Muhammadiyah Tetapkan Idul Fitri Jatuh pada 25 Juni 2017

Muhammadiyah Tetapkan Idul Fitri Jatuh pada 25 Juni 2017
Umat muslim mengikuti salat Idulfitri di Masjid Istiqlal, Jakarta, Rabu (6/7). ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma.
Reporter: Yuliana Ratnasari
20 Juni, 2017 dibaca normal 1 menit
Menurut Sekretaris Majelis Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Pamekasan, pengumuman itu sesuai dengan ketetapan Muhammadiyah pusat.
tirto.id - Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1438 Hijriah telah ditetapkan ormas Islam Muhammadiyah di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur. Muhammadiyah memutuskan perayaan Lebaran tahun ini jatuh pada Minggu, 25 Juni 2017.

Menurut Sekretaris Majelis Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Pamekasan Azis Maulana, pengumuman itu sesuai dengan ketetapan Muhammadiyah pusat.

"Pengurus Muhammadiyah pusat telah menetapkan bahwa tanggal 1 Syawal 1438 Hijriah bertepatan dengan tanggal 25 Juni 2017," kata Azis sebagaimana dikutip dari Antara.

Azis menjelaskan, Pengurus Daerah (PD) Muhammadiyah Pamekasan akan menggelar salat Idul Fitri di halaman Bakorwil IV di sebelah utara area Monumen Arek Lancor, Pamekasan.

Diundang sebagai khatib ialah pengasuh Rumah Quran Mulia, Jakarta KH Muhammad Nurul Anwar.

Azis yang juga dosen Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Khairat ini lebih lanjut menjelaskan, pengasuh rumah Quran itu akan membahas tema "Bersama Keluarga Reuni ke Surga, Membangun Keberkahan Hidup dengan Al Quran dan Amal Sholeh".

Di Kabupaten Pamekasan ormas Muhammadiyah merupakan ormas terbesar kedua setelah Nahdlatul Ulama (NU).

Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah menentukan awal pertama Ramadan 1438 Hijriyah pada tanggal 27 Mei 2017, sedangkan Idul Fitri jatuh pada 25 Juni 2017.

Menurut Azis Maulana, penetapan ini dilakukan berdasarkan hisab hakiki wujudul hilal.

Berdasarkan perhitungan, pada saat itu bulan sudah berada di atas ufuk di seluruh wilayah Indonesia.

Muhammadiyah juga telah menetapkan beberapa penanggalan lainnya. Di antaranya 1 Zulhijah 1438 H pada hari Rabu Kliwon 23 Agustus 2017, Hari Arafah atau 9 Zulhijah 1438 H pada Kamis Pon 31 Agustus 2017, dan Hari Raya Idul Adha atau 10 Zulhijah 1438 H pada hari Jumat Wage 1 September 2017.

Sementara itu, pada Hari Raya Idul Futri 1438 Hijriah kali ini, salat Id warga Muhammadiyah Pamekasan akan digelar di 14 titik se-Kabupaten Pamekasan.

Sebelumnya, Tarekat Naqsabandiyah Sumatera Barat telah menetapkan perayaan Idul Fitri pada Sabtu, 24 Juni 2017 mendatang.

"Kami memulai satu Ramadan pada 25 Mei 2017 sehingga usai tiga puluh hari melaksanakan puasa langsung diikuti Salat Id keesokannya," kata Pimpinan Naqsabandiyah Sumbar Syafri Malin Mudo, di Padang, Selasa (20/6/2017).

Sistem penetapan Idul Fitri, Syafri menyebutkan, tetap sama setiap tahunnya, sedangkan yang berbeda hanya hari dan tanggalnya. Ketetapan ini, kata dia, berdasarkan hisab dengan menghitung malam.

Salat Id mendatang akan dipusatkan di musala Baitul Makmur, Pasar Baru Kecamatan Pauh Padang tepat pukul 08.00 WIB.

Baca juga artikel terkait LEBARAN 2017 atau tulisan menarik lainnya Yuliana Ratnasari
(tirto.id - rat/rat)

Keyword