Lagu Lama Soal Anak PKI yang Diulang di "Jokowi Undercover"

Oleh: Iswara N Raditya - 31 Desember 2016
Dibaca Normal 1 menit
Setelah ditetapkan sebagai tersangka, Bambang Tri mengakui bahwa ia menulis buku tersebut hanya berdasarkan asumsi dan tidak punya data-data yang valid.
tirto.id - Penulis buku berjudul “Jokowi Undercover”, Bambang Tri Mulyono, telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Polda Metro Jaya dengan tuduhan pemalsuan data. Bambang Tri ditangkap atas laporan Michael Bimo Putranto yang namanya disangkutkan dalam dalam penulisan buku kontroversial yang isinya menyudutkan Presiden Joko Widodo tersebut.

Michael Bimo merasa nama baiknya dicemarkan oleh Bambang Tri Mulyono karena ia disebut satu keturunan dengan Presiden Jokowi. Bahkan, dalam buku “Jokowi Undercover”, Bambang Tri menuliskan bahwa keluarga Michael Bimo terhubung dengan Partai Komunis Indonesia (PKI). Pihak Michael Bimo pun membantah tegas tulisan Bambang Tri tersebut.

Dalam buku “Jokowi Undercover”, Bambang Tri menulis bahwa ibu kandung Jokowi juga merupakan ibu kandung Michael Bimo Putranto. Bambang Tri meyakini bahwa Sudjiatmi bukanlah perempuan yang melahirkan Jokowi. Ia juga mempertanyakan siapa sebenarnya ibu kandung Jokowi dan mengapa Jokowi menutupi jatidiri ibunya sendiri.

“Bahwa Ibu Sudjiatmi bukan ibu kandung Jokowi, sudah demikian jelas terungkap dari fakta-fakta yang saya uraikan di depan,” tulis Bambang Tri dalam bukunya pada halaman 153.

“Tapi Tuhan tidak adil kalau Dia tidak memberi jalan kepada kita mengetahui siapa ibu kandung Jokowi, karena banyak orang mengaku sebagai kiai dan santri justru ikut-ikutan menganggap tidak penting siapa ibu kandung Jokowi,” tulis Bambang Tri lagi.

Ia juga meyakini Jokowi merupakan anak PKI tulen dengan menyebut bahwa ayah Jokowi, Widjiatno Noto Mihardjo, adalah tokoh berpengaruh di PKI. “Jokowi sudah mengaku bahwa bapaknya bernama Widjiatno Noto Mihardjo, meskipun dia menyembunyikan foto bapaknya itu seperti orang menyembunyikan gambar porno dari mata anak-anak kecil,” tulis Bambang Tri.

Tuduhan Bambang Tri sejatinya bukan barang baru. Sejak Pemilihan Presiden 2014, tuduhan Jokowi sebagai anak PKI sudah dihembuskan. Bahkan nama Widjiatno Noto Mihardjo pun sudah muncul pada masa kampanye Pemilihan Presiden itu. Sejauh ini tidak ada bukti akurat yang bisa membuktikan tuduhan tersebut sehingga soal ini masih sebetas rumor, gosip, propaganda bahkan fitnah.

Setelah ditetapkan sebagai tersangka dan diperiksa oleh pihak kepolisian, Bambang Tri mengakui bahwa ia menulis buku tersebut hanya berdasarkan asumsi dan tidak mempunyai data-data yang valid serta cuma untuk mencari sensasi.

"Tersangka tidak memiliki dokumen pendukung sama sekali terkait tuduhan pemalsuan data Bapak Jokowi saat pengajuan sebagai calon presiden," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri, Brigjen Pol Rikwanto, Sabtu (11/12/2016).

"Motif tersangka sebagai penulis hanya didasarkan atas keinginan untuk membuat buku yang menarik perhatian masyarakat," tambah Rikwanto.

Baca juga artikel terkait BAMBANG TRI MULYONO atau tulisan menarik lainnya Iswara N Raditya
(tirto.id - Hukum)

Reporter: Iswara N Raditya
Penulis: Iswara N Raditya
Editor: Iswara N Raditya