Indeks Rating Televisi

Fenomena Abu Janda: Saat Publik Disesatkan Figur Kontroversial
Terus memberi ruang bagi figur nirkompetensi dapat merusak kualitas ruang publik dan menyesatkan audiens.

Sinetron Azab, Rating, Teguran, dan Pundi-Pundi Uang TV
Stasiun televisi gencar menghadirkan konten-konten bertema azab demi pendapatan yang melesat.

Dari Termehek-Mehek hingga Karma, Tambang Uang Reality Show
Acara realitas menjadi solusi ampuh industri televisi: biaya produksi tak sebesar menggarap sinetron tapi menguntungkan.

Wajah Acara TV: Ramai-Ramai Menayangkan Konten Dakwah Islami
Rating program dakwah didominasi konten Islam, pangsa pasar yang besar di Indonesia.

Kemasan Acara Hiburan TV Indonesia: Semakin Alay Semakin Digemari
Berkali-kali kena tegur KPI, program hiburan TV kita tetap jalan terus dan semakin "ngalay".

Kisah yang Tak Tertangkap Kamera: Impian Penonton Alay Jadi Artis
Bak kisah lazim yang dijual televisi hiburan kita: para penonton punya pengalaman dramatisnya sendiri.

Di Bawah Rezim Rating: Layar Kaca Kita Berisi Adu Cela & Sinetron
Kualitas tayangan di layar kaca adalah tanggung jawab stasiun televisi.
Riset Nielsen: Iklan yang "Menyusup" di Program TV Makin Banyak
Tingkat penanyangan iklan, yang kerap tiba-tiba muncul di dalam program acara televisi di Indonesia, lumayan tinggi, yaitu setara 22 persen dari keseluruhan slot iklan.
Menanti Ide Lawas Dewan Rating
Nielsen menjadi satu-satunya perusahaan yang menyediakan data rating di Indonesia. Apakah data dan metode yang digunakan tidak keliru dan benar dalam melakukan pemeringkatan? Dewan rating diperlukan untuk menjamin kebenaran data itu.
Masuk tirto.id








