tirto.id - Lirik lagu SEVENTEEN "THUNDER" tengah hangat jadi bahan perbincangan para penikmat musik K-Pop. Lagu THUNDER telah dirilis perdana pada Senin, 26 Mei 2025. Lagu tersebut juga sekaligus menjadi penanda comeback boy group berlabel PLEDIS Entertainment, SEVENTEEN, di industri musik Korea Selatan.
Lagu THUNDER milik SEVENTEEN ini menjadi lagu utama dari album terbaru boy group tersebut yang bertajuk HAPPY BURSTDAY. Dalam album tersebut nantinya akan berisikan 16 lagu, termasuk lagu solo dari para member SEVENTEEN.
Selain menjadi penanda kembalinya SEVENTEEN, lagu THUNDER juga sekaligus menjadi momen perayaan debut mereka yang telah genap menginjak ke-10 setelah debut perdana pada 2015 lewat lagu Adore U.
SEVENTEEN sendiri merupakan boy band asal Korea Selatan yang dibentuk oleh PLEDIS Entertainment. Grup ini terdiri dari 13 anggota yang dibagi berdasarkan spesialisasi keahlian masing-masing ke dalam 3 sub-unit, yakni Hip-Hop Unit, Vocal Unit, dan Performance Unit.
Selain dikenal lewat lagu fenomenalnya yang berjudul Adore U, SEVENTEEN juga memiliki sederet lagu hits lainnya, seperti Mansae, Pretty U, Very Nice, Boom Boom, Don't Wanna Cry, Clap, Thanks, Happy Ending, My My, Ready To Love, dan masih banyak lagi.
Sejak debut di tahun 2015 lalu, boy band ini tercatat telah meraih sederet penghargaan bergengsi, seperti Mnet Asian Music Award 2024, Golden Disc Award Song Division 2024, Bonsang Award, MTV Video Music Award 2024, MAMA Award, dan lainnya.
Di tahun 2025 ini, SEVENTEEN merilis lagu terbarunya berjudul THUNDER sekaligus menjadi penanda comeback boy band tersebut. Intip lirik dan makna lagu terbarunya itu berikut ini.
Lirik Lagu "THUNDER" oleh SEVENTEEN
Tteoreojyeo flash onmomi crash
Hoeroga michyeobeoryeosseo jemeotdaero
Now one and two, eksel balba
Everybody say, "Woah-oh, woah-oh"
Uh, maeil iruneun johwa dallajin DNA
Sinnameun deomiya, ah, gibun eotteokae
Dallajin donggongeul huihanhadago da nollyeodaemyeon eottae
Ige da kkumiramyeon geuge deo aswiul geonman gateunde
Da moyeobwa nalttwieoboja
Uri bameun tteugeounikka
Chingudeul ring, ring, yeonggamdo ring, ring
Tteoolla machi beongaecheoreom beonjjeok
Alo, alo, T-H-U-N-D-E-R
Alo, alo, beongaecheoreom chajawatda
Alo, alo, T-H-U-N-D-E-R
Alo, alo, tteoolla machi beongaecheoreom beonjjeok
Gyesok geollyeooneun jeonhwabel sori
Beongaecheoreom gyesok jjiritjjirit ttakkeumhaeyo
Gyesok geollyeooneun jeonhwabel sori
Beongaecheoreom gyesok jjiritjjirit ttakkeumhaeyo
Jjiritjjirit like
Somuni cham ppalla tto sikkeulbeokjeok hae
Mollyeodeuneun inpa, ah, gibun eotteokae
Urineun tteut moreugo unjeonhaji ana geokjeongma sigye
Siganeun jeonghwaki yeorilgopsi yeorilgobeuro matchwonoeulge
Tto moyeobwa nalttwieoboja
Uri bameun tteugeounikka
Geuttae machim ring, ring, yeonggamdo ring, ring
Tteoolla machi beongaecheoreom beonjjeok
Alo, alo, T-H-U-N-D-E-R
Alo, alo, beongaecheoreom chajawatda
Alo, alo, T-H-U-N-D-E-R
Alo, alo, tteoolla machi beongaecheoreom beonjjeok
Gyesok geollyeo oneun jeonhwabel sori
Beongaecheoreom gyesok jjiritjjirit ttakkeumhaeyo
Gyesok geollyeo oneun jeonhwabel
Sori beongaecheoreom gyesok
jjiritjjirit ttakkeumhaeyo
Jjiritjjirit, jjiritjjirit like
Tteoolla machi beongae cheoreom beonjjeok
Arti Lirik Lagu "THUNDER" - SEVENTEEN
Kilatan cahaya jatuh, seluruh tubuhku pun terguncang
Sistemku rusak, tak bisa dikendalikan lagi
Aku kehilangan arah, tekan gas lebih dalam
Semua ikut berseru, “Woah-oh, woah-oh”
Bila tiap hari begini, aku suka DNA ku pun berubah
Kegembiraan ini bonus, hatiku meluap tak terkendali
Kalau mereka heran lihat sorot mataku berubah, biar saja
Andai ini hanya mimpi, rasanya akan jauh lebih menyakitkan bila hilang
Ayo semua kumpul, mari kita lepas kendaliv
Karena malam ini begitu membara
Ponsel teman berbunyi, inspirasi pun berdenting
Tiba-tiba terlintas, seperti kilat yang menyambar
Halo, halo, K-I-L-A-T datang menerjang
Seperti petir, ia hadir tanpa aba-aba
Halo, halo, K-I-L-A-T
Alo, alo, tiba-tiba terbit seperti cahaya kilat di langit malam
Nada telepon terus berbunyi tiada henti
Seperti tersengat petir, berdenyut dan menyakitkan
Nada dering itu tak berhenti mengejarku
Rasa itu seperti aliran listrik menyengat batin ini
Terasa menggetarkan, seperti setrum yang manis
Rumor menyebar cepat, suasana pun makin riuh
Kerumunan mengalir datang hatiku makin terbakar
Kami tak menyetir di awan, jadi jangan khawatir
Waktu kami pas, pukul 17:17, segalanya sudah disiapkan
Kumpulkan semua mari kita berlari liar
Karena malam ini menyala membara
Saat itu juga dering datang, inspirasi mengalir
Dan tiba-tiba tercetus, secepat petir di langit
Halo, halo, K-I-L-A-T mengetuk hatimu
Seperti kilat hadir saat tak disangka
Alo, alo, sang kilat tak terhindarkan
Alo, alo, tiba-tiba membuncah seperti kilat menerangi malam
Dering ponsel yang tak henti
Seperti petir sengatannya tajam namun merayu
Panggilan datang tanpa jeda
Tersentak terus serasa ada aliran rindu yang menyengat
Seperti kilatan kecil menyentuh kalbu
Dan kilat itu menyala menerangi rasa yang tak bisa disembunyikan
Makna Lirik Lagu "THUNDER" - SEVENTEEN
Lagu THUNDER milik SEVENTEEN memiliki makna tentang semangat anak muda yang meledak-ledak seperti petis. Lewat bait-bait liriknya, lagu tersebut memberikan gambaran tentang energi besar yang dimiliki oleh para member SEVENTEEN.
THUNDER ini seolah mengisyaratkan tentang para member SEVENTEEN yang kuat dan penuh semangat, serta tak kenal lelah dalam bekerja.
Selain menggambarkan tentang semangat, lagu THUNDER Juga memberikan pesan tentang persahabatan, terutama di kalangan para member SEVENTEEN yang telah berjuang bersama selama 10 tahun. Lewat kebersamaan tersebut juga, mereka menjadi lebih kuat dan mampu terus melangkah maju menatap masa depan.
Penulis: Imanudin Abdurohman
Editor: Wisnu Amri Hidayat
Masuk tirto.id





























