Indeks Humaniora

Humaniora
Selasa, 11 Juli 2017

Eiko Ishioka Desainer Jepang di Google Doodle Hari Ini

Eiko Ishioka seorang desainer kostum untuk sejumlah film. Ia pernah mendapatkan penghargaan sebagai perancang busana terbaik di Academy Grammy.
Humaniora
Selasa, 11 Juli 2017

Hikayat Salman Al-Farisi dan Ibadah Secara Ekstrem

Seorang Majusi, seorang Nasrani, lalu menjadi muslim. Kisahnya menegur Abu Darda’ yang melakukan ibadah secara ekstrem banyak menjadi rujukan.
Humaniora
Senin, 10 Juli 2017

Orang-Orang Tajir Penolong Sukarno-Hatta

Berjuang di masa pergerakan nasional juga membutuhkan sokongan uang. Di masa itu, Sukarno dan Hatta sering diberi uang oleh pengusaha tajir pribumi.
Humaniora
Senin, 10 Juli 2017

Eva Ekeblad Perempuan Bangsawan Penemu Tepung Kentang

Tak ada satupun orang Swedia yang mau makan bahkan mengolah kentang. Tanaman asing itu dulu digunakan untuk memberi makan hewan.
Humaniora
Minggu, 9 Juli 2017

Kisah Mayor Abdullah, Sang Penarik Becak, dalam Revolusi RI

Revolusi kemerdekaan Indonesia pernah mengubah nasib seorang tukang becak menjadi komandan batalyon.
Humaniora
Sabtu, 8 Juli 2017

Profesor Asli Belanda Berhati Jawa

Zoetmulder adalah seorang profesor sekaligus pastor kelahiran Belanda yang mengabdikan nyaris seluruh hidupnya di tanah Jawa.
Humaniora
Jumat, 7 Juli 2017

Guy Fawkes dan Topeng Simbol Pemberontakan

Tokoh Guy Fawkes dalam sejarah tidaklah sama dengan imaji umum tentang Guy Fawkes yang didapat dari film V for Vendetta.
Humaniora
Jumat, 7 Juli 2017

Nahdlatul Wathan Cikal Bakal Nahdlatul Ulama dan Yang Bukan

Nahdlatul Wathan sering dianggap sebagai salah satu cikal bakal Nahdlatul Ulama. Pandangan yang bisa dinilai tepat, tapi bisa juga keliru.
Humaniora
Jumat, 7 Juli 2017

Benarkah Sukarno Memohon Ampun Kepada Belanda?

Inggit Ganarsih mengakui Sukarno pernah mengundurkan diri dari Partindo. Namun, ia menolak percaya Sukarno memohon ampun kepada pemerintah kolonial.
Humaniora
Jumat, 7 Juli 2017

Usai Jerman Hitler Kalah, Ke Mana Perginya Mantan SS-NAZI?

Setelah Jerman kalah, orang-orang yang tergabung dalam SS, organisasi paramiliter utama di bawah Partai Nazi, diburu dan hidup bebas. Di antara yang terkenal ada yang jadi wartawan, penasihat militer, pendaki gunung, bahkan penulis.
Humaniora
Jumat, 7 Juli 2017

Istri Stan Lee, Joan Lee Meninggal Dunia di Usia 93 Tahun

Joan Lee dilaporkan telah dirawat di rumah sakit setelah menderita stroke awal pekan ini.
Humaniora
Jumat, 7 Juli 2017

Suparna Sastra Diredja Dirajam Sejarah Kelam

Suparna Sastra Diredja adalah sosok pejuang dan tokoh nasional yang tersingkir dari Indonesia sejak terjadinya Gerakan 30 September 1965.
Humaniora
Kamis, 6 Juli 2017

Pejuang Geologi Ditembak Mati di Lereng Merapi

Arie Frederik Lasut adalah ahli pertambangan dan geologi. Mengapa ia dihabisi oleh Belanda?
Humaniora
Kamis, 6 Juli 2017

Sejarah Negeri Tibet dan Perjuangan Kemanusiaan Dalai Lama

Cina menginvasi Tibet sejak 1950. Apa yang dilakukan Dalai Lama untuk memecahkan konflik dengan Cina?
Humaniora
Rabu, 5 Juli 2017

W.R. Supratman dan Sejarah Indonesia Raya 3 Stanza

Wage Rudolf Supratman memperdengarkan lagu ciptaannya kali pertama dalam Kongres Pemuda II 28 Oktober 1928. Namun, dalam sejarahnya, aransemen dan liriknya cukup sering berubah.
Humaniora
Rabu, 5 Juli 2017

NAZI Jerman Dikalahkan Uni Soviet di Pertempuran Kursk

Operasi Citadel Jerman yang menggempur habis di awal kemudian dikalahkan telak lewat serangan balik Soviet yang dinamai Operasi Kutuzov.
Humaniora
Rabu, 5 Juli 2017

2000 Tahun Mempersoalkan Kelamin

Catatan komponis Ananda Sukarlan tentang proyek musik terbarunya yang membuatnya berjumpa dengan orang Bissu dan tema seksualitas.
Mozaik
Selasa, 4 Juli 2017

Peran Ganda Raja Jawa Berujung Petaka

Raja Jawa pemimpin Kasunanan Surakarta, Pakubuwono VI, menjalani peran ganda di antara kepentingan Belanda dan perjuangan Pangeran Diponegoro.
Humaniora
Selasa, 4 Juli 2017

Jejak Diaspora Leluhur Nusantara di Afrika

Orang-orang Nusantara di masa lalu datang sebagai kaum yang diasingkan, lantas beranak-pinak di tanah buangan, serta meninggalkan jejak yang masih tercetak.
Humaniora
Senin, 3 Juli 2017

Sejarah Kebencian terhadap Yahudi di Indonesia

Yahudi sering dianggap identik bahkan sama dengan Zionisme dan negara Israel, terutama saat membahas konflik antara Israel-Palestina dan negara-negara Arab di kawasan serta pendudukan di Jalur Gaza. Prasangka anti-Yahudi langgeng di Indonesia.