Menuju konten utama

KPU Yogya Distribusikan Logistik Pilkada ke 794 TPS

Komisi Pemilihan Umum Kota Yogyakarta mendistribusikan kebutuhan logistik Pilkada 2017 ke Panitia Pemilihan Kecamatan yang diteruskan hingga Panitia Pemungutan Suara dan dilanjutkan ke 794 tempat pemungutan suara (TPS).

KPU Yogya Distribusikan Logistik Pilkada ke 794 TPS
Petugas Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pekanbaru memasukan logistik ke dalam kotak suara untuk Pilkada. ANTARA FOTO/Rony Muharrman.

tirto.id - Komisi Pemilihan Umum Kota Yogyakarta mendistribusikan kebutuhan logistik Pilkada 2017 ke Panitia Pemilihan Kecamatan yang diteruskan hingga Panitia Pemungutan Suara dan dilanjutkan ke 794 tempat pemungutan suara (TPS).

"Hari ini kami mendistribusikan seluruh logistik yang dibutuhkan untuk penyelenggaraan Pilkada 2017, mulai dari surat suara, kotak suara, bilik suara, formulir dan berbagai kebutuhan lainnya," kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Yogyakarta Wawan Budiyanto di Yogyakarta, Senin (13/2/2017).

Berdasarkan data mutasi penduduk dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Yogyakarta diketahui terdapat 1.030 penduduk masuk Kota Yogyakarta dan memiliki hak pilih namun belum masuk dalam daftar pemilh tetap (DPT). Meskipun begitu, terdapat 1.140 penduduk yang memiliki hak pilih namun pindah dari Kota Yogyakarta, dan 470 penduduk dalam DPT yang meninggal dunia.

"Artinya, jumlah penduduk yang masuk dan keluar berimbang sehingga surat suara dipastikan mencukupi kebutuhan pemilih," katanya.

Wawan berharap, seluruh kebutuhan logistik pilkada sudah berada di tempat pemungutan suara pada Selasa (14/2) sehingga pada saat pemungutan suara semuanya sudah siap.

Menurut dia, proses distribusi logistik di Kota Yogyakarta dimungkinkan tidak mengalami kendala karena seluruh tempat pemungutan suara dapat diakses.

"Kesulitan mungkin akan dialami saat mendistribusikan logistik ke TPS yang berada di tengah permukiman padat sehingga harus menggunakan becak atau moda transportasi lain," katanya.

Ia memastikan, seluruh kebutuhan logistik pilkada sudah disiapkan secara cermat sehingga diharapkan tidak ada kendala saat pemungutan suara, seperti kekurangan surat suara atau kendala lainnya.

"Proses sortir surat suara dilakukan berkali-kali. Kami pun berkali-kali menghitung kecukupan surat suara untuk setiap TPS. Surat suara pun ditimbang untuk memastikan agar jumlahnya tepat," katanya.

Sedangkan untuk kekurangan surat suara akibat adanya pemilih tambahan, Wawan mengatakan, sudah memberikan surat suara cadangan 2,5 persen dari jumlah pemilih di tiap TPS.

Sementara itu, Penjabat Wali Kota Yogyakarta Sulistiyo berharap, seluruh masyarakat dapat mengawal pelaksanaan pilkada dengan baik dan berpartisipasi menggunakan hak pilihnya.

"Tujuan pilkada adalah mewujudkan Yogyakarta yang aman, damai dan memilih pemimpin yang nantinya akan membawa masyarakat Yogyakarta lebih sejahtera," katanya.

Ia juga berharap agar seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan pilkada selalu berkomunikasi dan berkoordinasi sehingga masalah yang muncul dapat diatasi dengan cepat.

"Saya pun terbuka untuk menerima komunikasi dan koordinasi. Bisa lewat pesan telepon selular atau aplikasi pesan lainnya. Jika ada masalah, bisa cepat diselesaikan," katanya.

Distribusi logistik pilkada dilakukan dari gudang KPU Kota Yogyakarta yang berada di Giwangan menggunakan tiga armada truk ditambah sebuah mobil bak tertutup.

Baca juga artikel terkait PILKADA 2017 atau tulisan lainnya dari Mutaya Saroh

tirto.id - Politik
Reporter: Mutaya Saroh
Penulis: Mutaya Saroh
Editor: Mutaya Saroh