Ragam Respons Klub Setelah PSSI Menunda Liga 1 2020 Lagi

Oleh: Iswara N Raditya - 29 September 2020
Dibaca Normal 1 menit
PSSI menunda kompetisi Liga 1 2020 dan Liga 2 lagi karena tidak mendapatkan izin keramaian dari Polri terkait situasi pandemi COVID-19.
tirto.id - PSSI menunda kompetisi Liga 1 2020 dan Liga 2 lagi karena tidak mendapatkan izin keramaian dari Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terkait situasi pandemi COVID-19 yang belum mereda. Lantas, bagaimana respons klub-klub peserta dalam menyikapi penangguhan kompetisi untuk kedua kalinya ini?

Kompetisi Shopee Liga 1 2020 sebelumnya telah dihentikan sementara sejak Maret 2020. PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) berencana menggulirkan kembali kompetisi mulai 1 Oktober dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, termasuk menggelar laga tanpa penonton dan dipusatkan di Pulau Jawa.

Akan tetapi, hanya dua hari jelang restart dimulai, Liga 1 2020 juga Liga 2 terpaksa harus ditangguhkan lagi. "Pihak Mabes Polri untuk sementara tidak memberikan izin keramaian karena kasus COVID-19 yang masih tinggi,” kata Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, dalam konferensi pers daring, Selasa (29/8/2020).

“Kami juga menyadari fakta di lapangan memang demikian. Oleh karena itu, PSSI menghormati dan memahami keputusan tersebut," imbuh mantan Kapolda Metro Jaya, NTB, dan Jawa Barat yang akrab disapa Iwan Bule ini.

"PSSI memohon ditunda sampai bulan depan karena kalau dimulai November 2020, bisa selesai Maret 2021 sehingga ada waktu untuk persiapan Piala Dunia U-20," harap Mochamad Iriawan.

Respons Klub Liga 1 dan Liga 2 2020

Arema FC dan Borneo FC menyuarakan kekecewaan mereka terhadap ditundanya lagi kompetisi Liga 1 2020. Manajemen tim Singo Edan, misalnya, menyayangkan hal ini karena akan memberikan dampak besar terhadap berbagai sektor, seperti manajemen, pemain, staf pelatih, hingga para karyawan klub.

"Banyak pihak yang bergantung dari bergulirnya sepak bola, tidak hanya pengelola, tapi juga keluarga pemain, pelatih, ofisial, maupun para karyawan yang bekerja di klub," kata Media Officer Arema FC, Sudarmaji, dikutip dari Antara, Selasa (29/9/2020).

Menurutnya, digulirkannya kembali kompetisi Liga 1 2020 justru bakal menjadi ajang yang bagus untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjalankan protokol kesehatan yang baik dan benar, juga menghidupkan kembali sektor ekonomi rakyat.

"Kami prihatin, upaya mengampanyekan protokol kesehatan sekaligus hidup sehat, termasuk menggerakkan potensi ekonomi lewat sepak bola kembali terhambat," beber Sudarmaji.


Borneo FC juga memberikan respons kekecewaan akibat ditundanya lagi kompetisi Liga 1 2020. Manajer tim, Farid Abubakar, menyoroti PSSI dan PT LIB yang terkesan terburu-buru menyatakan kompetisi akan digulirkan kembali tanpa memperhatikan betul perizinan dari yang berwenang.

"Kecewa pastilah ada karena kita sudah menjalani beberapa kali meeting dan tidak ada sama sekali bahasan perihal izin keamanan dari kepolisian. Jadi terkesan sekarang liga ini menjalankan kelanjutan liga secara terburu-buru," tukasnya seperti dikutip dari laman klub Borneo FC.

"Mereka tidak memikirkan klub. Kemarin klub diberi harapan jika kompetisi digulirkan dan kita menyiapkan semuanya agar di tengah kondisi ini tim masih bisa berprestasi, tapi sekarang harus ditunda lagi harapan itu," imbuh Farid Abubakar.

Sementara salah satu klub peserta Liga 2 2020, PS Hizbul Wathan (PSHW), masih menunggu keputusan resmi dari PT Liga Indonesia Baru (LIB) terkait penundaan kompetisi. Liga 2 musim ini seharusnya kick-off mulai 17 Oktober 2020 dan berakhir pada Desember 2020.

“Memang kami sudah mendengar dan diumumkan melalui konferensi pers. Tapi kami masih menunggu petunjuk teknis tentang bagaimana pengelolaan klub terhadap penundaan jadwal,” kata Manajer PSHW Suli Daim, kepada Antara.

“Kami dulu juga sudah mengusulkan, lebih baik liga tidak dilanjutkan. Tapi karena sudah menjadi keputusan PSSI untuk diteruskan maka kami juga harus siap. Sekarang mari tidak berhenti berdoa agar pandemi segera berakhir,” tutupnya.

Baca juga artikel terkait LIGA 1 2020 atau tulisan menarik lainnya Iswara N Raditya
(tirto.id - Olahraga)

Penulis: Iswara N Raditya
Editor: Agung DH
DarkLight