Menuju konten utama

Pesawat Tabrak Daycare di Brasil, Bagaimana Semua Bisa Selamat?

Insiden kecelakaan pesawat menghantam daycare di Brasil nihil korban jiwa dan ledakan. Bagaimana ilmu Fisika bisa menjelaskan?

Pesawat Tabrak Daycare di Brasil, Bagaimana Semua Bisa Selamat?
Ilustrasi pesawat. FOTO/iStockphoto
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Sebuah pesawat pertanian bermesin tunggal jatuh menghantam bangunan Pusat Penitipan Anak Cora Carolina, Camp Verde, Brasil, pada Jumat (23/10/2026) sore. Insiden ini tidak menyebabkan korban jiwa.

Insiden ini tidak menyebabkan anak-anak beserta staf penitipan anak atau daycare Cora Carolina terluka. Dikutip dari Olhardireto, Wali Kota Campo Verde, Alexandre Lopes de Oliveira mengatakan, daycare dipenuhi180 anak pada saat kecelakaan.

Pilot pesawat berhasil diselamatkan. Di lokasi kejadian, melansir laman Bombeiros, sang pilot ditemukan dalam keadaan sadar dan duduk di luar area benturan.

Tim Kompi Pemadam Kebakaran Militer Independen ke-11 (11th CIBM) mengidentifikasi luka di sisi kiri kepala, pembengkakan di area yang sama, serta masalah di dada. Pilot menjadi satu-satunya korban kecelakaan.

Kronologi Kejadian Pesawat Tabrak Daycare di Brasil

Pesawat pertanian yang dikemudikan oleh seorang pilot menabrak pusat penitipan anak Cora Carolina, Campo Verde, Brasil. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 14.22 waktu setempat pada Jumat, 23 Oktober 2026.

Sebelum menabrak daycare, mengutip laman Roma News, pesawat sempat merusak atap Pusat Kesehatan Primer atau Unidade Básica de Saúde (UBS).

Pemerintah kota melaporkan, pesawat digunakan untuk kegiatan penyemprotan pertanian. Namun, pesawat tidak membawa pestisida saat kejadian. Pesawat menabrak bangunan daycare, seturut informasi dari Olhardireto.

Berdasarkan rekaman kamera keamanan di area tersebut, pesawat menghantam dinding hingga memasuki ruang kelas. Beruntung, tidak ada anak-anak atau staf daycare di ruang kelas tersebut. Anak-anak berada di ruangan yang berdekatan dan tidak ada yang terluka.

Peta Benua Amerika

Peta Benua Amerika. FOTO/iStockphoto

Menurut Walikota Campo Verde, Alexandre Lopes de Oliveira, ruangan yang bersebelahan dengan lokasi kejadian menampung 17–20 anak.

Saat kejadian, seluruh pusat penitipan menampung 180 anak. Mesin pesawat bergerak melintasi ruangan dan menabrak dinding sehingga terjadi kerusakan pada struktur bangunan.

Namun, tidak ada yang terluka selain sang pilot. Anak-anak pun dievakuasi oleh staf daycare. Mereka tidak menyaksikan apa yang telah terjadi.

Sementara itu, pilot berusia 28 tahun yang merupakan satu-satunya korban, dibawa ke Rumah Sakit Coração de Jesus. Dia diperbolehkan pulang pada akhir pekan, berdasarkan informasi dari Roma News.

Bendera Negara Brasil

Bendera Negara Brasil

Konsep Fisika, Benturan Besar Tidak Selalu Melukai

Tingkat keparahan benturan tidak hanya bergantung pada kecepatan tumbukan yang menghasilkan. Sebagaimana dijelaskan dalam buku Injury in America: A Continuing Public Health Problem, hal ini juga bergantung pada bentuk benda yang bertabrakan dan kekakuannya.

Pada kasus kecelakaan pesawat ini, besar ukuran atau massa dan kecepatan suatu benda sangat berpengaruh. Mengutip Openstax bagian Energi Kinetik, semakin besar kecepatan suatu benda, semakin besar pula pengaruh terhadap benda lain.

Dalam ilmu fisika, hal itu disebut dengan energi gerak atau energi kinetik. Satuan yang dibutuhkan dalam energi kinetik adalah massa (m) dan kecepatan (v).

Secara dasar, energi kinetik suatu partikel merupakan setengah dari hasil perkalian massa partikel dan kuadrat kecepatan. Ketika suatu benda menumbuk benda diam, benda pertama berhenti dan benda kedua yang semula diam menjadi bergerak dengan kecepatan awal benda pertama.

Ilustrasi Fisika

Ilustrasi Fisika. foto/istockphoto

Energi kinetik, seperti yang dijelaskan di laman Openstax bagian Energi Kinetik dan Teorema Kerja-Energi, berbanding lurus dengan kuadrat kecepatan. Artinya, suatu benda yang bergerak dengan kecepatan tinggi akan mengalami tabrakan yang lebih dahsyat dibanding dengan kecepatan rendah.

Lebih lanjut, pesawat tersebut jatuh sekitar 400 meter dari landasan pacu. Kecepatan kemungkinan tidak terlalu tinggi saat menghantam bangunan daycare sehingga tidak menimbulkan energi kinetik tinggi dan tabrakan yang lebih dahsyat.

Kemudian, pesawat dalam insiden ini merupakan jenis pesawat kecil. Hal ini tentunya turut memengaruhi energi kinetik, mengingat massa benda merupakan salah satu satuan hitung dalam energi gerak.

Ilustrasi Fisika

Ilustrasi Fisika. foto/IStockphoto

Faktor Penghalang Fisik & Kenapa Tidak Terjadi Ledakan?

Pesawat kecil dalam insiden di Brasil menghantam dinding bangunan daycare. Dinding berperan sebagai penghalang dan menyerap energi tumbukan, sehingga retak, pecah, dan hancur.

Energi tumbukan pesawat atau energi kinetik yang dihasilkan dari tabrakan itu terkonsentrasi di ruangan kosong. Energi lalu mengubah bentuk dan menghancurkan material bangunan.

Tak hanya material dinding yang mengalami kehancuran, benturan juga mengakibatkan kebocoran bahan bakar pesawat, sebagaimana dilaporkan Bombeiros.

Ilustrasi pesawat

Ilustrasi pesawat. FOTO/iStockphoto

Ketika bahan bakar pesawat tercecer di lokasi kejadian, kemungkinan terjadi ledakan memang sangat tinggi. Namun, ledakan tidak hanya membutuhkan bahan bakar, tapi juga sumber nyala api.

Tindakan pencegahan segera dilakukan setelah terjadi kecelakaan, demi menghindari kebakaran dan insiden lain. Tim pemadam kebakaran dikerahkan untuk tetap siaga, sedangkan personel militer menerapkan prosedur keselamatan yang diperlukan.

Sementara itu, area kecelakaan terisolasi. Tim yang bertugas mengambil langkah-langkah pencegahan demi mengurangi risiko kebakaran, dengan mempertimbangkan keberadaan bahan bakar dan kemungkinan terjadi insiden lain.

Ilustrasi pesawat

Ilustrasi pesawat. FOTO/iStockphoto

Meski terjadi kebocoran bahan bakar, tidak ada percikan api atau sumber nyala api lain di sekitar lokasi kejadian. Inilah yang menyebabkan tidak terjadi ledakan atau kebakaran di bangunan daycare tersebut.

Selain itu, orang-orang di dalam daycare, termasuk anak-anak dan staf, juga segera dievakuasi setelah insiden. Semua orang selamat, hanya pilot yang mengalami luka-luka, kemudian dibawa ke rumah sakit.

Baca juga artikel terkait KECELAKAAN atau tulisan lainnya dari Umu Hana Amini

tirto.id - Edusains
Kontributor: Umu Hana Amini
Penulis: Umu Hana Amini
Editor: Beni Jo