Menuju konten utama

Malaysia Protes soal Kabut Asap Karhutla, Ini Kata Puan Maharani

Puan Maharani serukan penanganan karhutla tidak berhenti saat api padam, melainkan wajib mencakup mitigasi dampak pascakebakaran.

Malaysia Protes soal Kabut Asap Karhutla, Ini Kata Puan Maharani
Ketua DPR Puan Maharani menyampaikan pidato dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2025 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (15/8/2025). ANTARAFOTO/Rivan Awal Lingga/app/rwa.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Ketua DPR RI, Puan Maharani, mendesak Kementerian Luar Negeri untuk segera membangun komunikasi efektif dengan Malaysia. Langkah tersebut guna merespons protes akibat dampak kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) asal Kalimantan ke negara tetangga.

"Nanti saya akan koordinasikan meminta kepada kementerian khususnya kementerian luar negeri untuk bisa melakukan komunikasi yang efektif dan baik untuk bisa memberikan masukan atau koordinasi terkait dengan hal ini," kata Puan dalam konferensi pers, Kamis (27/8/2026).

Dia bilang, karhutla di Indonesia, khususnya di Kalimantan, memang berpotensi menimbulkan dampak hingga ke negara tetangga.

"Biasanya terjadinya kebakaran di Kalimantan ini memang efeknya itu akan juga terdampaknya negara-negara tetangga," ujarnya.

Jaminan Kesehatan dan Pendidikan Pasca-Bencana Karhutla

Bersamaan dengan itu, Puan menyerukan agar penanganan karhutla di dalam negeri tidak berhenti hanya sampai api padam. Dia menekankan, penanganan harus mencakup mitigasi dampak pascakebakaran.

“Karena bukan hanya saat ini saja atau kebakarannya saja, namun nanti pasca sesudah selesai kebakarannya itu apa yang akan dilakukan,” ujar Puan.

Kata Puan, pemerintah harus bisa menjamin kesehatan, pendidikan anak, serta rehabilitasi tempat-tempat yang juga terdampak. Termasuk, memperkuat langkah antisipasi dan penanganan melalui koordinasi lintas kementerian.

Baca juga artikel terkait KETUA DPR PUAN MAHARANI atau tulisan lainnya dari Rahma Dwi Safitri

tirto.id - Flash News
Reporter: Rahma Dwi Safitri
Penulis: Rahma Dwi Safitri
Editor: Siti Fatimah