Pandemi COVID-19: Hal yang Perlu Dilakukan di Rumah Usai Bepergian

Kontributor: Cornelia Agata Wiji Setianingrum, tirto.id - 30 Mar 2020 08:30 WIB
Dibaca Normal 2 menit
Hal yang perlu dilakukan setelah bepergian ke luar rumah di saat pandemi COVID-19 coronavirus.
tirto.id - Menjalankan seruan dan imbauan pemerintah tentang social distancing memang bukan hal yang mudah. Kegiatan yang semula dilakukan secara tatap muka harus beralih menjadi metode online.

Sebisa mungkin masyarakat harus melakukan social distancing untuk memutus penyebaran virus Covid-19.

Namun, imbauan tersebut tidak bisa dikerjakan oleh semua orang. Ada beberapa jenis pekerjaan yang memaksa mereka harus tetap bekerja dalam kondisi pandemi corona, di antaranya jurnalis, dunia entertainment, penjual makanan, dokter, hingga tenaga apoteker.

Meski demikian, orang-orang yang dengan terpaksa tetap melakukan pekerjaannya di luar rumah tetap harus mematuhi anjuran dan pedoman menjaga kesehatan. Tak hanya itu, masyarakat juga harus tahu penanganan terhadap virus COVID-19 dengan benar.

Seperti dilansir dari The Mercury News, seorang spesialis penyakit menular yang berbasis di Orlando Florida yakni Dr. Edwin DeJesus menekankan, COVID-19 merupakan virus yang serius dalam hal penanganan dan pencegahan.

Hal ini dikarenakan orang yang terinfeksi COVID-19 dapat berakibat fatal yakni kematian. Maka perlu melakukan pencegahan dengan benar.

Bagi masyarakat yang masih harus bekerja atau berkegiatan di luar rumah perlu menjalankan protokol kebersihan sesuai anjuran dinas kesehatan.

Meskipun dalam kondisi sehat, namun kita tidak tahu apa yang telah dibawa pulang dari berkegiatan di luar rumah.

Ada beberapa langkah menurut Apartment Therapy yang wajib dilakukan ketika ingin memasuki rumah sepulang berkegiatan guna mengurangi kemungkinan mentransfer virus dan bakteri pada keluarga di rumah, berikut penjelasannya:

1. Cuci tangan dan sterilkan barang bawaan

Sebelum memasuki rumah, pertama kali yang harus dilakukan yaitu membersihkan diri sebelum membuka pintu atau memasuki rumah.

Gunakan hand sanitizer untuk mensterilkan kondisi tangan sebelum menyentuh benda apapun di rumah.

Selain menggunakan hand sanitizer, juga bisa mencuci tangan dengan sabun pada air mengalir. Setelah membersihkan tangan, perlu juga membersihkan permukaan benda yang sudah disentuh.

Barang yang dibawa juga perlu dijauhkan dari jangkauan keluarga di rumah. Semprotkan terlebih dahulu desinfektan khusus benda pada permukaan barang bawaan tersebut.

2. Mandi dan berganti pakaian

Virus tak hanya menempel pada permukaan tangan, namun bisa menempel pada badan dan pakaian. Virus corona terutama dapat bertahan pada benda mati dalam kurun waktu tertentu.

Menghindari virus berpindah dan hidup dengan inang barunya, maka disarankan untuk langsung membersihkan diri secara keseluruhan dengan langsung mandi.

Dengan mandi, bisa membersihkan virus-virus yang menempel. Baju yang digunakan keluar rumah juga harus langsung diganti dan dicuci. Bila memungkinkan, cucilah pakaian terpisah dengan pakaian lain.

3. Letakkan barang pada posisi yang tepat

Seperti yang sudah dijelaskan, virus dapat bertahan di permukaan benda dalam waktu beberapa jam.

Jika tidak membersihkan benda dengan tisu desinfektan atau cairan lain, maka harus meletakkan benda-benda tersebut pada lokasi yang tidak banyak dijangkau keluarga.

Salah satunya dapat menggantungkan tas, kunci motor atau mobil dan juga meletakkan sepatu di kamar pribadi yang tidak banyak orang berkegiatan.

4. Bersihkan permukaan rumah dengan semprotan desinfektan

Sebelum memasuki rumah, selain membersihkan dan mensterilkan diri, juga perlu mensterilkan permukaan benda yang ada dalam rumah, seperti gagang pintu, meja, kursi, kasur, peralatan makan dan sebagainya.

Permukaan paling penting yaitu gagang pintu, segera semprot atau bersihkan gagang pintu dengan tisu desinfektan sebelum dan setelah disentuh agar virus yang menempel bisa mati.

Setelah memasuki rumah dan tidak langsung mandi, maka perlu menyemprotkan desinfektan pada permukaan yang akan disentuh agar virus yang menempel di tubuh mati dan tidak menempel pada permukaan barang yang sudah disentuh.


Baca juga artikel terkait WABAH VIRUS CORONA atau tulisan menarik lainnya Cornelia Agata Wiji Setianingrum
(tirto.id - Kesehatan)

Kontributor: Cornelia Agata Wiji Setianingrum
Penulis: Cornelia Agata Wiji Setianingrum
Editor: Dewi Adhitya S. Koesno

DarkLight