Seungri BIGBANG Diterpa Rumor Palsu, YG Akan Tempuh Jalur Hukum

Oleh: Maria Ulfa - 28 Februari 2019
Dibaca Normal 3 menit
Yg Entertainment akan menempuh jalur hukum untuk tuduhan Seungri BIGBANG terlibat prostitusi.
tirto.id - YG Entertainment akan mengambil tindakan tegas untuk penyebar rumor palsu terhadap Seungri BINGBANG. Pernyataan diungkap YG beberapa jam setelah isu mengenai Seungri yang dikabarkan terlibat sebagai penyedia layanan prostitusi untuk teman bisnisnya menyebar luas di media.

“Halo, ini YG Entertainment. Ini pernyataan kami tentang artikel hari ini tentang Seungri. Setelah memeriksa dengan artis kami sendiri, pesan teks dalam artikel itu dibuat-buat dan tidak benar,” ujar pihak YG Entertainment, seperti dilansir Mydaily.

“Selain itu, seperti yang selalu kami lakukan, kami memberi tahu bahwa kami akan mengambil tindakan hukum yang kuat terhadap penyebaran, pembuatan rumor dan berita palsu,” kata YG, menegaskan.

Isu yang menerpa Seungri bermula pada Selasa (26/2/2019) saat situs berita funE milik SBS melaporkan mereka menemukan bukti Seungri BIGBANG memanfaatkan klub yang berada di Gangnam, sebagai tempat untuk melobi para investor.

"Kami telah memperoleh percakapan di KakaoTalk [aplikasi pesan teks] antara Seungri, penyanyi C, Perwakilan Yoo dari Yuri Holdings [sebuah perusahaan investasi yang sedang dipersiapkan Seungri untuk didirikan], dan seorang Karyawan bernama Kim,” lapor SBS funE.

Pesan percakapan yang diungkap SBS funE adalah pada 6 Desember 2015, pukul 23.38 KST. Dalam percakapan, Seungri mengatakan kepada Pegawai Kim untuk menyiapkan tempat di area utama klub Arena dan memanggil gadis-gadis untuk para investor asing B dan orang-orang yang bersamanya. Klub ini merupakan klub yang terletak di distrik Gangnam.

Seungri mendirikan Yuri Holdings pada Maret 2016 untuk mengoperasikan bisnis di sektor makanan dan hiburan. Pada akhir 2015, Seungri telah menghubungi para investor untuk berinvestasi dalam bisnisnya. Obrolan grup Seungri dengan Pegawai Kim dan lainnya sudah aktif sebelum dia menjabat sebagai wakil Yuri Holdings.

Menanggapi dugaan teks yang berasal dari Seungri tersebut, Pegawai Kim kemudian menyatakan, "Dua tempat di area utama dengan penjaga ... kami akan merawatnya dengan baik.”

Kemudian Seungri membalas, "Dan gadis-gadis itu? Orang yang bekerja dengan baik?"

“Saya menelepon mereka tetapi saya tidak tahu apakah mereka akan melakukannya dengan baik. Saya menelepon yang murah dulu,” jawab Kim.

“Pokoknya, lakukan pekerjaan dengan baik,” balas Seungri.

Empat puluh menit kemudian, Perwakilan Yoo mengirim sms, "Saya sedang menyiapkan para perempuan sekarang, jadi ketika kedua perempuan tersebut datang, kamu [karyawan Kim] dan pemandu pastikan bahwa mereka [investor] akan sampai ke kamar hotel dengan aman.”

"Ya. Saya mengirim kedua laki-laki tersebut [ke kamar],” jawab Kim kemudian.

Yuri Holdings Membantah Semua Tuduhan


Beberapa jam setelah pemberitaan tersebut dibuat, pada Selasa (26/2/2019), pihak Yuri Holdings akhirnya melakukan tindakan dengan menyangkal semua berita mengenai keterlibatan mereka dan Seungri dalam berita yang telah dibuat oleh SBS funE tersebut.

Yuri Holdings juga akan mengambil tindakan hukum untuk penyebar rumor dan meminta penyelidikan terhadap orang yang mengarang pesan teks dan mengirimkannya ke wartawan.

Berikut ini, statemen Yuri Holdings mengenai pemberitaan media yang diwakili oleh Lee Hong Gyu sebagai Direktur Eksekutif, seperti dilansir Sport Hankooki.

Baru-baru ini, Yuri Holdings telah menjadi bahan berita, sejak insiden Burning Sun.

Pertama, kami bertanggung jawab atas masalah ini sebagai salah satu perusahaan yang memegang saham di Burning Sun.

Namun, kami merasa perlu untuk merilis pernyataan resmi kami mengenai fakta-fakta seputar Yuri Holdings karena kami tidak bisa lagi duduk dan menonton artikel yang ditulis berdasarkan klaim dan kecurigaan.

Pesan teks yang telah menjadi masalah semuanya sepenuhnya salah, dan kami yakin seseorang dengan niat jahat terhadap Seungri dan perusahaan kami telah mengarang pesan teks ini sebagai dendam dan mengirimkannya ke wartawan. Ini adalah berita palsu yang telah dipublikasikan tanpa ada konfirmasi.

Kami tidak hanya memiliki pemegang saham asing di perusahaan kami, tetapi pesan teks yang dirilis pada gambar tersebut terlihat baru dibuat berdasarkan konten yang disampaikan, daripada screenshot aktual dari percakapan itu sendiri. Kami tidak bisa tinggal diam tentang masalah ini lagi dan telah memutuskan untuk memberikan pernyataan kami.

Kami berencana untuk meminta penyelidikan terhadap orang yang mengarang pesan teks dan mengirimkannya ke wartawan, dan kami akan mengambil tindakan hukum untuk mengungkap kebenaran.

Menanggapi hal tersebut, wartawan Kang Kyung Yoon dari SBS funE, yang menerbitkan laporan eksklusif yang berisi pesan teks tersebut mengatakan tidak ada rekaya dalam laporannya.

"Tidak ada alasan untuk membuat atau mengedit pesan yang dilaporkan. Sama sekali tidak ada rekayasa atau penyuntingan selain memfilter beberapa ekspresi tercela, dan semuanya benar,” ujarnya.

"Jika permintaan diterima dari agen investigasi, [saya] akan bekerja sama secara aktif," lanjutnya.

Seungri Akan Bantu Penyelidikan Polisi


Melalui pengumuman resmi pada Rabu (27/2/2019), YG Entertainment menyatakan Seungri bersedia membantu penyelidikan polisi mengenai beberapa kasus yang telah menimpanya.

Selain itu, YG juga menyampaikan permintaan maaf Seungri kepada semua orang tentang berita dan masalah yang ia terima selama sebulan terakhir.

"Seungri ingin mengirimkan permintaan maafnya yang tulus kepada semua orang tentang berita dan masalahnya selama sebulan terakhir,” ujar perwakilan YG Entertainment, seperti dilansir Mydaily.

“Meskipun dia masih memiliki banyak kekurangan, dia ingin segera hadir dan bekerja sama secara aktif dengan polisi investigasi untuk mengorganisir penyelidikan yang akurat, tes narkoba dan menyelesaikan semua kecurigaan yang terkait dengannya,” tambah YG Entertainment.

YG melanjutkan, "Perusahaan kami juga setuju dengan pendapat Seungri. Pagi ini (27/2/2019), tim hukum YG akan menghubungi tim investigasi Kwangyeok, tim investigasi yang bertanggung jawab atas kasus ini untuk mengekspresikan keinginan Seungri untuk segera hadir, serta secara aktif menerima penyelidikan dan melalui penyelidikan polisi secara intensif.”

“Kami berharap desas-desus yang tidak berdasar akan segera diklarifikasi,” pungkas YG.

Beberapa minggu terakhir, Seungri santer diberitakan media Korea Selatan. Pada 28 Januari 2019 lalu, di mana outlet berita News Desk di MBC menyiarkan laporan tentang serangan di klub Burning Sun yang dikelola Seungri.

Seorang laki-laki bernama Kim mengaku diserang oleh penjaga klub karena mencoba menyelamatkan seorang perempuan yang mengaku dilecehkan di dalam klub dengan melampirkan CCTV sebagai bukti.

Akan tetapi, pihak Burning Sun menyangkal semua tuduhan dan menyatakan, perempuan yang berkewarganegaraan Thailand yang berada di CCTV tersebut justru yang memulai keributan karena mabuk, demikian seperti dilansir Soompi.

Penjaga mencoba membawanya keluar klub, tetapi tamu tersebut malah menyerangnya, sehingga penjaga memanggil polisi.

Karena kasus itu, banyak spekulasi yang mengatakan klub tersebut juga menyediakan dan mengedarkan narkoba, yang lagi-lagi menyeret nama Seungri di dalamnya.

Akan tetapi, semua disangkal oleh pihak Burning Sun, dan mereka juga meminta maaf kepada Seungri karena ikut terlibat dalam isu tersebut yang menyebabkan banyaknya pemberitaan negatif mengenai dirinya.

Mereka juga mengklarifikasi Seungri bukan pemilik Burning Sun, ia memang ikut membantu pendirian klub, tetapi bukan sebagai pemilik.

Belum selesai sampai di situ, tuduhan lain pada Selasa (27/2/2019) dilayangkan kepada Seungri oleh media Vietnam, Seungri disebut-sebut telah menghirup "drug ball" di klub saat ia melakukan perjalanan bisnis pada 2017 lalu di Hanoi, demikian seperti dilansir Newsen.

"Drug ball" merupakan balon yang mengandung gas Dinitrogen monoksida, yang bisa menyebabkan mabuk dan diindikasikan sebagai narkoba.

Menanggapi hal tersebut, pada Rabu (27/2/2019), pihak YG Entertainment membuat sikap resmi dan menyangkal semua tuduhan tersebut, dan mengatakan semua konten yang dilaporkan media Vietnam tersebut adalah palsu.


Baca juga artikel terkait K-POP atau tulisan menarik lainnya Maria Ulfa
(tirto.id - Sosial Budaya)

Penulis: Maria Ulfa
Editor: Dipna Videlia Putsanra
DarkLight