Indeks Sejarah Indonesia

Humaniora
Jumat, 10 Mei 2019

Parada Harahap: Sejarah Hidup si Raja Media Pembela Para Kuli

Parada Harahap membela nasib kuli perkebunan melalui kerja jurnalistik. Menjadi raja media setelah hijrah ke Jawa.
Politik
Jumat, 10 Mei 2019

Balada Setan Gundul yang Selalu Jadi Kambing Hitam

Frase setan gundul yang merujuk pada orang-orang kiri pernah populer di masa akhir Orde Baru.
Humaniora
Kamis, 9 Mei 2019

Bagaimana Hubertus van Mook Mencintai Indonesia dan Dibenci olehnya

Van Mook harus kehilangan Indonesia: pertama oleh Jepang, kedua oleh Republik. Ia dicerca di Indonesia tapi juga dicemooh di Belanda.
Sosial Budaya
Kamis, 9 Mei 2019

Sejarah Gunung Mas, Lokasi Ibu Kota Baru RI Pilihan Jokowi

Menurut sejarah, Gunung Mas pernah menjadi lokasi tambang emas di masa Belanda.
Humaniora
Selasa, 7 Mei 2019

K.H. Hasyim Asy'ari, Ahli Hadis Sokoguru Islam Tradisionalis

Perjuangan K.H. Hasyim Asy'ari bermula di Tebuireng. Dari situ, ia pelan-pelan membangun reputasi sebagai ahli hadis dan menjadi ulama yang disegani.
Politik
Selasa, 7 Mei 2019

Kentot Harseno: Pangdam DKI yang Lebih Galak daripada Soeharto

Kentot Harseno adalah mantan ajudan presiden yang pernah jadi Pangdam Jaya. Kadang-kadang dia lebih galak pada musuh Soeharto daripada Soeharto sendiri.
Humaniora
Senin, 6 Mei 2019

K.H. Ahmad Dahlan: Praktik Surat Al-Maun dalam Keluwesan Pergaulan

Bagi Ahmad Dahlan, agama bukan sekadar teks doktrinal, tapi juga praktik nyata. Ia gemar merujuk Surat al-Maun sebagai contohnya.
Humaniora
Senin, 6 Mei 2019

Sejarah Hidup Sukarni: dari Buronan Polisi ke Penggerak Proklamasi

Sejak muda Sukarni adalah buronan polisi. Dia adalah pemuda yang menculik Sukarno menjelang proklamasi.
Sabtu, 4 Mei 2019

Bapak Kerukunan Umat Beragama Itu Bernama Abdul Mukti Ali

Pemikiran dan kiprah Mukti Ali yang paling menonjol adalah mengkampanyekan kerukunan beragama semasa Orde Baru.
Jumat, 3 Mei 2019

Sejarah Pindahnya "Ibu Kota" VOC dari Ambon ke Batavia

VOC pernah berpusat di Ambon sebelum J.P. Coen memindahkannya ke Jayakarta atau Batavia.
Humaniora
Senin, 29 Apr 2019

Romansa Antara Prabowo dan Titiek Soeharto

Prabowo Subianto menikahi Titiek Soeharto pada 8 Mei 1983, ketika dirinya sudah berusia 31 tahun dan Titiek 23 tahun.
Politik
Minggu, 28 Apr 2019

Artis-Artis yang Ikut Safari Ria Golkar

Kampanye politik memakai seniman sudah dimulai sejak era Orde Lama.
Humaniora
Jumat, 26 Apr 2019

Gagal Kerja Bareng Soe Hok Gie, Prabowo Masuk Akabri

Prabowo pernah mencoba membuat program bernama Pioneer Corps bersama Soe Hok Gie. Program miskin konsep ini gagal dan Prabowo kemudian masuk Akabri.
Politik
Jumat, 26 Apr 2019

Jalan Politik Para Mantan Danjen Kopassus

Beberapa mantan Danjen Kopassus terjun ke dunia politik. Di antara mereka ada Prabowo yang berseberangan dengan Agum Gumelar dalam dua pilpres terakhir.
Humaniora
Kamis, 25 Apr 2019

Andai Ki Hadjar Seorang Belanda: Sejarah Radikal Begawan Pendidikan

Ada suatu masa di mana Ki Hadjar Dewantara pernah sangat garang. Ia keluar-masuk penjara, dikejar-kejar aparat, juga dibuang ke negeri orang.
Sosial Budaya
Kamis, 25 Apr 2019

Sejarah Kuota Haji Masa Kolonial: Cara Belanda Jinakkan Fanatisme

Pengaturan kuota haji sudah dilakukan pemerintah kolonial sejak abad ke-19. Salah satu tujuannya: mencegah fanatisme agama di kalangan rakyat.
Politik
Kamis, 25 Apr 2019

Mahmudah Mawardi & Sepak Terjang Politikus Perempuan di Pemilu 1955

Pada Pemilu 1955 caleg perempuan dari partai Islam banyak yang lolos ke parlemen. Mahmudah Mawardi dari NU adalah salah satu yang paling vokal.
Politik
Kamis, 25 Apr 2019

Pemilu Daerah 1957: PKI Berjaya dan Gagalnya Pilkada Langsung

Pemerintah sempat menerbitkan undang-undang untuk mengenalkan sistem pilkada langsung. Belum sempat terwujud karena dihadang Demokrasi Terpimpin Sukarno.
Humaniora
Rabu, 24 Apr 2019

Mas Mansoer, Ulama Muhammadiyah yang Taat di Jalur Nasionalisme

K.H. Mas Mansoer mendalami ilmu agama di Makkah dan Kairo. Ia menyaksikan geliat nasionalisme bangsa-bangsa Arab dan berusaha menumbuhkan semangat itu di tanah air.
Humaniora
Rabu, 24 Apr 2019

Piet van Straveren, Desersi dari Militer Belanda dan Membantu RI

Piet van Straveren adalah pemuda komunis Belanda yang cinta Indonesia. Itulah kenapa dia desersi dan membantu perjuangan RI.