tirto.id - MDI Ventures memperoleh sertifikasi ISO 37001 Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) dari SUCOFINDO International Certification Services pada 24 Desember 2025.
Sertifikasi ini menjadi bagian dari upaya MDI Ventures memperkuat tata kelola perusahaan sekaligus mencegah terjadinya penyuapan dalam proses bisnis. MDI Ventures menerapkan langkah pencegahan, deteksi, hingga penanganan risiko penyuapan secara terstruktur.
Sebagai perusahaan corporate venture capital (CVC), MDI Ventures berinteraksi dengan berbagai pihak dalam menjalankan aktivitas bisnisnya, mulai dari founder, mitra korporasi, investor, hingga vendor. Kondisi tersebut membuat tata kelola dan kepatuhan menjadi bagian penting dalam setiap proses investasi maupun kerja sama.
ISO 37001 merupakan standar internasional yang memberikan kerangka bagi organisasi dalam membangun sistem manajemen anti-penyuapan. Penerapannya mencakup kebijakan, prosedur, mekanisme pelaporan, serta pengendalian yang diperlukan untuk mengelola risiko penyuapan.
Direktur MDI Ventures Roby Roediyanto mengatakan sertifikasi tersebut diharapkan dapat memastikan penerapan prinsip tata kelola perusahaan berjalan dalam aktivitas bisnis sehari-hari.
“Sertifikasi ini memperjelas bagaimana prinsip good governance diterapkan dalam praktik sehari-hari, termasuk dalam proses investasi, kemitraan, dan pengambilan keputusan,” jelasnya melalui siaran resmi MDI Ventures pada Rabu (14/1/2026).
Dalam aktivitas investasi di sektor startup, sejumlah proses dinilai memiliki potensi risiko integritas. Di antaranya deal sourcing, evaluasi dan keputusan investasi, pemilihan mitra dan vendor, pengelolaan sponsorship atau kegiatan, hingga hubungan dengan pihak ketiga.
Melalui penerapan SMAP, MDI Ventures memperkuat mekanisme pengendalian internal dan meningkatkan pemahaman karyawan terkait risiko penyuapan. Sistem tersebut diterapkan agar proses kolaborasi dan pengambilan keputusan dapat berlangsung secara transparan dan akuntabel.
“Kepercayaan adalah pondasi utama bagi CVC yang menjadi penghubung antara korporasi besar, startup, dan mitra strategis. Dengan ISO 37001, kami memastikan proses operasional dan investasi dijalankan dengan standar anti-penyuapan yang diakui secara global, sehingga kepercayaan dibangun bukan hanya lewat reputasi, tetapi juga melalui sistem yang terstruktur dan teruji,” tutup Roby.
Penerapan ISO 37001 juga mencakup sejumlah aspek tata kelola, seperti due diligence terhadap pihak ketiga, pengelolaan gratifikasi dan konflik kepentingan, kanal pelaporan, serta pelatihan bagi karyawan.
Langkah itu melengkapi upaya MDI Ventures dalam memperkuat tata kelola perusahaan. Sebelumnya, MDI Ventures berhasil memperoleh predikat “Indonesia Trusted Company” untuk kedua kalinya secara berturut-turut dalam ajang Corporate Governance Perception Index (CGPI) pada penghujung 2025.
Sebagai perusahaan CVC, MDI Ventures tetap menerapkan sistem pengendalian tersebut dengan mempertimbangkan karakteristik bisnis yang melibatkan berbagai pihak eksternal dan membutuhkan fleksibilitas dalam menjalankan aktivitas investasi.
“MDI menegaskan bahwa sertifikasi ini menjadi momentum untuk penguatan tata kelola secara berkelanjutan, yang dijalankan melalui evaluasi dan audit berkala. Informasi terkait tata kelola dan kepatuhan juga akan tersedia melalui website resmi perusahaan, sebagai bagian dari komitmen MDI terhadap transparansi dan akuntabilitas kepada para pemangku kepentingan,” pungkasnya.
Editor: Addi M Idhom
Masuk tirto.id


































