereka, serta membagikan hasilnya di media sosial.

Bagaimana Cara Mengakses Wrapped 2021?

Kamu tinggal masuk ke aplikasi Spotify, atau laman Spotify Wrapped lalu pilih spanduk "Your 2021 Wrapped" yang ada di beranda aplikasi. Jika tak menemukan spanduk itu, ketik kata wrapped pada kolom pencarian Spotifymu, maka Wrapped 2021 akan muncul paling atas.

Setelah itu, kamu akan menemukan cerita "Wrapped" yang berisi informasi unik tentang pengalaman mendengarkanmu, seperti artis teratas, lagu teratas, podcast teratas, genre, dan total menit yang dihabiskan untuk menikmati konten audio di sepanjang tahun 2021.

“Melewati 2021 merupakan pengalaman unik dan berbeda untuk setiap orang. Kita semua belajar untuk bersahabat dengan ketidakpastian yang kita hadapi, serta menjunjung setiap hal kecil menjadikan diri kita unik. Spotify Wrapped 2021 menjadi perayaan untuk semua hal tersebut — jutaan cara unik dan mengagumkan untuk terus mendengarkan dan bertahan di dunia yang tidak dapat kita prediksi. Spotify Wrapped 2021 hadir untuk membantu kita melihat kembali satu tahun ke belakang, serta merefleksikan peran audio dalam hidup kita, dan bagaimana para kreator menciptakan soundtrack yang menemani perjalanan kita,” ujar Kossy Ng, Head of Music Spotify, Asia.

Kunjungi blog For the Record resmi Spotify dan episode terbaru podcast Spotify: For the Record untuk mempelajari lebih lanjut tentang seluk beluk Spotify Wrapped tahun ini. []

Baca juga artikel terkait SPOTIFY atau tulisan menarik lainnya Siaran Pers
(tirto.id - Musik)

Penulis: Siaran Pers
Editor: Nuran Wibisono
DarkLight