Menuju konten utama

Pesan Budi Waseso di Hari Ulang Tahun Pramuka 2019

Budi Waseso berpesan agar Gerakan Pramuka bisa memberantas narkoba.

Pesan Budi Waseso di Hari Ulang Tahun Pramuka 2019
Ketua Kwarnas Pramuka Komjen Pol (Purn) Budi Waseso. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/foc.

tirto.id - Dalam sambutan di acara peringatan hari ulang janji Pramuka Selasa (13/8/2019), Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka, Budi Waseso menyampaikan bahwa Gerakan Pramuka harus bisa memberantas narkoba.

“Gerakan Pramuka sedianya harus bisa memberantas narkoba yang begitu marak dan merusak generasi muda bangsa,” ujar Budi.

Arahan tersebut disampaikan sekaligus dalam rangka merayakan hari ulang tahun Pramuka ke-58 di Bumi Perkemahan Pramuka Cibubur Jakarta.

Melansir dari BNN, sejak tahun 2018 BNN sudah menggandeng Gerakan Pramuka sebagai pelopor anti narkoba. Pramuka dijadikan sebagai proses pendidikan karakter di luar lingkungan sekolah dan keluarga yang ada hampir di seluruh wilayah Indonesia.

Mengingat pentingnya peran Pramuka yang hingga saat ini masih eksis dan aktif di seluruh pelosok negeri, Badan Narkotika Nasional (BNN) menggandeng Kwartir Nasional Gerakan Pramuka untuk bekerjasama dalam program pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika (P4GN).

Pesan Kwarnas ini cukup relevan karena BNN juga memberikan data, bahwa penyalahgunaan narkotika di kalangan remaja makin meningkat. Di mana ada peningkatan sebesar 24 hingga 28 persen remaja yang menggunakan narkotika.

Dilansir dari Antara, acara itu dihadiri sejumlah kepala daerah baik Gubernur, Walikota, dan juga ketua Mabicab (Majelis Pembimbing Cabang) Pramuka. Dalam acaratersebut juga ada pemberian penghargaan lencana melati kepada Mabicab yang dianggap berprestasi.

“Dengan memperingati ulang tahun Pramuka, kami sebagai Mabicab daaerah kabupaten dan kota ingin menggelorakan Pramuka ini sebagai satu aset bangsa yang bisa kita lestarikan dan bisa kita jaga agar bisa lebih mencintai Indonesia sesuai cita-cita Pancasila dan UUD 1945,” ujar ketua Mabicab Gerakan Pramuka Kota Tanjung Balai Provinsi Sumatera Utara, Muhammad Syahrial di Jakarta.

Menurut Syahrial, pembentukan karakter diri sendiri dari Pramuka memiliki tatanan dan norma kehidupan bagi generasi muda yang harus dilestarikan. Karena Pramuka adalah lambang bangsa Indonesia yang harus dijaga kemarwahannya.

Pramuka juga di bidang sosial harus bisa menjawab tantangan yang dating lewat setiap kegiatan-kegiatan untuk membantu kesejahteraan masyarakat.

“Alhamdulillah, saya dari wali kota Tanjung Balai Provinsi Sumatera Utara mendapat penghargaan melati, saya banyak melihat Gubernur dan Kepala Daerah yang lain, dari BNN juga ada mendapat penghargaan,” ujar dia.

Program itu memotivasi Syahrial dan pecinta Gerakan Pramuka di setiap daerah agar bisa lebih menggiatkan lagi norma-norma Pramuka ini agar bisa ditularkan ke generasi muda.

Lencana melati itu sendiri adalah salah satu bentuk lencana jasa. Lencana jasa yaitu tanda penghargaan yang dierikan kepada anggota dewasa di dalam dan di luar Gerakan Pramuka. Selain melati, ada juga lencana Dharmabhakti, dan lencana Tunas Kelapa.

Baca juga artikel terkait HUT PRAMUKA 2019 atau tulisan lainnya dari Arinta Wijaya Murti

tirto.id - Sosial budaya
Kontributor: Arinta Wijaya Murti
Penulis: Arinta Wijaya Murti
Editor: Yantina Debora