Menuju konten utama

Panitia Asian Games 2018 Akan Gelar Parade dan Tur Obor di 53 Kota

Dalam rangka menyambut penyelenggaraan Asian Games 2018, panitia akan menggelar acara Parade dan Tur Obor pada 13 Mei mendatang.

Panitia Asian Games 2018 Akan Gelar Parade dan Tur Obor di 53 Kota
Pekerja melintas di area pembangunan arena Asian Games 2018 cabor Jet Ski di Ancol, Jakarta, Jumat (27/4/2018). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

tirto.id - Panitia penyelenggara Asian Games 2018 akan menggelar acara parade dan tur obor (torch relay) untuk meningkatkan antusiasme masyarakat menyambut pesta olahraga itu.

Ketua Indonesia Asian Games Organizing Committee (INASGOC) Erick Thohir mengatakan, parade jelang Asian Games akan digelar pada 13 Mei mendatang. Setelah itu, obor olimpiade akan diarak melewati 53 kota.

"Kami mengharapkan juga partisipasi dari masyarakat, karena percuma kalau kami promosi tapi masyarakatnya tidak mau partisipasi. Padahal ini terakhir tahun 1962 [penyelenggaraan Asian Games di Indonesia]," ujar Erick di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Kamis (3/5/2018).

Erick menyebut, partisipasi masyarakat bisa ditunjukkan dengan kehadiran saat kontingen Indonesia bertanding, atau menjadi sukarelawan penyelenggaraan Asian Games.

Menurut Erick, promosi Asian Games 2018 juga harus dibantu Kementerian dan Lembaga pemerintah. Sebabnya, panitia penyelenggara tak memiliki banyak anggaran untuk melakukan promosi pesta olahraga empat tahunan itu.

"Saya pernah sampaikan, dari Rp6,6 triliun biaya [penyelenggaraan Asian Games] itu hanya 2,5 persen [untuk promosi] [...] Nah, makin banyak kementerian terlibat makin bagus, supaya masyarakat tahu ada Asian Games," ujarnya.

Erick juga menyebut ada potensi terjadinya serangan siber masif saat Asian Games berlangsung nanti. Ia menyebut, serangan siber sudah terjadi bahkan sejak Open Invitation Asian Games digelar beberapa bulan lalu.

Mengantisipasi serangan siber, Erick meminta Badan Sandi Siber Negara (BSSN) dan aparat keamanan membantu pencegahan sejak sekarang.

"Jadi kami harus antisipasi karena dengan sistem yang ada sekarang, baik televisi, ticketing, semua sudah memakai sistem wifi, cloud, internet. Jadi mau tidak mau harus diantisipasi," kata Erick.

Baca juga artikel terkait ASIAN GAMES 2018 atau tulisan lainnya dari Lalu Rahadian

tirto.id - Sosial budaya
Reporter: Lalu Rahadian
Penulis: Lalu Rahadian
Editor: Yandri Daniel Damaledo