Menuju konten utama

Sandiaga: Peserta OK-OCE Tak Permasalahkan Besaran Bunga Modal

Sandi membuka kesempatan kepada industri perbankan agar memberikan kredit berbunga rendah untuk bermitra dengan OK-OCE.

Sandiaga: Peserta OK-OCE Tak Permasalahkan Besaran Bunga Modal
Wakil Gubernur Jakarta Sandiaga Uno saat menyapa Petugas Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) dan juga Penyedia Jasa Lainnya Orang Perorangan (PJLP) seusai apel di lingkungan Kecamatan Cipayung, Rabu (24/1/2018). ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

tirto.id - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menyebut para peserta program wirausaha OK-OCE tidak mempermasalahkan besaran bunga pinjaman modal yang harus mereka bayar ke bank.

Yang terpenting, kata Sandi, mereka bisa mengakses pinjaman modal. "Akses (pinjaman modal). Mereka tidak pernah meributkan bunganya yang berapa,” kata Sandi saat ditemui di GOR Ciracas, Jakarta Timur, Rabu (24/1/2018).

Kendati demikian, mantan ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia itu tetap akan berusaha memberikan akses permodalan dengan bunga minim. Karena itulah, dirinya membuka kesempatan kepada industri perbankan dan lembaga pembiayaan yang berani memberikan kredit berbunga rendah untuk bermitra dengan OK-OCE.

"Target saya kalau bisa (single digit), 9 persen (bunganya)," jelas Sandiaga.

Ia berharap, industri perbankan semakin tertarik dengan program penciptaan lapangan kerja melalui OK-OCE. "Ini saya khawatir kita kadang-kadang hilang membicarakan beberapa jumlah lapangan kerja yang kita ciptakan," imbuhnya.

Sebelumnya, Sandiaga Uno mengklaim jumlah kepesertaan program OK-OCE yang tercatat di Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (KUMKM), sudah mencapai 4.230.

Ia juga berharap, program tersebut efektif menghasilkan pengusaha-pengusaha baru di Jakarta dalam lima tahun mendatang. Karena itu lah, dirinya tak ingin para warga yang telah mendaftar dan bergabung dalam program tersebut setengah-setengah dalam mengikuti program.

"4.230 yang sudah masuk di P1 (pendaftaran), berarti yang P2-nya (Pelatihan) ini nanti harus didorong," ungkapnya.

P1 dan P2 yang dimaksud Sandi merupakan dua dari tujuh tahapan dalam program OK OCE yang ia sebut dengan istilah 7 PAS, singkatan dari Pasti Akan Sukses. "Ada P1 sampai P7. P1-nya adalah pendaftaran, P2 pelatihan, P3 pendampingan, P4 perizinan, P5 pemasaran, P6 pelaporan keuangan dan P7-nya adalah permodalan," kata dia.

Baca juga artikel terkait PROGRAM OK OCE atau tulisan lainnya dari Hendra Friana

tirto.id - Ekonomi
Reporter: Hendra Friana
Penulis: Hendra Friana
Editor: Alexander Haryanto