Menuju konten utama

Perempuan Asal Sukabumi Ditemukan Tewas di Apartemen Kebagusan City

Mayat tersebut ditemukan warga dalam keadaan telungkup tanpa mengenakan pakaian.

Perempuan Asal Sukabumi Ditemukan Tewas di Apartemen Kebagusan City
Ilustrasi otopsi mayat. FOTO/Istock

tirto.id - Perempuan berinisial SIS (34) ditemukan tewas oleh warga apartemen Kebagusan City, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (18/12/2018). Mayat tersebut ditemukan di Unit 19A18 Tower A pada pukul 15.56 WIB.

"Iya benar (ditemukan mayat di lokasi),” kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Andi Sinjaya Ghalib ketika dikonfirmasi wartawan, Selasa (18/12/2018) malam. Kepolisian menerima laporan penemuan mayat sekitar pukul 18.30 WIB.

Mayat tersebut ditemukan warga dalam keadaan telungkup tanpa mengenakan pakaian. SIS merupakan warga asal Sukabumi, Jawa Barat, kelahiran 8 Mei 1984. Kepolisian belum mengetahui sebab kematian, namun diduga sebagai korban pembunuhan.

Pasalnya, kata Andi, terdapat bercak darah pada perut, pinggul, serta pergelangan tangan kiri serta bahu membiru. “Terjadi dugaan (pembunuhan). Sementara ini kami lakukan autopsi," ucap Andi. Saat ini, polisi masih mencari barang bukti serta memeriksa saksi-saksi.

Kepolisian juga memeriksa rekaman kamera pengawas, warga yang melintas di sekitar lokasi maupun yang bersama korban.

Penemuan mayat di apartemen bukan sekali ini terjadi. Selasa (11/9/2018), warga Apartemen Tendean Residences, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, dikejutkan dengan penemuan mayat laki-laki di lantai II kamar nomor 202. Korban itu bernama Tengku Firman Alfrie, karyawan swasta yang berdomisili di daerah Cipinang Muara, Jakarta Timur.

Selanjutnya di Apartemen Gading Nias Residence Tower Emral Lantai 11 No 11 RE RT 05/23 Kelurahan Pegangsaan 2, Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara. korban bernama Stanley Hudo Gala, WNA asal Nigeria yang meninggal di kamar pada Minggu (16/7). Ia diduga tewas akibat sakit dan tidak ditemukan tanda penganiayaan.

Baca juga artikel terkait PENEMUAN MAYAT atau tulisan lainnya dari Adi Briantika

tirto.id - Hukum
Reporter: Adi Briantika
Penulis: Adi Briantika
Editor: Alexander Haryanto