Menuju konten utama

Sebanyak 528.582 Kendaraan Melintasi Tol Cikampek Hingga H+1

Terdapat 528.582 kendaraan melaju di ruas tol Jakarta-Cikampek pada musim mudik Lebaran kali ini. Jumlah itu setara dengan kenaikan lima persen jumlah kendaraan ketimbang tahun lalu. Mengantisipasi arus balik, PT Jasa Marga memberlakukan rekayasa lalu-lintas pada km 61-41, karena penumpukan kendaraan biasa terjadi pada tempat istirahat di km 62. Selain itu juga peralihan ke Bekasi Barat guna mengurai kemacetan.

Sebanyak 528.582 Kendaraan Melintasi Tol Cikampek Hingga H+1
(Ilustrasi) Ruas jalan tol. Antara Foto/Akbar Nugroho Gumay.

tirto.id - Terdapat 528.582 kendaraan melaju di ruas tol Jakarta-Cikampek pada musim mudik Lebaran kali ini. Jumlah itu setara dengan kenaikan lima persen jumlah kendaraan ketimbang tahun lalu.

Humas PT Jasa Marga Jakarta Cikampek Cabang Bekasi, Iwan Arianto di Bekasi, Rabu (6/7/2016), menyatakan, termin waktu yang dipakai adalah H-7 hingga H+3.

Dia katakan, peningkatan jumlah 24.733 kendaraan itu terdiri dari beragam tipe dan jenis kendaraan. PT Jasa Marga tengah menyusun evaluasi pengaturan lalu-lintas dan kemacetan di ruas jalan tol.

Kemacetan hingga belasan jam di sejumlah titik dan ruas jalan tol masih terjadi pada Lebaran 2016 ini. Sejumlah fasilitas umum vital terkait kemacetan parah juga dituntut konsumen agar diadakan pada tahun depan, di antaranya toilet umum di tepi jalan tol.

Juga tentang peningkatan resiko ancaman kesehatan dan keselamatan pemudik terkait macet parah juga harus diantisipasi sebaik mungkin.

Walau pemerintah telah membantah kemacetan sebagai penyebab kematian pemudik yang ada dalam kemacetan di jalan tol, namun ditenggarai macet parah hingga belasan jam memicu penurunan kondisi kesehatan hingga tahap mematikan pada kalangan beresiko tertentu.

Mengantisipasi arus balik, PT Jasa Marga memberlakukan rekayasa lalu-lintas pada km 61-41, karena penumpukan kendaraan biasa terjadi pada tempat istirahat di km 62. Selain itu juga peralihan ke Bekasi Barat guna mengurai kemacetan.

Ia juga menambahkan puncak arus mudik diprediksi pada Minggu (10/7/2016), serta pengemudi diharapkan menyiapkan fisik kendaraannya guna kelancaraan di ruas jalan tol.

Dan juga pengemudi diminta untuk lebih sigap dalam mengatasi kemacetan diantaranya menyiapkan makanan kecil dan mengisi bahan bakar kendaraan secukupnya, jangan sampai kehabisan.

Pengemudi juga diimbau untuk tidak berlama lama bila berhenti pada tempat istirahat, agar pengendara kendaraan lain juga dapat memanfaatkan fasilitas itu.

Baca juga artikel terkait SOSIAL BUDAYA

tirto.id - Sosial budaya
Sumber: Antara
Penulis: Yandri Daniel Damaledo
Editor: Yandri Daniel Damaledo