Menuju konten utama

Lowongan CPNS Polri 2018: Daftar Lulusan S1 & D3 yang Dibutuhkan

Lulusan D-III Keperawatan dan S-1 Dokter Umum menjadi formasi yang paling banyak dibutuhkan oleh Polri dalam seleksi penerimaan CPNS 2018.

Lowongan CPNS Polri 2018: Daftar Lulusan S1 & D3 yang Dibutuhkan
Suasana tes Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). ANTARA FOTO/Eric Ireng

tirto.id - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) membuka 559 formasi untuk lowongan calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2018 yang pengumumannya sudah diterbitkan sejak Rabu (20/9/2018). Lulusan D-III Keperawatan dan S-1 Dokter Umum menjadi formasi yang paling banyak dibutuhkan oleh Polri.

Untuk tahun ini, formasi yang disediakan dalam lowongan CPNS Polri adalah 559 formasi, dengan rincian 56 untuk lulusan cumlaude, 11 untuk disabilitas, 16 untuk putra/putri Papua dan Papua Barat, serta 476 untuk pendaftar umum.

Berdasarkan Pengumuman Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor Peng/4/IX/KEP./2018 tentang Pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Polri T.A. 2018 dan Rencana Penempatan, pendaftaran CPNS di lingkungan Polri dimulai pada 26 September 2018 dan berakhir pada 3 Oktober 2018 pukul 23.59 WIB.

Pendaftaran ini, seperti pendaftaran untuk seleksi penerimaan CPNS 2018 yang lain, dilakukan dengan cara peserta membuat akun di portal sscn.bkn.go.id. Peserta hanya dapat memilih satu instansi dan satu jabatan.

Dalam seleksi penerimaan CPNS 2018 di lingkungan Polri, peserta melalui tiga tahapan dalam seleksi CPNS secara umum, yaitu seleksi administrasi, Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Setelah itu, terdapat empat tahap lain, yaitu pemetaan/pemeriksaan kesehatan, pemetaan psikologi, pemetaan kesamaptaan jasmani, dan penelusuran mental kepribadian (PMK).

Berikut daftar jabatan, jumlah formasi, dan kualifikasi pendidikan yang dibutuhkan Polri dalam lowongan CPNS tahun ini.

  • 10 formasi Pranata Laboratorium Kesehatan Teramil untuk kualifikasi pendidikan D-III Analis Laboratorium, dengan rician 1 putra/putri Papua/Papua Barat dan 9 umum.
  • 7 formasi Analis Kesehatan untuk kualifikasi pendidikan S1/D-IV Kesehatan Masyarakat/Kebijakan Kesehatan, dengan rincian 3 cumlaude, 1 putra/putri Papua/Papua Barat, dan 3 umum.
  • 36 formasi Pengelola Kefarmasian untuk kualifikasi pendidikan D-III Ilmu Farmasi dengan rincian 2 putra/putri Papua/Papua Barat dan 34 umum.
  • 43 formasi Bidan Terampil untuk kualifikasi pendidikan D-III Kebidanan, dengan rincian 2 putra/putri Papua/Papua Barat dan 41 umum.
  • 5 formasi Nutrisionis Terampil untuk kualifikasi pendidikan D-III Gizi dengan rincian seluruhnya umum.'
  • 7 formasi Nutrisionis Ahli Pertama untuk kualifikasi pendidikan S1 Gizi, dengan rincian empat cumlaude dan 4 umum.
  • 18 formasi Dokter Spesialis Ahli Pertama untuk kualifikasi pendidikan Dokter Spesialis dengan rincian 3 cumlaude, 2 putra/putri Papua/Papua Barat, dan 13 umum.
  • 139 formasi Dokter Umum Ahli Pertama, untuk kualifikasi pendidikan S-1 Dokter Umum dengan rincian 34 cumlaude, 2 putra/putri Papua/Papua Barat, dan 103 umum.
  • 10 formasi Analis Pembinaan Profesi Keuangan untuk kualifikasi pendidikan S-1/D-IV Akuntansi, dengan rincian 1 putra/putri Papua/Papua Barat, 5 disabilitas, dan 4 umum.
  • 18 formasi Analis Pengembangan SDM Aparatur, untuk kualifikasi pendidikan S-1 Psikologi, dengan rincian 4 cumlaude, 2 putra/putri Papua/Papua Barat, 1 disabilitas, dan 11 umum.
  • 40 formasi Analis Perencanaan Penganggaran untuk kualifikasi pendidikan S-1/D-IV Ekonomi Pembangunan/Akuntansi/Manajemen dengan rincian 7 cumlaude, 1 putra/putri Papua/Papua Barat, 5 disabilitas, dan 27 umum.
  • 169 formasi Perawat terampil untuk kualifikasi pendidikan D-III Keperawatan, dengan rincian 2 putra/putri Papua/Papua Barat dan 167 umum.
  • 27 formasi Pengelola Alih Teknologi untuk kualifikasi pendidikan D-III Teknik Informatika/Manajemen Teknik Informatika/Telekomunikasi, seluruhnya untuk umum.
  • 11 formasi Analis Laboratorium untuk kualifikasi pendidikan D-III Analis Laboratorium, seluruhnya untuk umum.
  • 10 formasi Radiografer Terampil untuk kualifikasi pendidikan D-III Radiologi, seluruhnya untuk umum.
  • 9 formasi Penata Rontgen untuk kualifikasi S-1/D-IV Radioterapi/Teknik Radiologi, rinciannya 2 cumlaude dan 7 umum.

Informasi lebih lanjut mengenai rekrutmen Polri dapat dipantau melalui laman resmi BKN di sscn.bkn.go.id. Selain itu, calon pelamar juga dapat memantau rincian formasi, jumlah kuota yang dibutuhkan, dan syarat pendaftaran di cpns.polri.go.id.

Baca juga artikel terkait CPNS 2018 atau tulisan lainnya dari Fitra Firdaus

tirto.id - Sosial budaya
Penulis: Fitra Firdaus
Editor: Fitra Firdaus