STOP PRESS! Jadi Saksi di Sidang E-KTP Hari Ini, Setnov Sibuk Acara HUT Golkar

PAN Masih Cari Kandidat Tepat untuk Poros Baru Pilkada Jabar

PAN Masih Cari Kandidat Tepat untuk Poros Baru Pilkada Jabar
Wakil Ketua Umum PAN Hanafi Rais didampingi Sekjen Eddy Soeparno menyerahkan berkas pendaftaran partai kepada Ketua KPU Arief Budiman di KPU Pusat, Jumat (13/10/2017). ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay.
13 Oktober, 2017 dibaca normal 1 menit
Di saat yang sama, PAN menegaskan mereka belum mendukung pasangan Deddy Mizwar-Ahmad Syaikhu sebagaimana di pemberitaan media saat ini.
tirto.id -
Sekjen Partai Amanat Nasional Eddy Soeparno mengatakan pihaknya masih mencari nama-nama baru dalam Pilkada Jawa Barat. Eddy menyebut nama-nama yang dianggap layak untuk berkontestasi dalam merebut kursi Jabar-1. Namun, nama-nama tersebut belum final.

"Ada AA Gym, Agung Suryamal Ketua Kadin Jabar, Dedi Yusuf yang akan diusung Demokrat, sedang digodog kami yang ada di poros tengah," ujar Eddy di Gedung KPU, Jakarta, Rabu (13/10/2017).

Eddy mengatakan, PAN sudah melakukan komunikasi dengan para tokoh yang layak maju dalam Pilkada Jabar. Saat ini, sejumlah tokoh memberikan respon positif kepada poros baru. Namun, mereka memberikan syarat apabila diminta maju dalam Pilkada Jabar.

"Banyak yang mengatakan siap maju kalau didukung parpol jaminan itu yang diperlukan terutama mereka yang tak punya parpol," kata Eddy.

Di saat yang sama, PAN menegaskan mereka belum mendukung pasangan Deddy Mizwar-Ahmad Syaikhu sebagaimana di pemberitaan saat ini.

Awalnya, PAN ingin memajukan Walikota Bogor Bima Arya sebagai kandidat yang bertarung dalam Pilkada Jabar. Namun, pasca Bima menyatakan enggan bertarung dalam Pilkada Jabar 2018, PAN masih mencari kandidat terbaik untuk merebut kursi Jabar-1 dan Jabar-2 termasuk membentuk poros baru.

Mereka pun enggan mengomentari kalau Gerindra menawarkan tukar kursi kepada PAN dalam Pilwalkot Bogor untuk memenangkan Bima Arya apabila PAN dukung Demiz-Syaikhu. Mereka yakin, Bima Arya sudah cukup dikenal publik dan bisa menang tanpa harus bertukar kursi seperti isu yang beredar saat ini. "Elektabilitas sangat tinggi kita cukup percaya diri menangkan Pilwakot Bogor 2018, meskipun tak mudah," kata Eddy.

Meskipun sudah ada pembicaraan kepada kandidat calon, komunikasi di level partai masih terus berjalan. Ia tidak memungkiri pembahasan bisa berjalan lambat karena komunikasi politik masih terus berjalan. Namun, komunikasi intens dilakukan dengan PPP, Partai Demokrat, dan Gerindra. "Gerindra bukan berubah pilihan mereka datang untuk ingin melakukan komunikasi," kata Eddy.

Seperti diketahui, Pilkada Jabar sudah semakin dekat. Saat ini, sudah ada tiga nama kandidat yang digadang-gadang akan bertarung berebut kursi Jabar-1 yakni Walikota Bandung Ridwan Kamil, Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar serta Bupati Purwakarta Deddy Mulyadi.

Saat ini, baru Deddy Mizwar yang dikabarkan sudah memiliki pasangan, yakni Ahmad Syaikhu, Wakil Walikota Bekasi. Namun, Partai Gerindra yang turut mendukung pasangan Deddy Mizwar-Ahmad Syaikhu dikabarkan melirik poros lain yang kini diinisiasi PAN, Partai Demokrat, serta PPP.


Baca juga artikel terkait PILGUB JABAR 2018 atau tulisan menarik lainnya Andrian Pratama Taher
(tirto.id - thr/may)

Keyword