Siti Asmah Ratu Agung: dari ICMI, Prabowo, Hingga Motivator

Siti Asmah Ratu Agung: dari ICMI, Prabowo, Hingga Motivator
Ilustrasi Siti Asmah Ratu Agung
Reporter: Jay Akbar
20 Juli, 2017 dibaca normal 2 menit
Ia menggunakan nama ICMI untuk mendukung Prabowo sebagai calon presiden 2014. Menjadi motivator bertema ekonomi. Menulis buka yang sukar ditelusuri di dunia maya.
tirto.id - Sejak 17 Juli 2017, nama Siti Asmah Ratu Agung menjadi sorotan sejumlah media massa. Ialah mengaku diri sebagai inisiator pendirian Partai Syariah 212 di Gedung Juang 45, Menteng, Jakarta Pusat. Partai ini menurutnya dibentuk oleh orang-orang yang pernah terlibat dalam aksi unjuk rasa damai bertajuk Gerakan 212 pada 2 Februari 2016 silam.


Meski begitu, juru bicara sekaligus penasihat hukum GNPF MUI Kapitra Ampera mengaku tidak mengenal para deklarator Partai Syariah 212. Padahal GNPF MUI merupakan salah satu kelompok penting yang turut menginisiasi unjuk rasa menolak pencalonan kembali Basuki Tjahaja Purnama sebagai gubernur di Pilkada DKI Jakarta 2017.

Bukan cuma menginisiasi pembentukan partai, Asmah juga mengklaim turut membidani lahirnya gerakan Koperasi Syariah 212 pada 15 Desember 2016. Namun, nama Asmah tidak tercatat sama sekali dalam situs resmi Koperasi Syariah 212. Nama pengurus yang tercatat di situs koperasi Syariah hanya Ma'ruf Amin, Abdullah Gymnastiar, Arifin Ilham, Anggito Abimanyu, Ichsanudin Noorsy dan beberapa tokoh lain. Selain itu, tanggal deklarasi pembentukan koperasi syariah 212 yang disebut Asmah juga berbeda dengan tanggal deklarasi Koperasi 212 Syariah yang diproklamirkan sejumlah tokoh GNPF MUI yakni 6 Januari 2017.

Lantas siapa sebenarnya sosok Asmah? Penelusuran Tirto, Asmah merupakan salah satu anggota pengurus Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) periode 2015-2020. Di dalam situs resmi ICMI ia tercatat sebagai wakil sekretaris.

Setahun sebelum Pemilu 2014 berlangsung, tepatnya tanggal 18 Maret 2017, Asmah yang mengaku diri sebagai Ketua ICMI Peduli mendukung Prabowo maju sebagai calon presiden. Kala itu, di Kota Malang Jawa Timur, Asmah mengatakan Prabowo merupakan sosok yang memenuhi syarat ICMI Peduli untuk menjadi presiden.  “Beliaunya memiliki keikhlaskan, ketegasan, dan kecerdasan. Makanya kami mendukung beliau maju jadi Presiden,” kata Asmah saat itu seperti dilansir dari Kompas daring.

Asmah mengatakan Prabowo merupakan sosok yang memiliki program ekonomi kerakyatan. Ia bahkan menyatakan Prabowo merupakan sosok yang bisa mencontoh Nabi Muhammad SAW. Asmah menambahkan ICMI Peduli siap menyosialisasikan Prabowo sebagai calon presiden 2014. “(Prabowo) Tidak mementingkan dirinya sendiri. Mampu dan siap berpolitik secara santun. Peduli pada rakyat dan tidak sebaliknya menindas rakyat,” kata Asmah.

Tirto coba menelusuri keberadaan ICMI Peduli di situs resmi ICMI. Berdasarkan situs tersebut, nama ICMI Peduli ternyata tidak termasuk dalam badan otonom (batom) ICMI. Yang termasuk dalam Batom ICMI menurut situs tersebut adalah Majelis Sinergi Kalam (Masika), Center for Information and Development Studies (CIDES), Alisa Khadijah, dan PINBUK.

Informasi lain menyatakan ICMI Peduli merupakan batom yang bergerak di bawah koordinasi MASIKA. Melansir Antara, Asmah sudah tercatat menjadi Ketua Umum ICMI Peduli sejak 2012.

Masih menurut Antara, Asmah merupakan penulis buku Khadijah Sang Motivator Teladan Muslimah Sepanjang Masa. Pada 7 Desember 2012 Asmah mengunjungi Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Di sana ia memotivasi para perempuan dari Himpunan Wanita Karya (HWK) di gedung Zamrud, Kota Pontianak dalam rangka peringatan Hari Ibu 22 Desember 2012.

Dalam kesempatan itu Asmah mencoba mengajak kaum perempuan untuk meneladani sifat istri Nabi Khadijah RA. Ia, tulis Antara, juga membagikan buku Khadijah Sang Motivator Teladan Muslimah Sepanjang Masa yang sudah memasuki cetakan kedua pada Juli 2010. Buku itu ia bagikan kepada kaum muslimah di Pontianak dan dapat dibeli seharga Rp50 ribu.

Tirto coba mencari tahu buku berjudul Khadijah Sang Motivator Teladan Muslimah Sepanjang Masa melalui mesin pencari dari Google Books. Sayangnya tak ada judul buku seperti yang dituliskan Antara. Pencarian dengan menggunakan kata kunci  Siti Asmah Ratu Agung juga tidak membuahkan hasil. Satu-satunya buku yang memiliki judul mirip adalah Khadijah: Perempuan Teladan Sepanjang Masa karya Ibrahim Muhammad Hasan Al-Jamal.

Baca juga artikel terkait PARTAI SYARIAH atau tulisan menarik lainnya Jay Akbar
(tirto.id - jay/nqm)

Keyword