Menuju konten utama
Liga Champions

Singkirkan Juventus, Matthijs De Ligt: Kami Tidak Pernah Puas

Kapten Ajax, Matthijs De Ligt, merasa dirinya dan rekan satu tim tak pernah merasa puas kendati baru saja menyingikan Juventus dari Liga Champions 2018/2019 pada Rabu (17/4/2019).

Singkirkan Juventus, Matthijs De Ligt: Kami Tidak Pernah Puas
Ajax's Matthijs de Ligt menendang bola saat pertandingan sepak bola Grup E Liga Champions antara Ajax dan Benfica di Johan Cruyff Arena di Amsterdam, Belanda, Selasa, 23 Oktober 2018. AP / Peter Dejong

tirto.id - Pemain bertahan sekaligus kapten Ajax, Matthijs De Ligt, beranggapan bahwa timnya tak pernah merasa puas kendati berhasil lolos ke babak semifinal Liga Champions. Pemain berusia 19 tahun tersebut mencetak gol penentu kemenangan 2-1 Ajax atas Juventus pada Rabu (17/4) di Allianz Stadium.

Ajax Amsterdam tampil gemilang di Liga Champions musim ini. Di babak grup, mereka dua kali bermain seri dengan Bayern Munchen. Real Madrid mereka singkirkan di fase 16 besar dengan skor agregat 5-3 dan kali ini Juventus yang diperkuat Cristiano Ronaldo tak berdaya di hadapan mereka.

"Kami tidak tahu apa yang bisa kami capai tetapi kami tidak pernah puas. Ada begitu banyak potensi di tim ini, kita semua masih sangat muda dan Anda melihat kami menumbuhkan setiap pertandingan," ungkap pemain berusia 19 tahun itu.

"Bisakah kita terus memenangkan kompetisi? Kita sekarang berada di semi final. Dan kami telah menyingkirkan dua favorit dalam dua putaran terakhir," kata De Ligt. "Pertandingan selanjutnya akan sangat sulit, tetapi begitu juga yang ini. Jadi, siapa yang tahu?"

Sundulan Del Ligt memanfaatkan sepak pojok Lasse Schone pada menit 67 melaju deras ke gawang Wojciech Szczesny dan membuat Ajax berbalik unggul 2-1. Juventus unggul terlebih dahulu melalui tandukan Cristiano Ronaldo pada menit 28 sebelum Donny van de Beek menyamakan kedudukan menit 34.

Selain mencetak gol penentu kemenangan, De Ligt tercatat sebagai pemain termuda asal Belanda yang mampu mencetak gol di fase gugur Liga Champions sejak Noordin Wooter pada 1996. Wooter berusia 19 tahun 237 hari sedangakan De Ligt berusia 19 tahun 246 hari.

Matthijs De Ligt dan kawan-kawan menampilkan permainan yang menawan sepanjang babak kedua. Gelandang mereka, Frankie De Jong, sedikit menyebut Ajax mampu menang dengan skor lebih. Menurut catatan statistik, Ajax sukses melepaskan 10 tembakan di paruh kedua, 3 di antaranya mengarah ke gawang.

"Kami mendominasi setelah jeda dan layak untuk kemenangan," kata Frenkie De Jong. "Bahkan, kami seharusnya mampu menang dengan selisih yang lebih banyak."

Ajax akan menghadapi pemenang laga Manchester City vs Tottenham Hotspurs di semifinal nanti. Untuk sementara, Spurs unggul 1-0 dan akan bertandang ke Etihad Stadium pada Kamis (18/4) dini hari nanti.

Baca juga artikel terkait LIGA CHAMPIONS 2019 atau tulisan lainnya dari Gilang Ramadhan

tirto.id - Olahraga
Penulis: Gilang Ramadhan
Editor: Agung DH