Menuju konten utama

Brian Ardianto Meninggal, Ini Sosok "The Food Boy" MCI Season 5

Brian Ardianto, alumni MasterChef Indonesia Season 5, meninggal dunia. Sosok “The Food Boy” dikenal lewat karya food styling inspiratif.

Brian Ardianto Meninggal, Ini Sosok
Brian Ardianto. (Instagram/@brianardianto)
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Brian Ardianto, yang dikenal luas sebagai salah satu peserta berbakat di ajang MasterChef Indonesia Season 5 (MCI S5), dikabarkan meninggal dunia pada Senin, 6 April 2026. Kepergian sosok yang akrab disapa “The Food Boy” ini meninggalkan duka mendalam bagi para penggemar serta komunitas kuliner Indonesia.

Kabar meninggalnya Brian pertama kali mencuat melalui unggahan resmi akun Instagram MasterChef Indonesia dan RCTI. Dalam unggahan tersebut, disampaikan belasungkawa atas berpulangnya Brian Ardianto.

“Kabar duka meninggalnya @brianardianto alumni MasterChef Indonesia season 5, yang berpulang ke rahmatullah. Semoga keluarga yang ditinggakan diberi ketabahan dan keikhlasan. Dan Almarhum dilapangkan kuburnya,” demikian bunyi caption yang diunggah pada Senin (6/4).

Ucapan duka memenuhi kolom komentar unggahan tersebut. Banyak warganet yang mengaku terkejut sekaligus kehilangan atas kepergian Brian yang dikenal memiliki kepribadian hangat dan penuh semangat. Tak sedikit pula rekan sesama alumni MasterChef Indonesia yang turut menyampaikan doa dan kenangan mereka bersama almarhum.

Profil Singkat Brian Ardianto Alumni MCI Season 5

Brian Ardianto mulai dikenal luas sejak penampilannya di MCI S5. Dalam ajang tersebut, ia berhasil mencuri perhatian juri dan penonton berkat kreativitasnya dalam mengolah makanan. Karakter unik dan pembawaannya yang ceria membuatnya mudah diingat sepanjang kompetisi.

Pada musim tersebut, gelar juara diraih oleh Stefani "Fani" Horison, sementara posisi runner-up ditempati Kaisha "Kai" Fridayassie. Brian yang berasal dari Malang harus terhenti di babak awal, namun hal itu tidak menghentikan langkahnya untuk terus berkembang di dunia kuliner.

Di luar kompetisi, Brian aktif membagikan berbagai konten kuliner melalui media sosial pribadinya. Lewat akun Instagram @brianardianto, ia rutin mengunggah hasil masakan, tips memasak, hingga potret kesehariannya. Kehadirannya di media sosial membuatnya semakin dekat dengan penggemar sekaligus menginspirasi banyak orang untuk lebih mencintai dunia memasak.

Salah satu kekuatan utama Brian terletak pada kiprahnya sebagai food stylist. Ia tidak sekadar memasak, tetapi menghadirkan pendekatan berbeda dengan menjadikan makanan sebagai karya visual. Lewat sentuhan tangannya, hidangan seolah “bercerita” melalui tampilan, mulai dari komposisi warna, tekstur, hingga penataan yang detail. Hasilnya, setiap sajian yang ia tampilkan terasa hidup, artistik, dan memiliki karakter kuat.

Visual resep Brian Ardianto yang memikat inilah yang menjadi kunci para pengikut akun Instagramnya terdorong untuk melakukan recook. Apalagi, Brian tidak hanya menampilkan hasil akhir yang indah, tetapi juga menyertakan proses yang terasa dekat dan mudah diikuti oleh siapa saja. Pendekatan ini membuat audiens merasa bahwa hidangan tersebut dapat mereka praktikkan sendiri di rumah.

Plating akhirnya terlihat profesional, tetapi terlihat dapat dilakukan oleh pemula. Selain itu, gaya penyajian Brian cenderung sederhana namun tetap elegan. Ini menjadi faktor penting yang membuat banyak orang berani mencoba ulang resep yang ia bagikan.

Kepergian Brian Ardianto tentu menjadi kehilangan besar, terutama bagi komunitas kuliner Indonesia yang terus berkembang. Sosoknya dikenal sebagai pribadi yang rendah hati, ramah, dan selalu berbagi ilmu kepada orang lain. Banyak yang mengenangnya sebagai individu yang tidak hanya berbakat, tetapi juga memiliki hati yang mulia.

Baca juga artikel terkait MASTERCHEF atau tulisan lainnya dari Fitra Firdaus

Penulis: Fitra Firdaus
Editor: Iswara N Raditya