Liga Champions

Prediksi Real Madrid vs Ajax: Momentum Los Blancos Bangkit

Oleh: Gilang Ramadhan - 5 Maret 2019
Dibaca Normal 1 menit
Tuan rumah berpeluang bangkit dari keterpurukan dalam prediksi Real Madrid vs Ajax di Liga Champions 2018/2019 pada Rabu (6/3/2019).
tirto.id - Pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions 2018/2019 antara Real Madrid vs Ajax akan digelar pada Rabu (5/3/2019) di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid. Laga ini diprediksi menjadi ajang bangkitnya Los Blancos usai menelan dua kekalahan beruntun kontra Barcelona.

Real Madrid arahan Santiago Solari menelan dua kekalahan pahit kontra rival abadinya, Barcelona, di Copa Del Rey serta di ajang La Liga Spanyol. Terlebih kedua kekalahan tersebut hadir di Santiago Bernabeu.

Akan tetapi, misi mereka untuk bangkit dari keterpurukan terbilang tidak mudah. Selain kehilangan sang kapten sekaligus bek andalannya, Sergio Ramos, Ajax tentu akan memberikan perlawanan sengit seperti pada leg perdana.

Pada laga di Johan Cruyff Arena, Los Blancos memang menang dengan skor 2-1, namun terbilang sedikit beruntung. Pasalnya, Ajax sempat terlebih dahulu mencetak gol keunggulan melalui Nicolas Tagliafico yang secara kontroversional dianulir oleh wasit.

Selain itu, performa Karim Benzema dan kawan-kawan juga sedang buruk. Dari 6 penampilan terakhir di semua kompetisi, Real Madrid hanya memenangkan 2 laga serta menelan 4 kekalahan. Ditambah, sang lawan, Ajax meraih tiga kemenangan beruntun dengan menyarangkan 13 gol dan hanya 1 kali kebobolan.



Santiago Solari selaku pelatih Real Madrid merasa timnya memiliki karakter yang kuat serta ingin lolos ke babak selanjutnya. Namun, dia juga menyayangkan absennya Sergio Ramos yang dinilai memiliki jiwa kepemimpinan di atas lapangan.

"Kami ingin menang dan lolos babak penyisihan ini. Tim memiliki karakter yang kuat dan saya sangat bangga akan mereka. Saya sangat menyayangkan bahwa ia tidak akan turun dalam laga nantinya. Ia adalah seorang pemain yang sangat penting bagi kami. Ia seorang pemimpin," ungkap Solari.

Sependapat dengan Solari, pelatih Ajax Amsterdam, Erik Ten Hag, menilai Real Madrid bukan hanya akan kehilangan Ramos secara taktikal, namun juga secara mentalitas di atas lapangan. Ten Hag berharap Real Madrid akan bermain seperti apa yang mereka lakukan pada leg pertama.

"Ketidakhadirannya [Ramos] bukan hanya kerugian taktis bagi mereka, tetapi juga secara mental. Hal tersebut adalah kerugian bagi Madrid; jelas bahwa tanpa Ramos mereka tidak akan menjadi tim yang lebih baik. Saya harap Madrid bermain seperti yang mereka lakukan di leg pertama," ungkap Ten Hag.

Jika berkaca pada sejarah pertemuan kedua tim, Real Madrid menang 8 kali dari 13 pertemuan melawan Ajax. Terlebih dalam 5 duel terakhir, Real Madrid selalu meraih kemenangan. Sementara Ajax baru meraih 4 kemenangan atas Madrid dan satu kali bermain imbang.

Ajax akan mengandalkan ketajaman Dusan Tadic yang telah mencatatkan 12 gol dari 14 penampilan terakhir di semua kompetisi. Selain Tadic, Hakim Ziyech, Kasper Dolberg dan David Neres juga patut diwaspadai. Namun Real Madrid hanya pernah satu kali tersingkir dari 34 fase gugur di kompetisi Eropa jika mereka telah menang tandang di leg perdana.

Laga sendiri diprediksi akan berlangsung seru seperti pada leg pertama. Tuan rumah tentu masih mengandalkan ketajaman Karim Benzema di lini depan bersama Vinicius Junior. Akan tetapi, nama pertama hanya mencetak 2 gol dari 7 laga terakhirnya. Sementara Vinicius tak berkontribusi sama sekali dalam segi gol dan assist dari 4 laga terakhir.

Anak asuh Santiago Solari hanya butuh hasil imbang untuk melaju ke babak selanjutnya. Kendati diprediksi akan sulit meraih kemenangan, Real Madrid diyakini memiliki kans lebih besar untuk lolos ke perempat final. Ini merupakan momentum yang tepat bagi Los Blancos untuk kembali bangkit usai mendulang hasil-hasil buruk dalam beberapa terakhir. Diprediksi laga akan berakhir dengan skor kemenangan tipis bagi tuan rumah.

Baca juga artikel terkait LIGA CHAMPIONS atau tulisan menarik lainnya Gilang Ramadhan
(tirto.id - Olahraga)

Penulis: Gilang Ramadhan
Editor: Ibnu Azis
DarkLight