tirto.id - Apartemen Mediterania Garden Residence 2 Jakarta Barat terbakar pada Kamis (30/4/2026). Ratusan personel pemadam dikerahkan untuk memadamkan api di apartemen yang terletak di Tanjung Duren itu. Bagaimana kronologinya?
Sebelumnya, Danton Damkar Jakarta Barat Joko Susilo menyebut bahwa pihaknya telah mengerahkan 110 personel pemadam ke lokasi apartemen yang terbakar tersebut. Ia juga menyebut telah mengerahkan 22 unit mobil pemadam.
“Sebanyak 22 unit mobil pemadam dengan total 110 personel dikerahkan untuk menangani kebakaran tersebut,” tutur Joko dalam keterangan resminya pada Kamis.
Joko menyebut bahwa semula pihaknya mengerahkan 13 unit mobil dengan 65 personel. Namun, skala kebakaran terus meluas, sehingga pihaknya menambah 9 unit mobil dengan 45 personel untuk menangani api.
Menurut Joko, api berhasil dilokalisir tak lama setelah terjadi kebakaran. Namun, proses evakuasi para penghuni berlangsung cukup lama demi memastikan tak ada korban terjebak.
“Evakuasi masing berlangsung,” kata Joko.
Kronologi Kebakaran Apartemen Mediterania Residence 2
Berdasarkan kronologinya, kebakaran Apartemen Mediterania Residence 2 di Tanjung Duren terjadi pada Kamis pagi. Pada Kamis pagi tersebut, asap kebakaran mulai terlihat para saksi.
Abdul, seorang pekerja retail di apartemen tersebut menyebut bahwa kebakaran terjadi sekitar pukul 07.15 WIB. Ia mengingat saat itu insiden kebakaran terjadi tak lama setelah ia sampai di toko untuk bekerja.
“Jadi, kan kita udah mulai masuk jam 07.00 WIB tuh, terus tadi terjadinya [kebakaran] jam 07.15 WIB gitu,” kata Abdul, dikutip dari Antara.
Kebakaran kemudian membuat petugas pemadam kebakaran di dekat apartemen bergerak cepat. Petugas dari kantor pemadam yang berada di depan apartemen jadi yang pertama datang.
Sebagaimana yang dituturkan Danton Damkar Jakarta Barat Joko Susilo, petugas pemadam lainnya kemudian berangsur tiba di lokasi kebakaran. Proses pemadaman pun dilakukan, beriringan dengan evakuasi para penghuni.
Menurut Joko, tak sampai satu jam api yang berkobar di apartemen berhasil dilokalisir pada 07.53 WIB. Setelah status api telah terkendali, petugas pemadam kemudian mengintensifkan evakuasi.
Proses evakuasi tersebut tidak bisa dilakukan dengan cepat lantaran asap yang mengepul di bagian dalam apartemen itu terlalu tebal. Oleh karenanya, petugas terpaksa mengevakuasi para penghuni dari bagian luar gedung.
Petugas mengevakuasi korban dengan tangga berjenjang untuk menuju jendela-jendela kamar apartemen. Setelah itu, penghuni dievakuasi dari jendela dan diturunkan dengan ikatan tali.
Proses evakuasi ini dilaporkan berlangsung selama berjam-jam. Pada pukul 10.00 WIB, proses evakuasi dilaporkan belum selesai dilakukan. Sementara evakuasi berlangsung, petugas pemadam yang lain terus melakukan upaya pendinginan titik api untuk memadamkan api.
Daftar Korban Kebakaran Apartemen Mediterania Tanjung Duren
Seiring proses evakuasi yang dilakukan petugas pemadam kebakaran, para penghuni yang jadi korban kebakaran apartemen di Tanjung Duren berhasil diselamatkan satu per satu.
Beberapa korban yang telah berhasil dievakuasi mendapatkan pertolongan medis di lokasi. Namun, beberapa yang lain harus dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan yang memadai.
“Data sementara warga yang berhasil dievakuasi 19 orang dengan kondisi dua di antaranya harus dilarikan ke RS Royal,” ungkap Kasie Ops Sudin Gulkarmat Jakarta Barat, Syaiful Kahfi, dalam keterangan resmi, Kamis (30/4/2026).
Sejauh ini, berikut daftar korban kebakaran Apartemen Mediterania Jakarta Barat:
- Theressia (59 tahun), dibantu oksigen di lokasi.
- Jefri (68 tahun), dibantu oksigen di lokasi.
- Dewi Anggraini (28 tahun).
- Jesica (23 tahun)
- Anton
- Michel (19 tahun)
- Vilari (29 tahun)
- Tam (95 tahun)
- Gesy (26 tahun)
- Deni (35 tahun)
- Grace (26 tahun)
- Pelari (29 tahun)
- Fairuz (25), dibawa ke RS Royal
- Alwi Naldi Dwi Fadillah (26 tahun)
- Laras (30 tahun)
- Bonita (35 tahun)
- Herdiman (35 tahun)
- Hardi (35 tahun)
- Sania (15), dibawa ke RS Royal
Penulis: Rizal Amril Yahya
Editor: Ilham Choirul Anwar
Masuk tirto.id


































