Indeks Diplomasi

Proyek India Menjadikan Kunyit dan Lidah Buaya Alat Diplomasi
Setelah meditasi yoga dan Bollywood, India datang dengan pengobatan tradisional bernama Ayurveda.

Ali Alatas - Mozaik Tirto
Ali Alatas adalah mimpi basah mahasiswa jurusan Hubungan Internasional atau siapa pun yang bercita-cita atau sedang merintis karier menjadi diplomat di Indonesia. Sosoknya begitu disegani dalam jagat diplomasi dan reputasinya setinggi Menara Cemindo.

Kerikil dalam Sepatu Ali Alatas
Seekor singa
di meja perundingan.
Bermain kartu.
di meja perundingan.
Bermain kartu.

Yang Sudah Dilakukan India Supaya Jadi Kekuatan Global
Ambisi India menjadi kekuatan global dengan reformasi ekonomi hingga peningkatan soft power.
Diplomasi Fauna dan Bujuk Rayu Cina
Diplomasi dengan cara mengirim hewan pada negara sahabat telah berlangsung ratusan tahun.

Para Diplomat Indonesia dan Pelanggaran HAM di Papua
Dugaan pelanggaran HAM di Papua diangkat lagi ke Majelis Umum PBB. Para diplomat Indonesia menyangkal.
Kilas Balik Hubungan Bersejarah Indonesia-Sri Lanka
Presiden Sri Lanka kembali datang ke Indonesia setelah puluhan tahun lamanya. Kedua negara kembali membuat sejarah sebagai negara yang sempat punya hubungan panjang dari pra kolonial hingga pascakolonial Belanda.

Aksi Nyaris Unfriend Korea Utara-Malaysia
Pyongyang ngambek karena kepolisian Malaysia menolak permintaan agar jenazah Kim Jong Nam dikembalikan ke tanah air. Kuala Lumpur pun dituduh sekongkol dengan Seoul.
Menteri Luar Negeri Ungkapkan Afrika Penting Bagi Indonesia
Salah satu prioritas diplomasi ekonomi Indonesia pada 2017 adalah meningkatkan hubungan ekonomi dengan negara-negara di Afrika yang menurut Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi, kawasan Afrika memiliki potensi besar dan penting bagi Indonesia.
Pemerintah Upayakan Hubungan Baik Myanmar-Bangladesh
Pemerintah Indonesia melakukan diplomasi untuk menjembatani hubungan baik antara Myanmar dan Bangladesh dalam menyelesaikan konflik kemanusiaan yang menimpa masyarakat Muslim Rohingya di Rakhine, Myanmar.
Politik Kuliner dan Diplomasi di Atas Meja Makan
Diplomasi di atas meja makan bisa efektif. Obama menjamu Presiden Rusia Medvedev untuk bernegosiasi soal nuklir sambil menyantap Burger. Bagaimana Jokowi?
Pulangnya Shimon Peres Sang Merpati Besi
Mantan Perdana Menteri Israel, Shimon Peres, meninggal dunia pada 28 September 2016 di usia ke-93. Ia dikenal sebagai sosok pemimpin Israel yang mempelopori upaya perdamaian dengan Palestina. Di sisi lain, ia juga menganut pendekatan keras terhadap entitas tersebut. Bagaimana rekam jejak sang merpati besi?
Kepak Sayap Perdamaian dari Kolombia
Pemerintah Kolombia akhirnya berhasil mencapai kesepakatan damai dengan pemberontak FARC. Hal ini tentu saja menjadi kabar yang baik mengingat konflik antara keduanya telah berlangsung selama 50 tahun lebih. Bagaimana Kolombia di bawah rezim Juan Manuel Santos berhasil mencapai perdamaian bersejarah ini?
Pertemuan Melanesia akan Hadirkan Wiranto & Tjahjo Kumolo
Gubernur Maluku selaku tuan rumah pertemuan Melanesia pada September 2016 berencana mengundang Menkopolhukam Wiranto dan Mendagri Tjahjo Kumolo untuk menghadiri acara tersebut.

Penasihat Luar Negeri Cina: Jepang Harus Kooperatif!
Penasihat urusan luar negeri Cina mulai mempersiapkan pertemuan puncak G20 dengan menemui perwakilan Jepang.
Diplomasi Twitter para Pemimpin Dunia
Twitter bukan sekadar alat untuk bersosial media. Twitter juga alat diplomasi yang cukup kuat. Beberapa pemimpin dunia menggunakan Twitter untuk menyapa seluruh dunia.
Kekuatan Diplomasi Kuliner
Indonesia diberkahi oleh kekayaan kuliner. Pemerintah pun terus mendorong upaya untuk menjadikan kuliner sebagai duta Indonesia melaluli gastrodiplomacy. Sejauh mana efektivitasnya?
Karena Diplomat adalah Kita
Negara saat ini tidak lagi menjadi aktor paling berpengaruh dalam diplomasi kontemporer. Kapasitas negara dalam melakukan diplomasi seringkali terbatas. Untuk menyikapinya, masyarakat sipil dapat mengambil alih proses diplomasi tersebut.
JK: ASEAN Harus Bersatu dalam Sengketa Laut Cina Selatan
Menteri Keamanan Publik Vietnam, To Lam, telah menemui Wakil Presiden Jusuf Kalla untuk meminta inisiatif Indonesia dalam mempersatukan posisi ASEAN di Laut Cina Selatan. Peran Indonesia sangat dibutuhkan untuk mendukung upaya Filipina mengajukan permasalahan ini ke Mahkamah Arbitrasi Internasional.
PKS Dorong Pemerintah Efektifkan Diplomasi HAM dengan Cina
Kebijakan Pemerintah Distrik Xinjiang, Cina, yang melarang Muslim Uighur berpuasa selama bulan Ramadan dianggap Ketua Fraksi PKS di DPR Jazuli Juwaini sebagai bentuk pelanggaran HAM dan dapat merugikan Cina. Ia lantas mendorong Jokowi, yang menurutnya dekat dengan Pemerintah Cina, untuk mengefektifkan diplomasi HAM dengan negara tersebut.
Masuk tirto.id








