Indeks Mozaik Tirto

Sosial Budaya
Minggu, 5 Mei 2019

Paus Yohanes Paulus II: Kunjungi Masjid, Mencari Perdamaian

Paus Yohanes Paulus II menjadi Paus Katolik Roma pertama dalam sejarah yang mengunjungi masjid demi persatuan dan perdamaian.
Sabtu, 4 Mei 2019

Bapak Kerukunan Umat Beragama Itu Bernama Abdul Mukti Ali

Pemikiran dan kiprah Mukti Ali yang paling menonjol adalah mengkampanyekan kerukunan beragama semasa Orde Baru.
Politik
Jumat, 3 Mei 2019

Josip Broz Tito, Pemimpin Komunis yang Berani Menentang Uni Soviet

Josip Broz Tito adalah pemimpin komunis yang langka. Ia dekat dengan Blok Barat dan berani menentang Joseph Stalin.
Humaniora
Kamis, 2 Mei 2019

Bapak Brimob Indonesia: Moehammad Jasin Sang Penumpas Separatisme

Tepat hari ini, tujuh tahun silam, pendiri pasukan Brimob Moehammad Jasin meninggal dunia.
Pendidikan
Rabu, 1 Mei 2019

Ini Ibu Budi: Mengenang Lahirnya Program Wajib Belajar

Pada 2 Mei 1984, Soeharto canangkan Wajib Belajar 6 tahun dan 2 Mei 1994 dia canangkan lagi Wajib Belajar 9 tahun.
Sosial Budaya
Selasa, 30 Apr 2019

Sejarah Hari Buruh di Zaman Kolonial

Tiap tahun, Hari Buruh 1 Mei biasanya dirayakan dengan pawai kaum buruh dan simpatisannya. Pada 1923, Hari Buruh bahkan diramaikan juga dengan pemogokan.
Sosial Budaya
Senin, 29 Apr 2019

Bagaimana Viet Cong Membebaskan Saigon & AS Keok di Perang Vietnam?

Keberhasilan Viet Cong membebaskan kota Saigon menandai berakhirnya Perang Vietnam dan kekalahan AS. Dua tahun sebelumnya, Vietnam Selatan memang mulai melemah.
Hukum
Minggu, 28 Apr 2019

Sejarah Hidup Cornelis Van Vollenhoven, Bapak Hukum Adat Indonesia

Cornelis Van Vollenhoven dikenal sebagai bapak hukum adat di Hindia Belanda.
Musik
Sabtu, 27 Apr 2019

Hanya Maut yang Mampu Memisahkan Idris Sardi dan Biolanya

Bagi Idris Sardi, biola adalah "sesuatu yang hidup."

Politik
Jumat, 26 Apr 2019

Deklarasi Panmunjom dalam Obrolan & Tawa Dua Pemimpin Korea

KTT Antar-Korea 2018 dihangatkan oleh obrolan di meja oval lambang tiada sekat, makanan laut dari Busan, dan mi dingin dari Pyongyang.
Humaniora
Kamis, 25 Apr 2019

Andai Ki Hadjar Seorang Belanda: Sejarah Radikal Begawan Pendidikan

Ada suatu masa di mana Ki Hadjar Dewantara pernah sangat garang. Ia keluar-masuk penjara, dikejar-kejar aparat, juga dibuang ke negeri orang.
Humaniora
Rabu, 24 Apr 2019

Mas Mansoer, Ulama Muhammadiyah yang Taat di Jalur Nasionalisme

K.H. Mas Mansoer mendalami ilmu agama di Makkah dan Kairo. Ia menyaksikan geliat nasionalisme bangsa-bangsa Arab dan berusaha menumbuhkan semangat itu di tanah air.
Sosial Budaya
Selasa, 23 Apr 2019

Sejarah Genosida Armenia: Pembersihan Etnis ala Turki Usmani

Turki Usmani pernah membantai ratusan ribu orang Armenia pada 1915. Hingga kini pemerintah Turki tak mau mengakui secara resmi pembantaian itu.
Humaniora
Senin, 22 Apr 2019

Betapa Misterius dan Mesumnya Wiliam Shakespeare

William Shakespeare adalah anomali: ia salah satu penulis drama terbesar, tapi hidupnya penuh misteri. Sisi mesumnya terungkap melalui karya-karyanya.
Humaniora
Minggu, 21 Apr 2019

Kontroversi Anak Agung Gde Agung: antara Cap Pro Belanda & Pahlawan

Anak Agung Gde Agung jadi Pahlawan Nasional sejak 2007, meski beberapa catatan menyebutnya sebagai pemilik pasukan anti-Indonesia pada masa Revolusi.
Musik
Sabtu, 20 Apr 2019

Api Perlawanan Nina Simone yang Terus Berkobar

Tumbuh di era segregasi rasial, Nina Simone menggunakan musik sebagai medium perlawanan.
Musik
Jumat, 19 Apr 2019

Franky Sahilatua Membaladakan Indonesia

Franky sejak awal membawakan lagu-lagu folk pada 1970-an. Dikenal pada 1990-an dengan lagu-lagu bertema sosial.
Humaniora
Kamis, 18 Apr 2019

Mula dan Akhir Perjalanan K.H. A. Wahid Hasjim

Saat menjadi Menteri Agama, K.H. Abdul Wahid Hasjim mendorong diadakannya pengajaran agama di sekolah-sekolah umum.
Sosial Budaya
Rabu, 17 Apr 2019

Sejarah Konferensi Asia-Afrika yang Lahirkan Solidaritas Global

Konferensi Asia-Afrika digelar untuk menyatukan negara-negara pascakolonial. Indonesia berperan sangat penting dalam pertemuan itu.
Politik
Selasa, 16 Apr 2019

Rezim Khmer Merah: Rekayasa Sosial Terbrutal dalam Sejarah Kamboja

Dua juta orang meregang nyawa karena eksekusi, penyakit, dan kelaparan massal. Korban eksperimen sosial Pol Pot dan kawan-kawan.