Menuju konten utama

Mengenal Apa Itu Satelit Alam dan Buatan Beserta Contohnya

Satelit diartikan sebagai benda langit yang ditugaskan untuk selalu mengikuti dan memutari planetnya masing-masing.

Mengenal Apa Itu Satelit Alam dan Buatan Beserta Contohnya
Planet-planet tata surya. Matahari, Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, Neptunus. Galaksi, nebula, bintang. Format lebar. FOTO/iStockphoto

tirto.id - Alam raya terdiri dari ribuan sampai miliaran bintang, salah satunya disebut sebagai Matahari. Ternyata, benda panas berukuran besar ini berperan sebagai pusat dari suatu sistem yang bernama tata surya.

Menurut catatan Sumber Belajar Kemendikbud, terungkap bahwa tata surya merupakan sistem yang isinya meliputi Matahari (pusatnya), planet-planet, komet, meteor, satelit, dan asteroid. Dengan kata lain, tata surya didefinisikan sebagai kumpulan benda langit yang condong terhadap Matahari.

Penetapan Matahari sebagai pusat tata surya sudah pasti memiliki alasan. Sebab, benda panas dan besar ini memiliki gaya gravitasi yang menyebabkan benda di sekelilingnya berputar sesuai lingkaran lintasannya.

Sebagaimana tertera dalam buku ajar IPA (2020:13) yang ditulis Haris Danial dan Ismiyati Ano,

terungkap bahwa tata surya terdiri atas delapan buah planet dan satu bintang (Matahari) sebagai pusatnya. Planet-planet tersebut dikelilingi oleh benda yang disebut satelit. Lantas, apa sebenarnya satelit ini?

Definisi Satelit

Seperti yang diungkapkan sebelumnya, tata surya memiliki sistem tersendiri. Komponen-komponen di dalamnya saling melengkapi dan punya fungsi satu sama lain. Salah satu komponen tersebut adalah satelit.

Istilah kata satelit ini diambil dari bahasa Latin, yakni satelles yang memiliki arti ‘pelayan atau seseorang yang tugasnya melayani individu tertentu’ (hlm.13).

Namun, definisi satelit dalam sistem tata surya diartikan sebagai benda langit yang ditugaskan untuk selalu mengikuti dan memutari planetnya masing-masing.

Jenis benda langit yang satu ini dikelompokkan menjadi dua jenis, yaitu satelit alam dan buatan. Berikut ini penjelasan mengenai kedua kelompok satelit tersebut.

Satelit Alam

Seperti namanya, satelit-satelit yang masuk dalam kategori ini diklaim sudah ada dalam sistem tata surya. Contoh terdekat yang dapat dilihat langsung dengan mata telanjang dari Bumi adalah satelit bernama Bulan.

Selain Bulan, ada beberapa satelit alami lain yang memutari beberapa planet. Berikut ini beberapa nama satelit tersebut.

  1. Mars: terdapat satelit bernama Deimos dan Phobos.
  2. Yupiter: terdapat 63 satelit, empat yang terkenal paling besar bernama Ganymede, Callisto, Io, dan Europa.
  3. Saturnus: memiliki 60 satelit, salah dua di antaranya bernama Titan dan Enceladus.
  4. Uranus: tercatat punya 27 satelit, lima yang paling besar disebut Titania, Oberon, Umbriel, Ariel, dan Miranda.
  5. Neptunus: diklaim memiliki 13 satelit, salah satu yang terbesar disebut sebagai Triton.

Satelit Buatan

Berbeda dengan kategori alam, satelit buatan dibuat melalui tangan manusia. Ketika manusia ingin menaruh benda tersebut menjadi satelit, diperlukan roket sebagai media pengantarnya ke langit.

Terkait fungsi pembuatannya, yakni untuk membantu bidang komunikasi, pemetaan, pemeriksaan cuaca, dan hal lain-lain demi keperluan hidup manusia di Bumi. Salah satu contoh satelit buatan tersebut adalah Palapa milik Republik Indonesia.

Baca juga artikel terkait TATA SURYA atau tulisan lainnya dari Yuda Prinada

tirto.id - Pendidikan
Kontributor: Yuda Prinada
Penulis: Yuda Prinada
Editor: Alexander Haryanto