Soal Real Count KPU, Fadli Zon: Mau Kita 90%, Lawan 10% Juga Bisa

Oleh: Riyan Setiawan - 24 April 2019
Menurut anggota Dewan Pengarah BPN Fadli Zon hasil real count dari KPU hanya alogaritma saja. Sehingga bisa ditaruh angka berapa saja.
tirto.id - Anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Fadli Zon menanggapi hasi real count sementara Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Pada real count tersebut, paslon 01, Jokowi-Ma'ruf sebesar 55 persen, masih unggul dari Prabowo-Sandi 45 persen.

Menurutnya, hasil real count dari KPU hanya alogaritma saja. Sehingga bisa ditaruh angka berapa saja.

"Kalau kita mau pasang 90 (persen), lawan 10 (persen) juga bisa. Ya kalau kita ada algoritma pasang aja 90-10 gitu bisa. Mau sampai kiamat juga itu aja hasilnya," ujarnya saat di Kompleks DPRI RI, Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (24/4/2019).

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI ini mengaku, masih merasa ragu terhadap hasil perhitungan dari KPU. Karena menggunakan Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng).

Seharusnya, kata Fadli, KPU mengumumkan perhitungan menggunakan sistem manual berjenjang.

"Coba diumumkan manual berjenjang, karena yang dihitung kan manual berjenjang, itu kan tidak dipakai, ya kan," terangnya.

Politikus partai Gerindra itu menjelaskan, berdasarkan Undang-undang (UU) Pemilu, seharusnya KPU menggunakan sistem manual berjenjang, dan bukan Situng.

"Apalagi Situngnya kaya begitu. udah jelas-jelas salah. Dan kesalahannya cukup fatal, banyak kok," ucap Fadli.

"[Seperti] Input datanya salah rumusnya, bisa salah. Jadi kalau mau kita bikin 90 lawan 10 juga bisa, gampang itu. Saya kira anak mahasiswa juga bisa mengerjakan itu," tambahnya.


Baca juga artikel terkait PEMILU 2019 atau tulisan menarik lainnya Riyan Setiawan
(tirto.id - Politik)

Reporter: Riyan Setiawan
Penulis: Riyan Setiawan
Editor: Dewi Adhitya S. Koesno