Menuju konten utama

Kronologi 4 Penyelam Hilang di Sikka NTT dan Ditemukan Selamat

Empat penyelam sempat hilang di perairan Sikka, NTT. Seluruhnya ditemukan selamat setelah pencarian Tim SAR selama dua hari.

Kronologi 4 Penyelam Hilang di Sikka NTT dan Ditemukan Selamat
Satu dari empat penyelam yang hilang di Perairan Pulau Panga Batang, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, Minggu (4/10), telah ditemukan. Penyelam yang selamat adalah warga negara Austria yang ditemukan nelayan, sementara itu pencarian terhadap korban lainnya akan dilanjutkan pada Senin, 5 Oktober. (ANTARA FOTO/Johanes Viandinando/Dudy Yanuwardhana/Nanien Yuniar)
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Empat penyelam sempat dilaporkan hilang setelah melakukan aktivitas diving di sekitar perairan Pulau Panga Batang, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Minggu (4/10/2026).

Mereka merupakan bagian dari rombongan enam orang yang melakukan penyelaman di kawasan tersebut. Simak kronologi lengkap laporan hilang hingga akhirnya ditemukan.

Keempat penyelam yang dilaporkan hilang sebelumnya terdiri dari tiga warga negara asing (WNA), yakni dua warga Irlandia dan satu warga Austria, serta seorang pemandu selam asal Indonesia. Kondisi arus yang cukup kencang diduga menjadi salah satu faktor yang membuat empat anggota tim kedua tidak kunjung kembali ke permukaan.

Operasi pencarian kemudian dilakukan Tim SAR Gabungan setelah Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Maumere menerima laporan pada pukul 14.10 Wita.

Dalam perkembangannya, satu penyelam asal Austria, Patricia Retter (42), lebih dulu ditemukan dalam keadaan selamat oleh nelayan sekitar pukul 16.30 Wita di perairan antara Pulau Babi dan Nangahale.

Pada Senin (5/10/2026), tiga lainnya akhirnya berhasil ditemukan dalam keadaan selamat dan dievakuasi menggunakan kapal Basarnas Maumere menuju daratan Sikka.

Operasi Penyelamatan 4 Penyelam Hilang di Sikka

Peristiwa tersebut bermula pada Minggu (4/10/2026) sekitar pukul 10.00 Wita. Saat itu, enam orang melakukan penyelaman di sekitar perairan Pulau Panga Batang, Kabupaten Sikka.

Rombongan tersebut terdiri dari dua orang tour guide WNI dan empat penyelam warga negara asing. Sebelum melakukan penyelaman, rombongan dibagi menjadi dua tim dengan masing-masing kelompok didampingi seorang pemandu.

Ketika penyelaman berlangsung, kondisi arus di sekitar lokasi dilaporkan cukup kencang. Tim pertama yang terdiri dari seorang guide WNI dan seorang penyelam WNA asal Belgia berhasil kembali ke permukaan dalam keadaan selamat.

Namun, tim kedua belum juga muncul ke permukaan. Tim ini terdiri dari seorang guide WNI, dua WNA asal Irlandia, dan seorang WNA Austria.

Keempat anggota tim kedua tersebut kemudian dinyatakan hilang setelah tidak kunjung kembali ke permukaan. Salah seorang pemandu yang selamat, selanjutnya meminta bantuan karena empat penyelam tersebut belum diketahui keberadaannya.

Laporan mengenai kondisi membahayakan manusia itu diterima Kantor SAR Maumere pada pukul 14.10 Wita melalui sambungan telepon dari salah seorang tour guide.

Lokasi penyelaman diperkirakan berada di sekitar perairan Pulau Panga Batang dengan koordinat 8°29'5.75"S - 122°27'34.71"E. Titik tersebut berjarak sekitar 16,6 nautical mile (NM) dari Pelabuhan Wuring, Maumere.

Setelah menerima laporan, Kantor SAR Maumere mengerahkan Tim SAR Gabungan menggunakan KN SAR Puntadewa 250 untuk menuju lokasi dan melakukan pencarian.

Sekitar pukul 16.30 Wita, perkembangan penting terjadi ketika nelayan menemukan Patricia Retter (42), penyelam asal Austria, di perairan antara Pulau Babi dan Nangahale.

Patricia ditemukan dalam keadaan selamat dan kemudian dibawa menuju Nangahale untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Dengan ditemukannya Patricia, jumlah penyelam yang masih dalam pencarian berkurang menjadi tiga orang.

Berdasarkan perkembangan pencarian, daftar penyelam yang masih dicari adalah Dervia Mulliggan (Irlandia), Darragh MC Kiernan (Irlandia), dan Frederik Horipun (WNI).

Pada sekitar pukul 17.45 Wita, Tim SAR Gabungan melanjutkan penyisiran permukaan menggunakan sekoci. Selain mengerahkan personel dan kapal, tim juga menggunakan drone thermal untuk membantu memantau wilayah perairan di sekitar lokasi kejadian. Pencarian dilakukan dengan mengoptimalkan berbagai unsur dan sarana yang tersedia.

Operasi pencarian kemudian membuahkan hasil pada Senin (5/10/2026).

Dua penyelam asal Irlandia, Dervla Mulligan (28) dan Darragh MCKiernan (27), ditemukan dalam keadaan selamat. Pada saat yang sama, Frederik Horimpun (39), tour guide WNI yang sebelumnya turut dinyatakan hilang, juga berhasil ditemukan dalam kondisi selamat.

Ketiga penyelam tersebut kemudian berada di atas kapal Basarnas Maumere untuk menjalani proses evakuasi menuju daratan Sikka.

Dengan ditemukannya Dervla, Darragh, dan Frederik, seluruh penyelam yang sebelumnya dilaporkan hilang telah ditemukan dalam keadaan selamat.

Dalam operasi pencarian dan pertolongan tersebut, Tim SAR Gabungan melibatkan Tim Rescue Kantor SAR Maumere, Ditpolair Polda NTT, Satpolair Polres Sikka, dan Lanal Maumere, dengan KN SAR Puntadewa sebagai salah satu sarana utama operasi.

Baca juga artikel terkait ORANG HILANG atau tulisan lainnya dari Prihatini Wahyuningtyas

tirto.id - Flash News
Kontributor: Prihatini Wahyuningtyas
Penulis: Prihatini Wahyuningtyas
Editor: Dipna Videlia Putsanra