Menuju konten utama

La Roche-Posay Perkenalkan Pelembab Effaclar Supramolecular

Pelembab harian untuk kulit berminyak ini dilengkapi dengan teknologi Supramolecular untuk membantu memberikan 48 jam Matte Hydration.

La Roche-Posay Perkenalkan Pelembab Effaclar Supramolecular
La Roche-Posay Effaclar Supramolecular 3. FOTO/Dok. La Roche-Posay
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Pori yang tampak besar dan kulit wajah yang berminyak merupakan dua concern utama konsumen dengan profil kulit berminyak. La Roche-Posay, brand perawatan kulit dermatologis #1 di dunia yang telah direkomendasikan oleh lebih dari 100.000 dermatolog memperkenalkan inovasi terbarunya La Roche-Posay Effaclar Supramolecular. Pelembab harian untuk kulit berminyak ini dilengkapi dengan teknologi Supramolecular yang telah dipatenkan untuk membantu memberikan 48 jam Matte Hydration; samarkan tampilan pori besar dan kilap, serta siap tampil #PicturePorefect sepanjang hari.

Sebanyak 64% masyarakat Indonesia1 memiliki profil kulit berminyak yang seringkali datang dengan keluhan pori yang terlihat tampak lebih besar dan kulit tampak greasy/ mengkilap. Tidak jarang, konsumen menjadi kurang percaya diri bertemu orang maupun berada di depan kamera atau bergantung pada produk makeup mattifying seperti penggunaan loose powder hingga blotting paper yang berlebihan untuk mengurangi kilap. Namun, cara tersebut hanya membantu mengurangi minyak yang sudah muncul di permukaan kulit.

Untuk mencegah minyak berlebih di wajah, dibutuhkan perawatan harian yang membantu mengontrol produksi sebum dari sumbernya.

“Selama lebih dari 50 tahun, La Roche-Posay konsisten menghadirkan #LifeChangingSkincare berbasis sains dan kolaborasi erat dengan dermatolog. Maka dari itu, kami memperkenalkan teknologi Supramolecular yang telah dipatenkan dan hanya dimiliki oleh La Roche Posay untuk menjawab kebutuhan konsumen dengan tampilan pori besar dan kulit berminyak. La Roche-Posay Effaclar Supramolecular bekerja lebih presisi pada area produksi sebum untuk mencegah minyak berlebih di wajah dari sumbernya, sekaligus menjaga hidrasi kulit,” ungkap Pandu Brodjonegoro, Marketing Director L’Oréal Dermatological Beauty Indonesia.

Produksi Sebum Berlebih Bisa Membuat Pori Meregang dan Membuatnya Terlihat Besar

Kulit berminyak banyak ditemukan pada rentang usia 15–39 tahun, dengan produksi sebum berlebih yang dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor; mulai dari hormon, jenis kelamin, etnis, hingga pola tidur. Ketika produksi sebum tidak dikontrol dengan baik, pori dapat terlihat semakin besar dan wajah juga terlihat lebih greasy/ mengkilap.

“Kunci dari menjawab concern ini ada pada memahami cara kerja pori-pori di kulit, yaitu bukaan kecil pada kulit yang menjadi jalur tumbuhnya rambut halus maupun kelenjar minyak (sebaceous gland). Seringkali, keluhan konsumen dengan oily skin disebabkan oleh produksi sebum berlebih dari dalam kelenjar minyak yang membuat pori menjadi lebih stretched dari bawah permukaan kulit,” ujar Dr. Stanley Setiawan, Sp. D.V.E., FINSDV, FAADV, Indonesia Board Certified Dermatologist.

Masih banyak konsumen yang masih memiliki miskonsepsi terhadap pori; mulai dari menganggap temperatur air dapat mempengaruhi tampilan pori, hingga asal atau bahkan menghindari pemakaian pelembab harian. Dr. Stanley melanjutkan, “Tampilan pori lebih dipengaruhi oleh penggunaan skincare yang dapat menjaga kebersihan pori. Penggunaan pelembab harian, yang mengandung Salicylic Acid dan Niacinamide misalnya, sangat penting untuk menjaga hidrasi kulit juga yang dapat menyeimbangkan produksi minyak berlebih.”

Dengan Teknologi Supramolecular, Effaclar Supramolecular Bekerja Lebih Optimal dan Presisi pada Area Produksi Sebum

Salicylic Acid (SA) dan Niacinamide (Vitamin B3) merupakan kandungan bahan aktif unggulan yang ada pada pelembap untuk kulit berminyak. Pada Effaclar Supramolecular keduanya hadir dengan teknologi Supramolecular yang telah dipatenkan dan hanya dimiliki oleh La Roche-Posay. Berbeda dengan formula lain, teknologi Supramolecular di dalamnya mampu mengikat dua bahan aktif SA B3 melalui mekanisme temporary bonding yang membantu keduanya bekerja secara sinergis dan optimal, serta berukuran nano-sized, sehingga dapat bekerja presisi pada area produksi sebum.

Temporary Bonding Membantu Kandungan Aktif Bekerja Sinergis dan Optimal

Dengan teknologi Supramolecular, Salicylic Acid dapat bekerja lebih optimal dalam membantu mengeksfoliasi kulit, membersihkan pori yang tersumbat, serta mengontrol minyak berlebih dan menghasilkan tampilan wajah matte. Sementara itu, Niacinamide membantu menenangkan kulit (anti-inflammatory) dan menjaga tekstur kulit terasa lebih halus. Teknologi Supramolecular juga membantu meningkatkan penetrasi Salicylic Acid lebih dari tiga kali lipat dibandingkan kombinasi Salicylic Acid dan Niacinamide konvensional, serta sekitar enam kali lipat dibandingkan Salicylic Acid tunggal.

Ukuran Nano-Sized Membantu Kandungan Aktif Bekerja Secara Presisi

Selain melalui temporary bonding, kandungan Effaclar Supramolecular memiliki ukuran nano yang membantu bahan aktif bekerja lebih dalam hingga menjangkau pusat produksi minyak atau pilosebaceous unit. Perpaduan temporary bonding dan struktur berukuran nano tersebut menciptakan kemampuan hyperselective targeting, yaitu mekanisme penargetan presisi yang membantu bahan aktif bekerja lebih efektif pada area produksi sebum.

“Dengan teknologi Supramolecular tersebut, La Roche-Posay Effaclar Supramolecular membantu menyamarkan tampilan pori sejak pemakaian pertama dan memberikan 48 jam Matte Hydration, sehingga produksi minyak berlebih dapat lebih terkontrol dengan hidrasi kulit yang tetap terjaga,” jelas Pandu.

Dapat Digunakan Sebagai Pelembab Harian, Effaclar Supramolecular Bantu Beauty Enthusiast dan Gen Z Siap Tampil #PicturePorefect

Terlebih bagi beauty enthusiast serta Gen Z yang sering bertemu banyak orang dan tampil di depan kamera, tampilan pori dan kulit greasy/ mengkilap dapat membuat hasil makeup terlihat kurang optimal, lebih cepat bergeser, dan membutuhkan touch-up berulang sepanjang hari–terutama saat dilihat dan difoto dari jarak lebih dekat.

Dr. Stanley menambahkan, “Bagi pemilik kulit berminyak, terutama yang sehari-hari menggunakan makeup, pemilihan pelembab khusus kulit berminyak menjadi bagian penting dalam mempersiapkan kondisi kulit, tidak hanya mengandalkan penggunaan produk mattifying berlebihan yang dapat semakin memperparah tampilan pori dan kulit greasy. Pelembab untuk kulit berminyak membantu mengontrol produksi sebum dan menyamarkan tampilan pori, sekaligus tetap menjaga hidrasi agar kulit terasa nyaman dan menjadi base yang lebih optimal sebelum menggunakan makeup.”

“Kami berharap La Roche-Posay Effaclar Supramolecular dapat membantu lebih banyak konsumen dengan concern pori terlihat besar dan kulit mengkilap untuk siap tampil #PicturePorefect sepanjang hari,” tutup Pandu.

Baca juga artikel terkait AKTUAL DAN TREN atau tulisan lainnya dari Siaran Pers

tirto.id - Aktual dan Tren
Penulis: Siaran Pers
Editor: Siaran Pers