Mengais Rezeki Ramadan dengan Mematung

Wajah Rangga dilumuri cat sablon sesaat sebelum mengamen menjadi patung di sekitar Stasiun Tebet, Jakarta. tirto.id/Andrey Gromico
anak-anak pengamen patung berjalan menuju tempat pusat keramaian di sekitar Stasiun Tebet, Jakarta. tirto.id/Andrey Gromico
(Dari kiri) Handoko, Wira, dan Rangga saat mengamen menjadi patung di sekitar Stasiun Tebet, Jakarta. tirto.id/Andrey Gromico
Wira mengamen menjadi patung di kawasan kuliner Tebet, Jakarta. tirto.id/Andrey Gromico
Rangga mengamen menjadi patung di kawasan kuliner Tebet, Jakarta. tirto.id/Andrey Gromico
Sekelompok anak remaja mengais rezeki di bulan Ramadan dengan mengamen menjadi patung di sekitar bilangan Tebet, Jakarta Selatan.
16 Mei 2019
Sekelompok anak remaja mengais rezeki di bulan Ramadan dengan mengamen menjadi patung di sekitar bilangan Tebet, Jakarta Selatan. Wira, Rangga dan Handoko rela melumuri tubuhnya dengan cat sablon mengkilap warna merah dan perak layaknya patung. Rute ngamen mereka mulai dari pintu stasiun Tebet, kolong jembatan layang Tebet hingga ke kawasan kuliner Tebet saat jelang buka puasa. Setiap harinya mereka mematung hingga jam 10 malam untuk mendapatkan sumbangan seiklasnya. Selama bulan Ramadan ini, per harinya mereka mampu mendapatkan Rp. 100.000 dari saweran mematung di jalan. tirto.id/Andrey Gromico.