Sinopsis Film The Takedown yang Tayang di Netflix

Kontributor: Galih Ayu Palupi - 18 Mei 2022 10:40 WIB
Dibaca Normal 1 menit
Sinopsis film The Takedown besutan Louis Leterrier yang bisa disaksikan di layanan streaming Netflix
tirto.id - Film The Takedown (2022) atau judul aslinya Loin du périph telah tayang di platform streaming Netflix sejak 6 Mei 2022 lalu. Film dengan genre aksi drama komedi ini disutradari oleh Louis Leterrier.

Louis adalah seorang sutradara dan produser asal Perancis yang telah menyutradarai beberapa film lainnya seperti The Incredible Hulk (2008), Now You See Me (2013), The Brothers Grimsby (2016), dan Fast X sebagai sekuel dari F9 yang diproyeksikan akan tayang pada tahun 2023 mendatang.

The Takedown memperoleh rating sebesar 5.7 dari 10 menurut situs film IMDb. Meski demikian, dengan durasi 119 menit, Omar Sy dan Laurent Lafitte sebagai tokoh utama film ini berhasil membawakan jalan cerita yang menantang dan sekaligus jenaka.

Sinopsis Film The Takedown, Perjalanan Investigasi Dua Petugas Polisi



The Takedown bercerita tentang dua rekan lama dengan profesi sebagai petugas kepolisian, Oesman (Omar Sy) dan François Monge (Laurent Lafitte) yang kemudian bermitra kembali untuk mengusut sebuah kasus dugaan pembunuhan di Perancis.

Dengan latar belakang yang jauh berbeda, mereka dipertemukan dengan cara yang tak diduga. François yang berniat untuk menjemput kedua orang tuanya di stasiun Gare de Lyon, dikejutkan dengan ditemukannya setengah tubuh manusia dengan luka bakar yang parah di antara himpitan gerbong kereta.

Di waktu yang sama, Oesman ditugaskan untuk pergi ke stasiun Gare de Lyon juga, sebagai tempat kejadian perkara suatu kasus. Berawal dari kejadian tersebut, mereka pun bekerja sama dan pergi ke ibu kota untuk penyelidikan.

Didampingi Alice (Izïa Higelin) sebagai Wakil Kepala Kepolisian Perancis, mereka mendatangi beberapa pihak terkait dengan korban. Didapati bahwa tubuh tersebut milik seorang pemuda laki-laki pedagang narkoba, bernama Kevin. Hasil investigasi juga menunjukkan jika salah satu kaki Kevin telah mengalami dua luka tembak.

Meski timbul percikan asmara antara Oesman dan Alice, tidak membuat Oesman menjadi lengah. Penyelidikan terus berlanjut. Hingga disimpulkan dengan segera bahwa Kevin meninggal karena ditembak oleh Carl (David Ban). Pelanggan obat-obatan narkoba Kevin yang mengalami pertengkaran di jembatan kereta, dan kasus ditutup.

Namun Oesman masih merasa ada sesuatu yang janggal dan ia yakin ada pelaku ideal di balik kejadian tersebut. Di waktu kereta kepulangannya yang nyaris tiba, ia memutuskan untuk kembali. Diikuti oleh François.

Ada banyak petunjuk yang ternyata belum sempat terbuka dan hubungan persaudaraan di antara keduanya berakhir menyentuh. Lantas bagaimana keseruan lanjutan penyelidikan sepasang polisi itu? Simak kisah selengkapnya di The Takedown (2022) di Netflix.

Cara Menonton The Takedown di Netflix



Bagi pengguna Netflix yang telah berlangganan, dapat menonton The Takedown dengan mengakses tautan berikut: Link Nonton Film The Takedown di Netflix.

Sementara, bagi yang ingin menonton keseruan film The Takedown dan belum berlangganan di Netflix, berikut adalah langkah-langkah yang dapat diikuti:

  1. Buka laman Netflix melalui tautan www.netflix.com/id;
  2. Setelah masuk ke laman Netflix lakukan pendaftaran dan klik "Start Your Free Month";
  3. Setelah percobaan gratis berakhir, pelanggan harus memilih paket berlangganan yang diinginkan;
  4. Klik "continue" untuk melanjutkan;
  5. Buat akun baru dengan mengisi form, alamat email dan password;
  6. Setelah itu klik "Register." Atur pembayaran berlangganan dengan menggunakan kartu kredit yang berlaku, yaitu Visa, Master Card, dan American Express, dan masukkan informasi pembayaran;
  7. Setelah semua informasi pembayaran diselesaikan, klik "Start Membership" atau "Mulai Berlangganan";
  8. 8. Pengguna bisa mulai menonton film atau serial favorit di Netflix.

Trailer The Takedown






Baca juga artikel terkait FILM THE TAKEDOWN atau tulisan menarik lainnya Galih Ayu Palupi
(tirto.id - Film)

Kontributor: Galih Ayu Palupi
Penulis: Galih Ayu Palupi
Editor: Yantina Debora

DarkLight