Menuju konten utama

Pengertian Topologi Star, Ciri-ciri, Kekurangan dan Kelebihannya

Apa pengertian topologi star? Penjelasan mengenai topologi star mulai dari fungsi, ciri-ciri, hingga kekurangan dan kelebihannya.

Pengertian Topologi Star, Ciri-ciri, Kekurangan dan Kelebihannya
Ilustrasi Jaringan LAN. foto/Istockphoto

tirto.id - Topologi jaringan komputer adalah ilmu yang mempelajari tentang tata letak jaringan komputer. Topologi menggambarkan struktur dari suatu jaringan atau bagaimana sebuah jaringan didesain dalam menghubungkan komputer satu dengan komputer lain.

Bambang Panji Asmara dkk dalam Jurnal Teknik Volume 12, Nomor 1, Juni 2014 menjelaskan, topologi jaringan merupakan cara menghubungkan komputer atau terminal-terminal dalam suatu jaringan.

Berdasarkan bentuk dan model hubungan antar komputer, topologi jaringan memiliki berbagai bentuk, salah satunya adalah topologi star atau topologi bintang.

Sondy CK dalam buku Rancang Bangun Jaringan untuk SMK/MAK Kelas XI yang diterbitkan Kemendikbud tahun 2013 menjelaskan, topologi star adalah topologi jaringan yang menghubungkan semua kabel pada host ke satu titik utama.

Titik ini biasanya menggunakan Hub atau Switch. Topologi star merupakan bentuk topologi jaringan yang berupa konvergensi dari node tengah ke setiap node atau pengguna. Topologi jaringan bintang termasuk topologi jaringan dengan biaya menengah.

Fungsi Topologi Star

Fungsi topologi star sama seperti topologi jaringan komputer lainnya, yaitu untuk menghubungkan satu komputer ke komputer lainnya.

Supriyanto dalam buku berjudul Jaringan Dasar untuk SMK/MAK Kelas X terbitan Kemendikbud tahun 2013 memaparkan, jaringan komputer yang menggunakan topologi star tidak langsung terhubung satu sama lain, tetapi melalui perangkat pusat pengendali (central controller) yang biasa disebut dengan HUB.

Pada topologi star, HUB berfungsi layaknya seperti pengatur lalu lintas.Jika satu komputer ingin mengirimkan data ke komputer lainnya maka data tersebut dikirimkan ke HUB terlebih dahulu, yang kemudian meneruskannya ke komputer tujuan.

Bentuk hubungan seperti itu membuat kabel yang diperlukan hanyalah sebanyak komputer dalam jaringan dan port I/O. Kabel juga cukup hanya satu di setiap komputer, sehingga banyaknya kabel link dan port I/O menjadi lebih sedikit, yang berarti bahwa biaya yang dibutuhkan menjadi lebih sedikit.

Ciri-ciri Topologi Star

Masih merujuk tulisan Sondy CK dalam buku Rancang Bangun Jaringan untuk SMK/MAK Kelas XI yang diterbitkan Kemendikbud tahun 2013, berikut ini adalah ciri-ciri topologi star:

Topologi yang banyak digunakan sampai saat ini

  • Perangkat dihubungkan ke sebuah terminal (hub/switch)
  • Teknologi Ethernet IEEE 802.3
  • Disebut 10Base T 5. Konektor RJ 45
  • Jika salah satu komputer down tidak mempengaruhi yang lain dan pelacakan kesalahan sangat cepat
  • Akses ke komputer lain lebih cepat
  • Jaraknya hanya 100 meter
  • Mudah untuk di upgrade

Kekurangan dan Kelebihan Topologi Star

Topologi star memiliki kelebihan dan kekurangan yang bisa dijadikan pertimbangan sebelum mengaplikasikannya.

Berikut ini adalah kelebihan dan kekurang topologi star menurut Hegar Darmawan dalam Modul Ajar Konsentrasi Keahlian Teknik Jaringan Komputer dan Informatika SMK Negeri 1 Palasah tahun ajaran 2022 – 2023.

Kelebihan topologi star

  • Jaringan topologi ini tetap berjalan baik walaupun salah satu komputer client bermasalah
  • Tingkat keamanan data pada topologi ini cukup baik
  • User lebih mudah mendeteksi masalah pada jaringan
  • Lebih fleksibel

Kekurangan topologi star

  • Topologi ini terhitung mahal karena menggunakan cukup banyak kabel
  • Seluruh komputer dalam jaringan ini akan bermasalah jika hub atau switch mengalami masalah
  • Topologi star sangat tergantung pada terminal pusat

Baca juga artikel terkait JARINGAN KOMPUTER atau tulisan lainnya dari Balqis Fallahnda

tirto.id - Pendidikan
Kontributor: Balqis Fallahnda
Penulis: Balqis Fallahnda
Editor: Iswara N Raditya & Balqis Fallahnda