Ridwan Kamil: Isu SARA Bikin Sibuk Silaturahmi, Kapan Membangunnya?

Oleh: Hendra Friana - 2 Maret 2018
Dibaca Normal 1 menit
Kedatangan Emil di kantor DPP PSI itu untuk penandatanganan Surat Keputusan PSI yang mendukungnya di Pilgub Jabar 2018.
tirto.id - Calon gubernur Jawa Barat nomor urut 1, Ridwan Kamil menegaskan kampanye yang menggunakan isu primordialisme dan SARA akan kontraproduktif dengan tujuan berdemokrasi di Indonesia. Menurut dia, hal itu akan mempersulit kepala daerah terpilih bekerja untuk pembangunan wilayah.

"Karena energi kita habis untuk ngomongin gimana kita silaturahmi, gimana memperbaiki kondisi ini, kapan membangunnya? Kan gitu," kata Walikota Bandung non-aktif itu saat menyampaikan kuliah singkat di Kantor DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Jakarta Pusat, Jumat (2/3/2018).

Untuk itu, pria yang akrab disapa Emil ini berkomitmen untuk melakukan kampanye bersih selama pemilihan gubernur (Pilgub) Jabar 2018.

Emil menyatakan, faktor pembangunan infrastruktur dan manusia saat ini akan menentukan keberhasilan Indonesia di tahun-tahun mendatang. Sebab, Indonesia diramalkan menjadi negara terbesar ketiga di dunia dengan pertumbuhan ekonomi di atas 5 persen pertahun.

Namun, hal itu hanya bisa dicapai jika generasi milenial di Indonesia lebih kompetitif dan kondisi sosial politik stabil.

"Kalau ada krisis sosial di tengah pesta demokrasi, kalau misalkan Pilpres-Pilkada berantem-berantem, ujaran kebencian, friend unfriend berkali-kali, itu enggak sampai mimpinya di 2045," kata Emil disambut tawa para pendengar.

Selain memberikan kuliah singkat, kedatangan Emil di kantor DPP PSI itu juga terkait penandatanganan Surat Keputusan DPP PSI yang mendukungnya dan UU Ruzhanul Ulum sebagai pasangan cagub-cawagub Jabar 2018.

Ketua Umum PSI Grace Natalie mengatakan, dukungan partainya kepada dua sosok tersebut dilatarbelakangi kesamaan persepsi dan platform yang diusung.

Selain itu, dukungan tersebut juga telah diusulkan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PSI Jawa Barat yang sebelumnya telah disampaikan pada Kopdarsus PSI di Hotel Fave, Subang, 21 Februari lalu.

"DPW sudah musyawarah mufakat menentukan mau mendukung siapa, terutama dari suara rakyat dan konstituen di Jawa barat. Dan kita semua sepakat mendukung kang Emil sebagai gubernur Jawa Barat periode berikutnya," kata Grace dalam sambutannya di kantor DPP PSI.

Baca juga artikel terkait PILGUB JABAR 2018 atau tulisan menarik lainnya Hendra Friana
(tirto.id - Politik)

Reporter: Hendra Friana
Penulis: Hendra Friana
Editor: Alexander Haryanto
DarkLight