Perspektif
Opini para ahli terkait fenomena terkini dengan berbasis data dan riset.

Menakar Profesi Wartawan Hari Ini
Apakah muruah wartawan hari ini memang sudah tersubordinasi oleh kekuasaan sehingga begitu mudahnya untuk diintimidasi?
Indeks Perspektif

Saat Kekeringan Datang, Data Warga Bisa Menjadi Solusi Krisis
Menghadapi krisis air dan El Nino, pemantauan mata air berbasis komunitas menjadi kunci penting penyelamatan sumber air demi mencegah dampak kekeringan.

Lebih dari Diksi "Idiot": Diskriminasi Sistemik Disabilitas
Kata "idiot" hanya muara kecil dari diskriminasi. Disabilitas intelektual terus tersisih dari pendidikan, dunia kerja, hingga politik.

Menimbang Ulang Pembiayaan Nikel Berbasis Batu Bara
Target hilirisasi nikel Indonesia membawa dampak bagi perbankan nasional: mulai dari tantangan risiko kredit hingga tekanan pasar global terkait emisi.

Saling Mengawasi, Bukan Rivalitas Antarlembaga Hukum
Tindakan hukum antarlembaga seharusnya bukanlah konflik kelembagaan, melainkan esensi checks and balances demi menjaga integritas negara hukum Indonesia.

Kebanggaan Norwegia Selain Erling Haaland
Selain Erling Haaland, cara kerja sovereign wealth fund (SWF) di Norwegia menjadi kebanggaan warganya, yang juga patut dicontoh Indonesia.

Tafsir "Kita" dan Pelajaran Komunikasi dari Polemik MBG
Semakin besar kewenangan pejabat, semakin besar pula tanggung jawabnya untuk memastikan pesan yang disampaikan dipahami secara tepat oleh publik.

Ketika ASN Akademik Diukur dengan Logika Pabrik
Problem terbesar regulasi semacam ini mungkin bukan pada niat normatifnya, melainkan pada kultur birokrasi yang melingkupinya.

Ikhtiar Menjadikan Berita Sebagai Hak Cipta
Urgensinya sudah jelas: berita yang dibuat dengan kerja keras, sudah waktunya benar-benar dihargai sebagai karya, bukan komoditas gratis.

Islamisme Influencer dan Krisis Otoritas Digital
Islam di ruang digital adalah keniscayaan. Yang harus dijaga ialah agar agama tidak berubah menjadi mesin kemarahan politik tanpa tanggung jawab sosial.

Bias Metodologis di Balik Survei Kepuasan Pemerintahan
Bedah bias metodologis survei kepuasan pemerintahan Prabowo-Gibran 72,2%. Mengapa angka ini kontras dengan realitas anjloknya rupiah & PHK massal?
Masuk tirto.id












