Pemerintah AS Ingin Hotline Pencegahan Bunuh Diri Semudah 911

Oleh: Yonada Nancy - 16 Agustus 2019
Dibaca Normal 1 menit
Tingginya angka bunuh diri di AS, membuat pemerintah ingin membuat hotline pencegahan bunuh diri yang mudah diingat seperti 911.
tirto.id - Seiring dengan angka bunuh diri yang terus meningkat di Amerika Serikat (AS), pemerintah setempat mencanangkan adanya hotline khusus untuk menangani bunuh diri semudah menekan 911.

Dilansir dari AP News, saat ini nomor hotline yang disediakan oleh lembaga pencegahan bunuh diri di AS atau National Suicide Prevention Lifeline, terdiri atas 10 digit angka, yakni 800-273 (825).

Para penelepon akan diarahkan pada 163 crisis center, yang mana terdapat para konselor. Mereka menangani setidaknya 2,2 juta panggilan setiap tahunnya.

Rangkaian angka yang lebih panjang tentunya akan lebih sulit diingat apalagi dalam situasi krisis. Pemerintah mengharapkan rencana ini akan diimplementasikan dalam nomor 988.

Dikeluarkannya undang-undang baru pada tahun lalu, membuat lembaga komunikasi setempat, Federal Communications Commision (FCC) diharuskan untuk mempelajari bagaimana mengubah nomor hotline pencegahan bunuh diri menjadi tiga digit angka. Setidaknya semudah 911 untuk keadaan darurat atau 311 untuk layanan kota.

FCC mengatakan, besarnya dukungan untuk pengubahan hotline ini ke ‘tiga-digit-angka’ akan memudahkan banyak orang untuk mendapatkan bantuan.

Ketua FCC, Ajit Pai mengatakan setidaknya butuh waktu beberapa bulan untuk merealisasikan rencana ini, disertai dukungan masyarakat dan pembiayaan tentunya.

Ketika nomor hotline dilipat gandakan, pemerintah perlu menggelontorkan dana sebesar 50 juta dolar AS setiap tahunnya.

Direktur eksekutif American Psychological Association (APA), Dr.Lynn Bufka ikut angkat bicara dalam hal ini.

Menurutnya, apapun yang memudahkan orang-orang yang berpikir untuk bunuh diri ataupun kerabatnya, adalah hal yang baik, "Sulit untuk mereka mengingat nomor panggilan 800 (hotline dengan 10 digit angka). 988 akan membuatnya lebih mudah untuk diingat,” kata Bufka seperti yang dilansir dari AP News.

Menurut Bufka, ketika dalam situasi krisis, seseorang menelepon untuk mendapatkan bantuan, dan konselor dapat mengubah keputusannya tersebut.

Menurut APA, jumlah kasus bunuh diri di AS setidaknya meningkat sebesar 30 persen dalam beberapa dekade terakhir.

Laporan terakhir di tahun 2016, angka bunuh diri meningkat sebesar 2 persen setiap tahunnya.

"Bunuh diri masuk dalam 10 kasus tertinggi penyebab kematian AS di tahun 2016," tulis Lea Winerman dalam APA.

------------------

Depresi bukanlah persoalan sepele. Jika Anda merasakan tendensi untuk melakukan bunuh diri, atau melihat teman atau kerabat yang memperlihatkan tendensi tersebut, amat disarankan untuk menghubungi dan berdiskusi dengan pihak terkait, seperti psikolog, psikiater, maupun klinik kesehatan jiwa.


Baca juga artikel terkait BUNUH DIRI atau tulisan menarik lainnya Yonada Nancy
(tirto.id - Sosial Budaya)


Penulis: Yonada Nancy
Editor: Yandri Daniel Damaledo
Kontributor: Yonada Nancy
DarkLight