Indeks Telegram

Menkominfo Punya Bukti Telegram Memuat Konten Radikalisme
Rudiantara mengaku memiliki bukti bahwa Telegram banyak memuat propaganda radikalisme, terorisme, paham kebencian hingga ajakan atau cara merakit bom.

CEO Telegram Tanggapi Kabar Pemblokiran oleh Kemenkominfo
Kemenkominfo ingin memblokir Telegram karena diduga banyak memuat propaganda radikalisme, terorisme dan paham kebencian.

Kominfo Blokir Telegram
Telegram diblokir oleh Kominfo karena mengandung konten-konten yang mengajarkan radikalisme.
Survei: Pesan Intoleransi Bertebaran di Media Sosial
Kelompok-kelompok yang menyebarkan sikap intoleransi dengan cara-cara radikal mengancam kehidupan keberagaman. Hasil survei INFID dan jaringan GUSDURian menggambarkan hal itu.
Bahaya di Balik Rahasia Pesan Terenkripsi
Facebook telah secara resmi mengumumkan layanan enkripsi pada aplikasi pesan instan milik mereka, mengikuti teknologi yang kini hampir lazim ditemukan di seluruh aplikasi pesan instan yang beredar. Hal ini menegaskan, bahwa privasi telah menjadi kebutuhan netizen di dunia maya, di tengah kekhawatiran seputar bahayanya.

Telegram, "Barang Panas" Baru Favorit Teroris
Twitter, Facebook, WhatsApp terlalu mudah dilacak oleh aparat keamanan. Muncul Telegram dengan enkripsi yang sulit ditembus. Militan pun berbondong-bondong pindah ke Telegram.
Masuk tirto.id








